Om Buah Hatiku

Om Buah Hatiku
Juaranya Daddy Bagas.


__ADS_3

Sepulang sekolah Luna terlihat sangat ceria karena mendapatkan nilai A dalam pelajaran menggambar. Bahkan Luna dipercaya mewakili sekolah untuk mengikuti lomba mewarnai tingkat TK.


Setelah mengganti bajunya dan makan Luna terlihat tidak sabar menunggu Nakula dan Sadewa pulang.


"Mommy..kenapa kakak lama sekali pulangnya ?" tanya Luna sambil mengajak main Abi yang sedang duduk dikasur lantai.


"Sebentar lagi juga pulang " jawab Felisha.


"Aku mau minta antar ke rumah kakak Ken buat belajar mewarnai lagi..biar aku juara mom "


"Iya sayang " Felisha mengusap kepala Luna yang tampak bersemangat belajar mewarnai bersama Ken.


Tidak lama berselang Nakula dan Sadewa pun pulang dari sekolah.Melihat kedua kakaknya pulang Luna langsung merengek meminta kakaknya untuk mengantar ke rumah Ken.


"Nanti dulu Sayang.. kakaknya kasian baru pulang sekolah " ujar Felisha.


Luna pun akhirnya membiarkan kedua kakaknya ganti baju kemudian makan dulu.


"Mau ngapain ke rumah Kenzo ?" tanya Nakula kepada Luna yang setia menunggui kedua kakaknya makan.


"Mau belajar mewarnai lagi..aku mau ikut lomba mewarnai kak " jawab Luna dengan nada bangga


"Pinter adiknya kakak " puji Sadewa.


Setelah makan dan istirahat yang cukup , Nakula dan Sadewa pun mengantar Luna ke rumah Kenzo.


Melihat kedatangan Luna dan si kembar Mamih Kenzo langsung heboh. Ia menyuruh pelayan rumah menyiapkan makanan dan minuman untuk Luna dan si kembar.


"Mamih kakak Ken..kakak Ken nya ada ?" tanya Luna.


"Ada di kamar atas..kalian kesana saja " jawab Mamih Kenzo.


Nakula dan Sadewa naik ke kamar atas untuk mencari Kenzo, sedangkan Luna malah anteng bersama Mamiih Kenzo sambil menikmati ice cream yang baru saja diambil dari lemari es.


"Luna mau belajar mewarnai lagi sama kakak Ken ?" tanya Mamih Kenzo sambil menyusut sudut bibir Luna yang belepotan ice cream. Luna mengangguk.


"Aku disuruh ikut lomba mewarnai sama teacher " oceh Luna


"Oh ya..berarti Luna hebat dong " puji mamih Kenzo


"Kan aku suka belajar sama kakak Ken " jawab Luna. Mamih Kenzo mengangguk sambil tersenyum.


"Kalau Luna juara nanti Mamih kasih hadiah " ujar Mamih Kenzo.


"Hadiahnya apa Mamih kakak Ken ?" tanya Luna penasaran.


"Luna maunya apa ?" Mamih Ken balik bertanya pada Luna.


"Aku tidak tau " jawab Luna bingung.


Tidak lama kemudian Sikembar turun bersama Kenzo. Luna yang baru saja menghabiskan ice cream nya langsung menghampiri Kenzo dan minta diajari mewarnai.

__ADS_1


Kenzo membawa Luna ke ruang keluarga. Disana Kenzo mengajari Luna mewarnai sambil mengobrol bersama Nakula dan Sadewa.


Bagas yang baru pulang dari kantor langsung menanyakan Luna dan si kembar karena hanya Felisha dan Abimanyu yang menyambut kedatangannya.


"Anak-anak sedang di rumah Kenzo..Luna sedang belajar mewarnai lagi, katanya mau ikut lomba " jawab Felisha.


"Luna mau ikut lomba ?" tanya Bagas sambil mengambil Abi dari tangan Felisha. Abimanyu terlonjak-lonjak dalam gendongan Bagas.


"Iya Mas..kata gurunya Luna perwakilan sekolah untuk lomba mewarnai tingkat TK " jawab Felisha.


"Anak kita keren ya Sayang " ucap Bagas bangga sambil menciumi pipi Abimanyu.


"Iya dong " jawab Felisha.


Tidak lama kemudian Luna dan si kembar pulang dari rumah Kenzo. Luna memperlihatkan beberapa gambar hasil karyanya.


"Dad ..bagus tidak ?" tanya Luna sambil memperlihatkan gambar hasil karyanya kepada Bagas.


"Bagus banget " puji Bagas.


"Luna sudah pintar mewarnai nya " puji Nakula.


"Kan aku sering diajarin kakak Ken " jawab Luna.


*


Keesokannya Felisha mengantarkan Luna ke sekolah karena hari ini Luna akan mengikuti lomba mewarnai antar TK. Kebetulan lombanya diadakan di sekolah Luna.


