
Keesokannya pagi-pagi sekali Sadewa dan Cindy juga Satria berangkat ke Jakarta. Mereka langsung menuju ke rumah Nakula karena pesta ulangtahun Arka akan dilaksanakan disana.
Setibanya di rumah Nakula seluruh keluarga sudah berkumpul disana. Sicantik Alysha langsung berlari menyambut kedatangan mereka. Gadis kecil itupun langsung berada dalam pangkuan Sadewa sementara Satria langsung dibawa oleh Bagas untuk menemui Arka yang terlihat tampan dalam gendongan Nakula.
Disana juga sudah ada Luna dan Kenzo yang sedang menggendong baby Kenan dan Keana.
"Aih..boneka Jepang sudah besar " Cindy menciumi pipi si kembar dengan gemas.
"Berapa bulan sih sekarang ?" tanya Cindy sambil mengambil Keana dari gendongan Luna.
"Tiga bulan " jawab Luna.
"Tidak terasa ya..baru kemarin Lo melahirkan sekarang si kembar sudah tiga bulan " Cindy menciumi pipi Kenan yang sedang berada dalam gendongan Kenzo.
"Bagaimana perasaan bapak punya 3 anak ?" tanya Cindy kepada Kenzo.
"Haah..3 anak ?" dahi Kenzo berkerut.
"Iya..bukannya ini kakaknya si kembar ?" Cindy menunjuk kepada Luna yang terlihat cantik mengenakan mini dress berwarna putih senada dengan kemeja yang Kenzo kenakan.
"Itu emaknya si kembar Bu " jawab Kenzo.
"Oh kirain putrinya " ucap Cindy sambil tertawa.
Acara ulangtahun Arka yang pertama berlangsung sangat meriah meskipun dirayakan di rumah dengan mengundang para tetangga dan saudara.
Demi menyenangkan putranya Nakula dan Zhifana menyulap taman di dekat kolam renang menjadi mini zoo.
Arka dan Satria terlihat senang melihat Alysha yang sibuk mengejar kelinci dengan ditemani oleh Abimanyu.
Menjelang sore hari pesta ulangtahun Arka pun selesai. Semua tamu sudah mulai pulang tinggal Sadewa dan Luna saja yang masih bertahan di rumah Nakula.
Malam itu Kenzo dan Luna memutuskan untuk menginap di rumah Nakula. Ini untuk yang pertama kalinya Luna dan Kenzo menginap sejak Kenan dan Keana lahir.
Bagas dan Felisha tidak ikut menginap Karena mereka akan menghadiri acara di salah satu relasi bisnis Bagas.
Malam harinya setelah Arka dan Satria tidur Cindy dan Zhifana berkumpul di kamar Luna sambil memperhatikan Luna yang sedang menyusui kedua bayinya.Sementara Kenzo, Nakula dan Sadewa mengobrol di ruang keluarga.
"Oh jadi begitu ya cara menyusui bayi kembar " Cindy melongo melihat cara Luna menyusui kedua bayinya secara bersamaan. Terlihat Luna tidak merasa kesulitan meskipun Kenan lebih tidak bisa diam.
"Kamu belajar darimana dek ?" tanya Zhifana.
"Aku konsultasi sama dokter dan pakar laktasi " jawab Luna sambil menatap kedua bayi sipitnya yang sedang anteng menghisap sumber kehidupannya.
__ADS_1
"Kakak Zhi..Arka masih ASI kan ?" tanya Luna.
"Masih dong " jawab Zhifana.
"Kalau Papanya ?" tanya Cindy.
"Mulai deh mancing-mancing " Zhifana menyentil kening Cindy.
Setiap ngobrol dengan Luna dan Cindy selalu saja melenceng ke hal-hal yang sangat pribadi.
"Kakak Zhi itu sangat susah dikorek- koreknya " keluh Cindy.
"Lagian Lo ga ada kerjaan banget ingin tau urusan dapur orang lain " ujar Luna.
"Bukan tidak ada kerjaan dek..tapi sebagai bahan perbandingan saja, soalnya suami kita kan kembar " jawab Cindy.
"Gaya Lo bilang sebagai bahan perbandingan..bilang saja kepo " cibir Luna.
Luna menutup dadanya ketika Keana sudah selesai menyusu dan mulai tertidur.
Zhifana mengangkat tubuh mungil itu dan ditidurkan diatas ranjang. Kini tinggal Kenan yang masih anteng menyusu meski dengan mata yang mulai mengantuk.
