
Felisha yang sedang menyiram koleksi bunga anggreknya terlihat kaget melihat Luna pulang bersama Kenzo.
"Ken..kapan pulang datang dari Jepang ?" tanya Felisha ketika pemuda tampan itu meraih tangannya dan menciumnya.
"Ini baru dari bandara Tan " jawab Kenzo.
"Luna jemput kamu ke bandara ?" tanya Felisha menyelidik.
"Tidak Mom..aku tidak sengaja ketemu kakak Ken di jalan " jawab Luna.
"Ooh..kirain kamu jemput Ken ke Bandara " ujar Felisha sambil tertawa.
"Kenzo nya bikinin minum sana kak !" titah Felisha.
"Iya mom " jawab Luna sambil masuk kedalam diikuti Kenzo dibelakangnya.
"Kakak mau minum apa ?" tanya Luna setelah Kenzo duduk di ruang tamu.
"Apa saja yang kamu bikin pasti kakak minum " jawab Kenzo sambil tersenyum.
"Es jeruk saja ya " ucap Luna. Kenzo mengangguk.
Luna beranjak ke menuju dapur. Disana ia membuatkan sendiri es jeruk untuk Kenzo tanpa menyuruh pelayan.
"Diminum dulu kak..panas ya sampai keringatan begitu " Luna memberikan gelas berisi es jeruk buatannya kepada Kenzo dan Kenzo pun meminumnya.
Setelah menghabiskan setengah gelas es jeruknya Kenzo meletakan gelas itu dimeja.
"Sayang duduknya sini dong jangan jauh-jauh !" Kenzo menyuruh Luna agar duduk disampingnya.
"Kakaak..!" Luna langsung melotot menolak untuk pindah ke dekat Kenzo.
"Iya..iya tidak usah melotot " gumam Kenzo.
"Kakak lupa..ada oleh-oleh dari Mamih " Kenzo beranjak menuju mobilnya untuk mengambil oleh-oleh untuk Luna dari Mamihnya.
"Apa itu Ken ?" tanya Felisha.
"Titipan dari Mamih Tan untuk Luna " jawab Kenzo.
"Aduh..Mamih kamu itu baik banget " puji Felisha.
"Apaan ini kak ?" tanya Luna ketika Kenzo menyerahkan bungkusan titipan dari Mamihnya.
"Kakak tidak tau.. sepertinya baju " jawab Kenzo.
Karena penasaran Luna pun membuka bungkusan itu didepan Kenzo.
"Aiiih..cantiknya " Luna terkagum-kagum melihat isi bungkusan itu.
"Ini namanya Yukata..sejenis kimono namun bahannya sedikit lebih tipis " ujar Kenzo.
"Ooh namanya Yukata " ujar Luna. Kenzo mengangguk.
"Nanti malam pake ya..trus Kirim photonya ke Kakak " pinta Kenzo.
"Buat apa ?" tanya Luna.
"Buat bukti sama Mamih kalau titipannya sudah sampai ke tangan kamu " jawab Kenzo berbohong.
Padahal sebenarnya Kenzo sendiri yang ingin melihat Luna memakai pakaian khas Negaranya itu.
"Iya nanti photonya aku kirim ke kakak " jawab Luna.
Tidak ingin membuat Felisha curiga Kenzo pun pamit pulang.
"Terimakasih ya Ken sudah nganterin Luna pulang..nanti malam kamu makan disini ya " undang Felisha.
"Iya Tan " jawab Kenzo sebelum melajukan mobilnya meninggalkan halaman rumah Luna.
__ADS_1
Sehabis mandi Luna terlihat cantik memakai Yukata pemberian Mamih Kenzo. Dengan tatanan rambut ala gadis Jepang Luna mengambil photo Selfi yang akan dikirimkan kepada Kenzo.
"Ya Tuhaan..kamu cantik banget Sayang "
puji Kenzo setelah Luna mengirimkan photonya dalam balutan Yukata berwarna merah muda dengan kombinasi bunga sakura.
