Meadow

Meadow
Maxi?


__ADS_3

Ayatha berulang kali memejamkan matanya, namun dia tidak bisa, jadi dia memutuskan untuk kembali ke dapur untuk membantu yang lain menyiapkan segala sesuatunya.


" Apakah ada yang bisa aku bantu? " kata Ayatha


" Bisa kah kau membantuku membuang sampah, aku harus memasak sekarang, jadi tidak bisa membuangnya, semuanya sudah menumpuk, " kata Kepala Koki pada Ayatha.


" Tentu, " kata Ayatha tersenyum


" Terima kasih, " kata Kepala Koki itu tersenyum pada Ayatha


Ayatha mengambil beberapa kantong sampah yang ada di pojok dapur, membawanya keluar dari pintu belakang dan segera menuju tempat pembuangan sampah yang tempatnya dekat jalan raya,


karena itu Ayatha harus berjalan keluar.


Andra sedang berjalan-Jalan di taman rumahnya untuk mencari udara segar, dia merasa penat di dalam rumah, mungkin dengan begini perasaannya akan lebih tenang, Andra melihat sekeliling saat dia melihat Ayatha sedang berjalan keluar ke arah jalan raya, dia hanya melihat Ayatha dari kejauhan, tanpa sadar dia malah mengikuti Ayatha.


Maxi sedang berada dalam perjalan, saat dia melewati daerah rumah keluarga Tadder. Dia segera menyuruh supirnya untuk berhenti ketika melihat Ayatha yang sedang membawa bungkusan di kedua tangannya.


Maxi mengerutkan dahinya, bukan kah itu rumah keluarga Tadder?, pikir Maxi, kenapa gadis itu bisa berada di rumah keluarga Tadder? Pikir Mai lagi.


Ayatha segera membuang sampahnya saat sampai di tempat pembuangan, dengan perlahan-lahan, namun karena tempat pembuanganya tinggi Ayatha sedikit kesusahan.


Dia beberapa kali mencoba membuanya namun dia tetap gagal. Ayatha mencoba lagi, dia sampai melompat untuk memasukkan bungkusan itu ke dalam tong sampah yang tinggi itu, kantong sampahnya hampir jatuh dan tiba-tiba seseorang membantu memasukkannya.

__ADS_1


Ayatha kaget, dan langsung melihat siapa yang sudah membantunya memasukkan sampah itu.


Ayatha lebih kaget lagi setelah tahu siapa yang membantunya, dia ingat, bukankah ini pria yang ada di pesta dan di rumah sakit kemarin, kenapa dia ada disini? Pikir ayatha yang terus melihat ke arah Maxi


" Terima kasih, " kata Ayatha memberi hormat tapi dengan wajah bertanya-tanya


" Sama-sama, bagaimana keadaanmu? " kata Maxi tersenyum pada Ayatha


" Sudah membaik, " kata Ayatha membalas senyuman Maxi


" Baguslah, " kata Maxi


" Kalau begitu saya izin dulu , terima kasih sekali lagi, " kata Ayatha memberi salam


" Baiklah, " kata Maxi


Dia kembali ke mobilnya, diambilnya handphonenya , lalu meghubungi seseorang


" Hallo, bagaimana keadaannya? baik? Kau yakin? Kalau dia kenapa-kenapa, aku akan menghentikan semuanya kau harus ingat itu " kata Maxi dengan wajah marah, dia segera mematikan handphonenya, lalu melanjutkan perjalanannya.


Andra mengikuti Ayatha dari jauh, dia melihat Ayatha kesulitan membuang sampahnya, dia segera ingin mendekati Ayatha saat tiba-tiba dia melihat Maxi yang turun dari mobilnya mendekati Ayatha, Andra berhenti lalu sedikit bersembunyi.


Dia memperhatikan Maxi membantu Ayatha membuang sampah, Andra mengerutkan dahinya, Kenapa Maxi tiba-tiba ada di dekat rumahnya dan membantu Ayatha, sedikit aneh menurutnya jika seorang CEO sukses menghentikan perjalannya hanya untuk membantu seorang yang hanya di kenalnya sekilas untuk membuang sampah, Andra berpikir pasti ada sesuatu.

__ADS_1


Andra terus memperhatikan Ayatha dan Maxi yang tampak mengobrol setelah itu, lalu dia melihat Ayatha memberi salam dan kembali berjalan ke arah rumah.


Saat Ayatha sudah ada di dekatnya, Andra langsung mecegatnya.


Ayatha berjalan lunglai menuju kembali ke rumah, jantung Ayatha hampir saja copot saat melihat Andra di depannya. Ayatha sampai tercengang, bagaimana bisa tiba-tiba Andra di sini, pikirnya


" Tuan, " kata Ayatha segera memberi salam


" Bagaimana keadaanmu? " Kata Andra juga sebenarnya tidak tahu apa yang ingin dia katakan pada Ayatha.


" Lebih baik Tuan ," kata Ayatha sesopan mungkin, dia hanya menunduk, dia tidak ingin melihat wajah Andra


" Tadi yang membantumu, itu Maxi?" Tanya Andra datar


" Iya Tuan, " kata Ayatha seadanya


" Apa yang dia lakukan di sini? " tanya Andra


" Saya tidak tau Tuan, dia hanya membantu saya "


" oh, baiklah " kata Andra


" Saya kembali dulu Tuan, " kata Ayatha

__ADS_1


Ayatha melewati Andra dengan cepat, dia terus menunduk. Dia tidak tahu harus berbuat apa karena dia terus teringat kejadian semalam, dia masih belum tahu harus bagaimana menghadapi Andra, Andra pasti salah paham.


Andra memandang Ayatha, bahkan sampai saat dia meninggalkan Andra sendiri, dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan, dia hanya membiarkan Ayatha pergi meninggalkannya. Saat Ayatha masuk, Andra memandang ke sekeliling, lalu dia kembali ke rumahnya.


__ADS_2