"Kenan gini nih kalau mimik susah lepasnya..dimainin dulu baru nanti tidur " ucap Luna sambil memperbaiki posisi kepala Kenan.
"Mungkin kakak Ken juga begini kali.. suka dimainin dulu baru tidur " oceh Cindy.
"Lo dikasih makan apa sih sama kak Dewa..otak Lo jadi gesrek begini ?" tanya Luna.
"Tiap malem gw dikasih makan sosis sama kak Dewa " jawab Cindy sambil nyengir.
"CINDYYYY..??" semprot Luna dan Zhifana bersamaan.
Keesokannya pagi-pagi Luna, Cindy dan Zhifana tampak sudah berpakaian rapi.
Hari ini mereka sudah janjian akan pergi bersama. Khusus hari ini mereka menugaskan para suami-suami mereka untuk menjaga anak-anak.
Diantara ketiga pria tampan itu Kenzo lah yang terlihat ketar-ketir dibanding Nakula dan Sadewa.
Bagaimana tidak Kenzo harus mengurus dua bayi sekaligus tidak seperti Nakula dan Sadewa.
Dari semalam Luna dan Kenzo sudah memompa ASI cukup banyak dan disimpan di lemari pendingin.
Beruntung Zhifana memiliki bottle warmer sehingga Luna tidak perlu membawa dari rumahnya.
__ADS_1
"Yakin bisa megang dua bayi ?" tanya Luna kepada Kenzo.
"Bisa Sayang " jawab Kenzo dengan wajah tidak terlalu yakin.
"Tenang saja..Arka kan sudah besar jadi kakak bisa bantuin megang si kembar " ucap Nakula.
"Selamat berjuang suami " ucap Zhifana, Luna dan Cindy kompak sebelum pergi.
Setelah ketiga perempuan itu pergi, Nakula dan Sadewa juga Kenzo mulai melakukan tugasnya menjaga buah hati mereka tanpa bantuan baby sitter.
Khawatir kerepotan memegang si kembar, Kenzo menelpon Abimanyu dan meminta untuk membantunya di rumah Nakula.
Setelah Abimanyu datang, ABG ganteng itu akhirnya kebagian menemani Arka sedangkan Nakula membantu Kenzo memegang si kembar.
Disaat para pria tampan sibuk dengan urusan balita, para istri-istri mereka terlihat sibuk memanjakan diri dengan melakukan perawatan tubuh di sebuah klinik kecantikan.
Zhifana, Luna dan Cindy kompak mengganti model rambutnya sehingga terlihat semakin segar dan cantik.
Setelah selesai melakukan perawatan tubuh yang memakan waktu cukup lama, mereka melanjutkan pergi ke sebuah pusat perbelanjaan.
Dengan berbekal kartu milik Daddynya mereka berbelanja produk fashion seperti sepatu,baju dan tas.
Tidak lupa mereka juga membelikan untuk Mommy nya.
Puas berbelanja ketiga wanita cantik itu melanjutkan dengan mendatangi sebuah restoran.
Mereka bertiga makan sambil diselingi canda dan tawa. Cindy yang pecicilan membuat suasana menjadi ramai.
Setelah selesai makan Zhifana, Luna dan Cindy pun memutuskan untuk pulang. Mereka ingin cepat-cepat melihat bagaimana suami-suami mereka mengurus anak-anak.
Sesampainya di rumah Luna mendapati Kenzo sedang menimang Keana sedangkan Nakula menimang Kenan.
Tidak jauh dari Kenzo dan Nakula tampak Sadewa dan Abimanyu sedang bermain dengan Arka dan Satria di kasur lantai.
"Bagaimana rasanya mengurus anak-anak Sayang ?" tanya Zhifana sambil mengambil Kenan dari gendongan Nakula.
"Tidak tau harus ngomong apa Sayang " jawab Nakula sambil merengkuh tubuh Zhifana dan mencium bibirnya lembut.
"Aih..so sweet.." Cindy terpana melihat kemesraan Nakula dan Zhifana yang jarang terlihat.
"Kamu seperti yang tidak pernah dicium suami saja " Sadewa mengusap wajah Cindy.
"Gaya kamu ternyata beda ya Sayang sama kak Nakula, kalau kamu.... mpptthh " Cindy tidak dapat melanjutkan ucapannya karena tangan Sadewa keburu membekap mulut lemes Cindy.
__ADS_1
"Tidak usah diomongin " bisik Sadewa khawatir istrinya itu akan membuka rahasia ranjang mereka.
"Iya..iya " jawab Cindy sambil cemberut.