"Bilang sama Mamih kakak terimakasih oleh-olehnya " ujar Luna.
"Iya nanti kakak sampaikan ke Mamih " jawab Kenzo.
Kenzo tidak henti-hentinya mengagumi Luna yang terlihat sangat cantik ketika memakai Yukata.
"Mau kemana dek sudah pake beginian ?" Nakula yang tiba-tiba masuk ke kamar Luna tampak heran dengan penampilan adik kesayangannya.
"Nyobain ini Kak..oleh-oleh dari Mamihnya kak Ken " jawab Luna.
"Cantik " puji Nakula.
"Kakak ngapain kesini ? " tanya Luna.
"Nonton yuk..kakak mau ajak kamu kenalan sama Zhifana..mumpung dia ada di Jakarta " ajak Nakula.
Zhifana adalah pacarnya Nakula yang tempo hari pernah Nakula ceritakan kepada Luna.
"Ga mau ah..nanti aku jadi nyamuk " jawab Luna.
"Ayolah dek..katanya mau kenalan " bujuk Nakula. " Bagaimana kalau ajak Kenzo saja biar kamu tidak bete "
"Terserah " jawab Luna.
"Ya sudah kakak bel Kenzo nya dulu " Nakula duduk disisi ranjang Luna dan mulai menghubungi Kenzo.
Diajak nonton bersama Luna tentu saja Kenzo tidak menolak. Ia tampak antusias menerima ajakan Nakula.
"Yah tidak jadi dong makan malam disini nya " ujar Felisha ketika melihat Nakula, Luna dan Kenzo akan pergi menonton.
"Besok saja Mom..biarin mereka jalan-jalan mumpung Kenzo ada di Jakarta..ya kan Ken? " ujar Bagas pengertian.
Sebelum mereka pergi tiba-tiba Abimanyu merengek ingin menginap di rumah Bunda. Akhirnya sebelum pergi nonton Nakula mengantarkan Abimanyu dulu ke rumah Bunda.
"Yaah.. sepi deh anak-anak semua pergi " keluh Felisha.
"Sepertinya kita harus bikin adik buat Abi..biar rumah jadi rame lagi " Bagas menarik paksa Felisha ke kamarnya.
"Maasss ??!!"
*
Setibanya di rumah Bunda semua turun dari mobil untuk mengantar Abimanyu.Pantas saja Abimanyu merengek ingin diantarkan ke rumah Enin karena disana sudah ada Aziel. Abi, Aziel dan Alyn adalan trio krucil yang tidak bisa dipisahkan.
"Ini siapa..pacar kakak Luna ?" tanya Bunda menunjuk pada Kenzo.
"Bu..bukan Enin..ini temannya kakak Nakula " jawab Luna sedikit gugup.
"Kirain pacar kakak Luna " goda Ajeng dan Kinanti.
Setelah mengantarkan Abi, Nakula pun melanjutkan perjalanan menjemput Zhifana di rumah nya.Selama perjalanan ke rumah Zhifana Kenzo terlihat tidak banyak bicara.
Setelah sampai di rumah Zhifana Kenzo pindah duduk di kursi belakang bersama Luna.
"Hai Luna apa kabar?" sapa Zhi ramah.
"Baik kak " jawab Luna tak kalah ramah.
"Adik kamu cantik banget " puji Zhifana.
"Ya dong..kakaknya juga ganteng " jawab Nakula sambil tersenyum bangga.
"Ini pasti pacarnya Luna ya ?" tebak Zhifana sambil menunjuk kearah Kenzo.
__ADS_1
"Dia teman sekolah aku, kebetulan kita tetanggaan " jawab Nakula.
"Ooh yang tinggal di Jepang itu ya ?"
"Iya " jawab Nakula. Rupanya Nakula sering bercerita tentang teman sekolahnya yang pindah ke Jepang.
Luna merasa lega ketika Nakula menjawab pertanyaan Zhifana. Jadi ia tidak perlu terus berbohong menyembunyikan statusnya dengan Kenzo.
