
Ayatha mengecek handphonenya, ada sebuah pesan, ternyata dari temannya yang kemarin
menikah, dia mengajak Ayatha untuk pergi ke daerah Uluwatu, melihat sunset
disana, karena temannya beralasan dia akan pergi beberapa hari lagi, jadi ingin
berkumpul dengan teman-temannya.
Setelah beristirahat sebentar, jam sudah menunjukann pukul 4, Ayatha turun setelah
bersiap-siap, Randi masih menemani Raphael, dia tidak kemana-mana hari ini.
" Mau pergi? " kata Randi melihat Ayatha yang sudah siap
" Iya, aku di ajak Anita ke Uluwatu, melihat sunset di sana untuk perpisahan, dia kan
mau ke pindah ke Belanda, " kata Ayatha
" Owh, iya, baiklah, hati-hati, jam segini lumayan padat, " kata Randi
" Baiklah, Andra aku titip padamu ya, " kata Ayatha
" Baiklah," kata Randi
Ayatha kemudian masuk kedalam mobilnya. Perjalan kesana dia tempuh 1 jam lebih, karena
jalanan cukup ramai hari itu. Sesampainya di sana dia langsung bertemu teman-temannya, ada sekitar 5 orang bersama Ayatha.
" Selena, Randi so sweet banget semalam, aku jadi iri, " kata Anisa pada Ayatha
" Aku juga kaget kenapa dia datang? " kata Ayatha tertawa, namun setelah itu
matanya terlihat suram
" Ini nih aku udah dapat tiketnya, kita nonton tari kecaknya dulu ya," kata Naomi
senang
" Baiklah, ayo... melihat sunset, mana tau disana ada pria ganteng yang bisa ku dekati, "
kata Monica senang semua jadi tertawa melihat tingkahnya.
Ayatha duduk di paling atas bersama teman-temannya, menghadap barat, tempat spot terbaik
untuk menikmati semuanya, tari kecak di uluwatu sangat indah, selain terpesona
dengan tariannya, Ayatha dan teman-temannya juga terpesona dengan pemandangan
sunsetnya.
Namun di sana, bukannya menikmati itu semua, pikiran Ayatha malah terbang ke Andra.
Dimana dia sekarang? Siapkah dia melupakan Andra lagi? Waktu itu semuanya bisa
berjalan karena Ayatha tahu dia tidak akan bisa ke tempat Andra, namun
sekarang...Andra ada...bisakah melupakan seperti yang dulu lagi?
__ADS_1
Ayatha melihat kisah Rama dan Shinta yang dipenataskan di sana, Ayatha pernah
membacanya, kisah cinta yang indah, penuh dengan cobaan, Sinta di culik oleh Rahwana,
Rama sekuat tenaga berusaha menemukan Shinta, dan akhirnya bersatu kembali.
Ayatha teringat akan kisahnya sendiri, Andra dan dia sudah melewati banyak
kejadian, berpisah begitu lama... namun bisakah akhirnya kisah mereka seperti Rama
dan Shinta?
" Hei, Hei, lihat pria yang duduk di arah jam 7 itu, wow, dia tampan sekali, "
kata Monica yang lebih fokus melihat cowok ganteng
" Ah, mana sih? Gantengnya Monica kan enggak jelas," kata Anita
" Ih, bener loh, dia ganteng amat, dia mungkin model atau artis deh, " kata Anisa
" Gila Mon, inceran lu kali ini mantep," kata Anita
" Mana? Yang mana sih? Wah, yang itu? Iya ganteng, " kata Naomi yang akhirnya
menemukannya.
" Selena, Selena, lihat itu, " kata Anisa yang duduk di samping Ayatha, membuat Ayatha yang sedang melamun kembali ke dunianya.
" Ada apa? "kata Ayatha baru sadar
" Hahaha, mana? "kata Ayatha sedikit tertawa, Monica memang yang paling lama jomblo
dari pada mereka
Ayatha menatap kearah yang tunjuk oleh Anisa, senyum Ayatha langsung hilang, dia
melihat Andra disana yang sedang menatap lurus ke arah tarian, dia terlihat
mengangguk-angguk seperti sedang mendengarkan perkataan wanita di sampingnya, Ayatha
mengerutkan dahi, siapa wanita itu? Tiba-tiba saja perasaannya menjadi tidak
enak.. rasanya tidak rela.
" Lihatlah, tariannya begitu indah bukan,Kak Andra? "kata Jessy
Andra bertemu jessy tadi siang saat di hotel, tidak di sangka ternyata dunia ini
sangat sempit, jessy sedang berlibur dengan suaminya di bali. Sejak saat itu Andra
dan jessy berhubungan baik, suami jessy sedang ada urusan pekerjaan di bali,
sore ini jessy ingin pergi menonton pertunjukan di uluwatu namun suami jessy
tidak bisa menemani, makanya dia mengajak Andra karena melihat Andra sedang
sedih, Andra mengikuti kemauan jessy.
__ADS_1
Andra hanya mengangkat sedikit sudut bibirnya, membuat senyumannya terlihat, sedikit namun
mampu membuat wanita-wanita tergila-gila
" Lihat dia tersenyum, sepertinya yang di sebalahnya itu pacarnya, dia tersenyum
padanya, " kata Anita
" Wah, jomblo lagi, jomblo lagi deh aku, " kata Monica kecewa
Semua tertawa melihat tingkah Monica, kecuali Ayatha, hatinya bertambah sakit, kalau Andra
begitu mencintainya, kenapa bisa dia begitu mudah bersama wanita lagi, semalam
dia menciumnya, memeluknya, berlaku seolah-olah mencintainya dengan sangat.
Tanpa sadar mata Ayatha basah.
" Hei, Selena kenapa? " kata Anisa yang mengetahui mata Ayatha basah
" Tidak apa-apa, pertunjukan ini hebat sekali, " kata Ayatha mengelap air matanya.
Anisa menatap aytaha dengan tatapan perhatian, Ayatha adalah sahabat dekatnya.
Tak lama pertunjukan tari kecak itu selesai, suasana sudah menggelap, namun suasana
tetap saja indah dengan nyala obor yang menghiasi, banyak orang di sana,
teman-teman Ayatha sudah turun, namun dia tidak bisa berdiri.
Dia menyaksikan dengan kepala sendiri, Andra berdiri, wanita itu juga berdiri,
karena begitu banyak orang, Andra mencoba melindungi wanita itu, dia
mengulurkan tangannya saat wanita itu ingin menuruni tangga.
Entah kenapa seluruh tubuhnya terasa kaku, dingin, sangat dingin hingga dia mengigil.
" Selena, ayo turun, sudah malam, " kata Anisa lagi
,
" Eh, iya, " kata Ayatha
" Kau tidak apa-apa, apa kedinginan? "kata Anisa perduli
" Owh, tidak apa-apa," kata Ayatha
Ayatha berjalan menuruni tangga itu dengan gontai, dia kehilangan Andra dari
pandangannya. Dia menghapus air matanya, dia berjalan dengan linglung begitu
banyak orang yang menonton hari itu, tanpa sadar dia malah ingin terjatuh,
namun belum sempat terjatuh, pinggangnya yang kecil di tahan seseorang. Dia
tidak jadi terjatuh.
__ADS_1