Om Buah Hatiku

Om Buah Hatiku
Cinta Rupiah


__ADS_3

Selama Felisha dan Bagas di Surabaya Luna dan Nakula benar-benar menjadi kakak yang bisa diandalkan meskipun di rumah mereka ada pengasuh.


Sepulang sekolah Luna menemani Abi mengerjakan tugas sekolahnya kemudian menyuruh bocah tampan itu tidur siang.


"Kakak seperti Mommy saja suka maksa Abi tidur siang " sungut Abimanyu sambil naik keatas ranjangnya


"Kalau Abi tidak tidur siang nanti kakak yang dimarahin Mommy " jawab Luna sebelum keluar dari kamarnya.


Meskipun sedang berada di Surabaya namun Felisha selalu memantau anak-anak setiap waktu. Bahkan Nakula dan Sadewa yang sudah dewasa sekalipun tidak luput dari pantauan Felisha.


Setelah memastikan Abimanyu tidur siang, Luna beranjak ke kamarnya untuk mengerjakan tugas sekolahnya seperti yang Abimanyu lakukan.


Luna ingin nanti malam ia tidak lagi disibukan dengan tugas sekolahnya agar memiliki waktu lebih lama mengobrol dengan Kenzo.


Kenzo memang tidak pernah mau mengganggu Luna yang sedang belajar.Ia baru akan menghubungi Luna setelah gadis itu menyelesaikan semua tugas sekolahnya.


Jam delapan malam Luna sudah naik keatas ranjangnya karena sebentar lagi Kenzo pasti akan menghubunginya.Namun beberapa menit kemudian Abimanyu masuk ke kamarnya dengan membawa selimut kesayangannya.


"Kakak..Abi ingin tidur dengan kakak malam ini boleh ?" tanya Abimanyu.


"Boleh dong Sayang..sini " Luna pun membagi tempat tidurnya dengan Abimanyu.


Setelah Abi naik keatas ranjang tiba-tiba satu panggilan video dari Kenzo masuk ke ponsel Luna.


"Kakak itu ada vc dari kak Kenzo " Abi sempat melihat siapa yang menghubungi Luna.


Luna yang tampak bingung akhirnya menerima vc dari Kenzo.


"Eh..ada Abi " Kenzo tampak kaget mendapati Abimanyu ada dikamar Luna.


"Aku malam ini mau nginep di kamar kakak soalnya Mommy sama Daddy sedang ke Surabaya " jawab Abi.


"Oh begitu ya " ujar Kenzo sambil diam-diam mencuri pandang kearah Luna yang sedang menatapnya.


"Kakak..kalau di Jepang sekarang musim apa? kalau disini kadang-kadang panas kadang-kadang hujan " tanya Abimayu.


"Disini sedang musim dingin .musim salju " jawab Kenzo.


"Berarti Kakak kedinginan dong ?" tanya Abi.


" Tidak..kan rumah kakak ada penghangat ruangannya " jawab Kenzo.


Abimanyu terus mengoceh menanyakan banyak hal kepada Kenzo. Sementara Luna hanya jadi pendengar setia kedua lelaki itu mengobrol.


"Abi..apakah kakak Luna sedang sakit gigi ?" tanya Kenzo sambil menatap kearah Luna.


"Sakit gigi ?..tidak kak " jawab Abimanyu.


"Lalu kenapa daritadi tidak mau bicara ?" tanya Kenzo sambil tersenyum.


"Aku kan sedang memberi kesempatan kalian mengobrol " jawab Luna.


"Ya sudah sekarang kakak saja yang bicara sama kakak Ken..aku ngantuk "


Abimanyu menarik selimut hingga ke dada dan tidak lama kemudian bocah sepuluh tahun yang mewarisi ketampanan Daddy nya itu pun tertidur.


"Cepet banget dia tidurnya....sama seperti kamu " Kenzo terkekeh melihat Abimanyu.


"Tau darimana kalau aku cepat tidurnya ?" tanya Luna.


"Waktu dulu kakak mau anterin kamu ke rumah nenek kamu..kamu cepet banget tertidur di mobil kakak..ingat tidak ?" Kenzo mengingat kan.

__ADS_1


"Iya " jawab Luna tersipu.


"Untung saja kamu tidak kakak apa-apain orang tidurnya pulas banget..susah dibangunin " ujar Kenzo.


"Aku percaya..kakak orangnya baik..makanya aku mau jadi pacar kakak " jawab Luna.


Satu jam kemudian Kenzo menyuruh Luna tidur sebelum mengakhiri sambungan video.Luna pun menurut ia tidur sambil memeluk Abimanyu yang sudah lebih dulu tertidur disampingnya.


Tidak lama kemudian Nakula masuk ke kamar Luna untuk mencari keberadaan Abimanyu.


Pada saat memeriksa kamar adik bungsunya ia kaget karena tidak mendapati Abi dikamarnya. Setelah mendapati Abimanyu tidur bersama Luna Nakula pun terlihat lega.


Setelah mematikan lampu kamar Luna dan menyalakan lampu tidurnya Nakula pun kembali ke kamarnya.


*


Dua bulan berlalu sejak kepulangan Kenzo yang terakhir Kenzo baru bisa ke Jakarta lagi. Kenzo sengaja tidak memberitahu Aluna tentang rencana kepulangannya hari ini.


Kenzo ingin memberi kejutan kepada Luna dengan cara menjemputnya ke sekolah. Dari Bandara Kenzo meminta sopirnya langsung menuju ke sekolah Luna.


Karena jalanan yang sedikit macet membuat Kenzo sedikit terlambat menjemput Luna. Pada saat tiba di sekolah Luna hampir semua siswa sudah pulang.