Luna berjalan menuju tempat lomba dengan menenteng satu set crayon pemberian Papih Kenzo beberapa hari yang lalu. Ia terlihat sangat percaya diri.Tidak sekalipun ia merengek atau menangis seperti beberapa peserta yang lain. Felisha menunggu di tempat yang disediakan untuk orangtua.


Bagas yang sedang memeriksa beberapa berkas di mejanya tersenyum bangga melihat photo yang dikirimkan Felisha.


Luna yang fokus mewarnai hanya terlihat sesekali membuka Tumbler nya dan menenggak minumnya.


Setelah waktu yang diberikan untuk mewarnai habis, Luna pun mengumpulkan hasil karya nya kepada meja juri. Setelah selesai barulah Luna menghampiri Felisha.


Ada jeda waktu sebelum pengumuman, Luna memilih bermain perosotan bersama teman-temannya. Luna berhenti bermain ketika tiba waktunya pengumuman pemenang lomba.


Satu persatu anak yang mendapatkan juara mulai naik keatas panggung. Dimulai dari juara harapan 3, harapan 2 dan harapan 1.


Meskipun namanya tidak disebut Luna tampak cuek. Ia terlihat anteng memakan roti sandwich yang dibawa Felisha. Namun beberapa saat kemudian juri terdengar memanggil namanya.


Luna tampak melongo dengan mulut penuh sandwich ketika juri kembali memanggil namanya untuk menerima piala juara pertama.


"Aluna Bagas Hadi Pranoto .silahkan naik ke panggung "


Suara tepuk tangan terdengar riuh ketika Aluna naik keatas panggung dengan mulut penuh sandwich.


Felisha kembali mengambil beberapa photo Luna ketika sedang menerima pialanya dan mengirimkan nya kembali kepada Bagas.


Anak Daddy keren 👍

__ADS_1


Bagas pun mengirimkan jempolnya. Felisha tersenyum bangga melihat Luna yang masih diatas panggung sedang menerima piala nya.


Setelah semua lomba selesai, Felisha pun membawa Luna pulang. Luna yang terlihat lelah akhirnya tertidur didalam mobil.


Sesampainya di rumah Felisha menurunkan Luna yang masih tertidur dengan dibantu mbak Mia. Pengasuh setianya itu menggendong Luna untuk ditidurkan di kamarnya.


"Non Luna juara Bu ?" tanya mbak Mia


"Iya " jawab Felisha bangga. Mbak Mia pun terlihat ikut bangga melihat Luna juara.


Nakula dan Sadewa yang baru pulang sekolah langsung heboh begitu Felisha memberitahu jika Luna mendapatkan juara pertama.


"Luna nya dimana mom ?" tanya Nakula


"Lagi tidur dikamar nya..jangan di ganggu kak " ujar Felisha.Nakula dan Sadewa pun urung mencari Luna dikamarnya.


Tidak lama kemudian Bagas yang baru pulang dari kantor juga langsung mencari Luna.


"Luna sedang tidur Mas..jangan diganggu kasian " Felisha memperingatkan Bagas yang hendak mencari Luna dikamarnya.


"Tidak akan..Mas cuma ingin cium saja " jawab Bagas sambil meneruskan langkahnya menuju kamar Luna.


Namun pada saat Bagas menciumi Luna, tiba-tiba gadis kecil itu terbangun.


"Daddy sudah pulang ?" tanya Luna.


"Daddy pulang lebih cepat karena ingin melihat putri Daddy yang juara " jawab Bagas.


Luna tersipu sambil merentangkan tangannya meminta di gendong.


"Anak Daddy sudah berat begini " Bagas pura-pura mengeluh ketika mengangkat tubuh mungil Luna.


"Aku kan makannya pinter dad " jawab Luna manja.


Bagas membawa Luna menuju ruang keluarga dimana Felisha dan sikembar sedang berkumpul.


Nakula dan Sadewa langsung memburu Luna dan menciumi pipinya bergantian.


"Luna pinter kakak bangga sama kamu " puji si kembar.


Melihat Bagas menggendong Luna, Abimanyu pun mulai merengek ingin ikut digendong oleh Bagas. Luna turun dari gendongan Bagas dan memberi kesempatan kepada Abi untuk digendong oleh Bagas.


"Kakak Luna mau dikasih kado apa dari Daddy ?" tanya Bagas sambil menggendong Abimanyu.


"Apa saja dad ?" jawab Luna sambil duduk dipangkuan Felisha.


"Besok kakak juga mau kasih hadiah buat Luna " ucap si kembar.


"Asiik..semua orang kasih hadiah buat Luna " Luna terlihat senang.


"Mbak Mia juga mau kasih hadiah buat non Luna " mbak Mia tiba-tiba datang dari dapur dengan membawa satu loyang puding buah.

__ADS_1


"Makasih " Luna langsung turun dari pangkuan Felisha dan memburu puding buah buatan mbak Mia.


Meskipun mbak Mia membuat puding buah itu untuk Luna namun akhirnya Luna membaginya kepada semua penghuni rumah termasuk pelayan di dapur, sopir dan tukang kebun.


__ADS_2