Meadow

Meadow
Hal yang membuat canggung


__ADS_3

Dunia itu terasa hening seketika ketika dokter menjelaskannya pada Ayatha, kista??, Ayatha


menarik tangannya dari Andra. Andra yang syok juga akhirnya tersadar.


" Apa istri saya bisa hamil lagi dok? " kata Andra


" Kita belum tahu jenis kistanya, namun untuk kemungkinan hamil saat ini bisa di bilang


sedikit susah dari pada wanita normal, " kata Dokter itu menjelaskan.


Ayatha masih terdiam, dia memang sudah punya seorang anak, namun mengetahui dia akan kesusahan memberikan anak lagi untuk Andra, seperti rasanya hancur, dia seperti


tidak ada gunanya lagi,apa lagi selama 2 tahun ini, Andra begitu mengidam-idamkan anak darinya, terus menerus mencoba sabar, ternyata dia yang tidak bisa lagi memberikan Andra anak.


Andra menatap Ayatha, dia tahu perasaan Ayatha, dia pun sama, mengetahui itu dia


sangat kecewa, dia benar-benar mendambakan seorang anak lagi dari Ayatha,


apalagi anak perempuan.


" Adakah caranya untuk istri saya bisa hamil lagi? " kata Andra


" Bisa, kita bisa melakukan operasi pengangkatan, " kata Dokternya

__ADS_1


" Baiklah, kami akan menghubungi Anda lagi, " kata Andra, dia mengenggam tangan Ayatha, namun Ayatha tak begeming, dia masih terpaku.


Perjalan pulang sangat kontras dengan saat mereka tadi pergi, Ayatha hanya diam, matanya kosong, rasanya sangat sedih, tapi tidak bisa di ungkapkannya, Andra pun tidak


dapat menutupi kekecewaannya, hingga dia tidak bicara, tidak juga tersenyum.


Sesampainya di rumah, Ayatha langsung masuk ke dalam kamarnya, dia langsung


mengunci diri di kamar mandi, Andra yang mengikutinya hanya memperhatikan.


Andra tahu Ayatha pun sama kecewanya dengannya, apa lagi yang saat ini


bermasalah adalah dia.


" Ayatha, " kata Andra setelah dia bisa


mengontrol emosinya, Ayatha mendengar Andra, dia mengelap air matanya, matanya


tampak merah, matanya juga bengkak.


" Ya? "kata Ayatha dengan suara bergetar


" Kita akan menemukan solusinya, dokter juga bilang kau hanya butuh operasi, hal ini hanya

__ADS_1


membuatmu sulit hamil, bukan tidak bisa hamil, " kata Andra lembut dari balik pintu


kamar mandi.


Ayatha melihat dirinya lagi di cermin, seharusnya dia juga tidak perlu terlalu sedih, Andra, benar, dia bukan tidak bisa hamil lagi, dia hanya sulit hamil, dan setelah


operasi dia akan baik-baik saja bukan?


Ayatha membuka pintu kamar mandinya, Andra menatap istrinya, tampak bengkak di


matanya, dia pasti menangis terus dari tadi, Ayatha pun melihat wajah Andra,


tidak terlalu seperti tadi terlihat sudah tenang, Andra sedikit tesenyum, lalu memeluk Ayatha. Andra mengelus kepala Ayatha dengan sangat lembut.


" Lagi pula, kita sudah punya raphael, jangan terlalu di pikirkan, nanti kau malah sakit, " kata Andra, hatinya sedih, tidak di


pungkiri, dia begitu mendambakan anak perempuan.


Ayatha hanya diam, dia bisa merasakan kecewa dari nada bicara Andra, makanya itu dia hanya bisa diam.


Setelah itu, rumah itu sedikit berbeda, entah hanya perasaan Ayatha atau memang begitu, Andra sedikit lebih sibuk dari biasanya, pulang selalu malam. Andra pun


merasakannya, Ayatha sekarang lebih banyak diam, terkadang dia bingung harus

__ADS_1


bagaimana dengan Ayatha, dia takut membuat Ayatha makin tertekan, hal semacam ini membuat mereka berdua menjadi canggung.


__ADS_2