Setibanya di gedung bioskop Luna dan Zhifana cepat sekali akrab. Mereka terlihat anteng mengobrol saat Nakula membeli tiket dan Kenzo membeli makanan.
"Kakak pikir Kenzo itu pacar kamu loh " ujar Zhifana sambil tersenyum.
"Tapi menurut kakak ya.. sepertinya Kenzo itu naksir sama kamu " bisik Zhifana.
"Masa sih Kak ?" Luna pura-pura bego.
"Iya..keliatan dari matanya ketika menatap kamu " jawab Zhifana.
"Kakak bisa saja " Luna tertawa.
Tawa kedua wanita itu berhenti ketika Nakula dan Kenzo datang. "Kalian ngobrol apa sih asik banget sampai ketawa-ketawa begitu ?" tanya Nakula.
"Biasa lah obrolan wanita " jawab Zhifana sambil tersenyum kearah Luna.
Luna melirik kearah Kenzo yang tampak tidak banyak bicara. Luna merasa ada yang aneh dengan sikap Kenzo malam ini.
Nakula menuntun Zhifana dan Luna untuk mencari nomor tempat duduk mereka. Sementara Kenzo mengikuti dari belakang.
Kenzo seperti tidak peduli kepada Luna yang tampak kesulitan berjalan didalam bioskop yang gelap karena lampu yang sudah dimatikan tanda film akan segera diputar.
Kenzo dan Nakula duduk di sisi kiri dan kanan mengapit Luna dan Zhifana yang berada ditengah.
Setelah film dimulai entah mengapa Luna tiba-tiba tidak fokus menonton karena melihat Kenzo yang lebih banyak diam.
Kakak kenapa daritadi diam terus ?
Luna memberanikan diri bertanya kepada Kenzo melalui pesan singkat.
Tidak apa-apa jawab Kenzo.
Aku tau kakak bohong..ya sudah kalau tidak mau bicara
Luna terlihat kesal, ia menyimpan ponselnya kedalam tas.Luna tau jika Kenzo sedang berbohong.
Melihat gelagat Luna yang terlihat ngambek Kenzo pun menulis pesan kepada Luna.
Kakak itu kesal sama kamu..kenapa sih tidak jujur saja kalau kita pacaran..Kamu selalu berbohong pada semua orang dengan mengatakan jika kita tidak pacaran.
Kenzo mengirimkan pesan itu kepada Luna tapi centang satu. Rupanya Luna mematikan ponselnya sebelum memasukannya kedalam tas.
Kenzo melirik Luna yang terlihat fokus menonton namun dengan wajah yang terlihat cemberut.Lama-lama Kenzo merasa tersiksa sendiri karena telah mendiamkan Luna.
"Sayang..buka dong pesan dari kakak " Kenzo berbisik ditelinga Luna.
Masih dengan wajah cemberut Luna pun mengambil ponselnya dan mengaktifkan kembali.
Setelah membaca balasan pesan dari Kenzo, Luna pun memasukkan kembali ponselnya kedalam tas dan kembali fokus menonton. Ia mengabaikan Kenzo yang terus menatapnya.
"Sayang..mau popcorn ?" Kenzo berbisik menawarkan popcorn yang tadi ia beli.
"Tidak " jawab Luna.
Kenzo diam..ia tau Aluna sedang kesal padanya karena sudah mendiamkannya. Kenzo pun merasa bersalah.Ia seharusnya menghargai Luna yang merasa belum siap mengakui hubungannya dengan Kenzo kepada semua orang.
Diam-diam Kenzo meraih tangan kanan Luna dan menggenggamnya, namun ditepiskan oleh Luna.
"Sayang..jangan marah dong..Kakak.minta maaf ya " bisik Kenzo.Luna diam tidak bergeming.
Kenzo kembali meraih tangan Luna dan menggenggamnya erat dengan kedua tangannya. Tidak memberi kesempatan kepada Luna untuk melepaskan diri lagi.
__ADS_1
Kenzo melepaskan tangan Luna hanya ketika gadis itu makan dan minum. Setelah itu ia kembali menggenggamnya hingga Film selesai.