"Luna baru saja pulang sama Cindy " salah satu teman sekelas Luna memberitahu.


Karena Luna sudah terlanjur pulang dengan Cindy akhirnya Kenzo pun memutuskan langsung pulang toh nanti juga akan bertemu dengan Luna di rumah.


Diperjalanan pulang mobil Kenzo melewati sebuah motor yang dikendarai oleh seorang remaja yang berboncengan.Kedua remaja itu tampak santai meskipun tidak mengenakan helm.


Kenzo langsung melotot setelah mengetahui jika kedua remaja berseragam SMA itu adalah Cindy dan Luna.


Kenzo semakin marah manakala melihat Luna yang duduk diboncengan dengan rok yang sedikit tersingkap memperlihatkan sebagian paha mulusnya karena duduk mengangkang.


Luna memang berusaha menutupi pahanya dengan tas sekolahnya namun itu tidak membuat paha mulus itu tertutup sempurna.


Begitu motor Cindy berada tepat disamping mobil Kenzo, pria itu membuka kaca mobil dan menyuruh Cindy menepikan motornya.Cindy pun menurut.


Kenzo keluar dari mobil dan langsung menghampiri kedua gadis itu yang masih nangkring diatas motor Cindy.


"Mau kemana kalian ?" tanya Kenzo galak.


"Mau pulang kak " jawab keduanya.


"Kenapa tidak pake helm ?" Kenzo menunjuk kepala Cindy dan Luna.


"Lupa kak " jawab Cindy.


"Kalian itu tau tidak kalau itu berbahaya..kakak tau kalau kamu juga belum punya SIM " omel Kenzo.


"Kalau ditilang bagaimana ?" tanya Kenzo.


"Gampang kak..kan ada kakak ya Luna " jawab Cindy.


Mendengar jawaban sepupunya Kenzo semakin marah.Ia pune jewer telinga Cindy.


"Auuww..sakit kak " Cindy meringis memegang telinganya yang terasa panas. Melihat Cindy mendapat jeweran dari Kenzo Luna pun tidak dapat menahan tawanya.


"Kenapa ketawa ? turun kamu ! " Kenzo langsung melotot kearah Luna.


"Kalau Daddy kamu tau dia pasti marah..lihat ini paha kemana-mana !" kini telinga Luna yang Kenzo jewer.


"Sakit kak " Luna meringis. Kini giliran Cindy yang mentertawakan Luna.

__ADS_1


"Sekarang kalian masuk ke mobil " Kenzo menyuruh Luna dan Cindy masuk kedalam mobilnya.


"Motor aku gimana kak ?" Cindy tampak bingung.


Kenzo menyuruh sopirnya membawa motor Cindy. Sementara Cindy dan Luna pulang bersama Kenzo.


"Kakak baru dari bandara ya ?" tanya Cindy ketika melihat tas Kenzo yang berada di kursi belakang.


"Iya " jawab Kenzo.


"Bawa oleh-oleh apa dari Jepang ?" Cindy iseng membuka tas milik Kenzo.


"Tidak bawa apa-apa " jawab Kenzo.


"Mmhh...dasar pelit " cibir Cindy.


"Memang kamu mau apa ?" tanya Kenzo


"Ya apa saja...tapi mentahnya juga tidak apa-apa " jawab Cindy.


Tanpa disangka Kenzo mengeluarkan dompetnya dan memberikan pada Luna yang duduk disebelahnya.


"Kasih Cindy biar berhenti ngoceh " ujar Kenzo sambil fokus mengemudi.


"Uang rupiah nya hanya segini..banyaknya Yen " ucap Luna.


"Mau Yen ?" tanya Kenzo


"Ogah ah..aku mau rupiah saja..karena aku cinta rupiah " jawab Cindy.


Akhirnya Luna memberikan semua uang rupiah yang ada di dompet Kenzo kepada Cindy..Cindy tampak senang meskipun hanya mendapat lima lembar uang kertas berwarna merah.


"Terimakasih kakak Ken..semoga rejekinya makin lancar dan hubungannya sama Luna langgeng " doa Cindy.


"Aamiin " jawab Kenzo. Sementara Luna hanya tersipu.


Kenzo melajukan mobilnya menuju rumah Cindy. Setelah mengantarkan Cindy Kenzo pun langsung membawa Luna pulang.


Sopir Kenzo yang mengantarkan motor Cindy begitu pengertian kepada Kenzo dan memilih pulang dengan ojek online.


"Kakak kenapa tidak bilang kalau mau ke Jakarta ?" tanya Luna.


"Biar surprise " jawab Kenzo santai.


"Om dan Tante tau tidak kalau kakak mau ke Jakarta ?" tanya Luna.


"Tau..malah mereka nitip oleh-oleh buat kamu " jawab Kenzo.


"Tadi bilang ke Cindy tidak bawa oleh-oleh " ujar Luna.


"Sepertinya Mamih lupa tidak nitip oleh-oleh buat Cindy..makanya tadi kakak kasih uangnya saja " jawab Kenzo.


"Nanti lagi kalau naik motor duduknya jangan seperti tadi ya..dan jangan lupa pake helm " nasehat Kenzo.


"Iya kak " jawab Luna.


"Kakak itu jauh dari kamu jadi tidak bisa selalu menjaga kamu..jadi kamu harus bisa menjaga diri kamu sendiri " sambung Kenzo.


"Iya kak " jawab Luna lagi.


"Kakak itu sayang sama kamu " Kenzo meraih tangan Luna dan menggenggamnya lembut.

__ADS_1


"Iya aku tau " jawab Luna.


__ADS_2