Om Buah Hatiku

Om Buah Hatiku
Tidak Bisa Jauh


__ADS_3

Cindy dan Sadewa hanya satu malam menginap di rumah Bagas, keesokannya mereka gantian menginap di rumah Cindy.


Setiap pulang ke Jakarta mereka hanya memiliki waktu tidak lebih dari dua hari, jadi mereka harus adil membagi waktu dengan kedua orang tua mereka.


Setelah satu Minggu tinggal di rumah Bagas, Minggu berikutnya Kenzo meminta ijin kepada Bagas untuk membawa Luna pindah ke rumahnya.


Felisha nyaris tertawa ketika melihat Bagas seolah enggan mengijinkan Luna pindah ke rumah Kenzo.


"Sayang..kakak Luna itu pindahnya cuma nyebrang..setiap hari juga terlihat oleh kita..biar kakak belajar mengurus rumahtangga nya sendiri " ujar Felisha.


Meski terlihat berat akhirnya Bagas pun terpaksa mengijinkan Kenzo membawa putri kesayangannya pindah ke rumah nya.


Setelah pindah ke rumah Kenzo Luna pun mulai belajar menjalani kewajiban nya sebagai istri yang sesungguhnya yaitu mengurus rumah dan suami.


Pagi ini Kenzo membuka matanya ketika hidung mancungnya mencium wangi aroma kopi.


Bibir Kenzo langsung menyungging senyum ketika melihat Luna tengah duduk disisi ranjang hendak membangunkannya.


"Pagi sayaaang...ih kakak " Luna yang hendak menyapa suaminya malah terjerembab diatas tubuh Kenzo ketika pria tampan bermata sipit itu malah menarik tangan Aluna.


"Bangun..sudah siang " Luna yang terperangkap diatas tubuh Kenzo menusuk-nusuk pipi Kenzo dengan jarinya.


Karena hari ini weekend sepertinya Kenzo enggan beranjak dari kasur empuknya. Ia malah mengunci tubuh Luna diatas tubuhnya sambil memberikan ciuman selamat pagi di bibir Luna.


Berawal dari ciuman selamat pagi akhirnya berubah menjadi ciuman yang panas dan menuntut.


"Sayang nanti kopinya keburu dingin " Luna mengingatkan Kenzo.


"Baiklah " akhirnya Kenzo pun melepaskan Luna. Ia bangun dan menyesap kopinya.


"Enak tidak kopinya ?" Luna duduk disamping Kenzo menunggu reaksi suaminya setelah meminum kopi buatannya.


"Pas banget " jawab Kenzo.


"Aku kan diajarin Mamih sewaktu di Jepang " ujar Aluna buka kartu.


"Pantas rasanya pas " puji Kenzo sambil mengacak rambut Luna.


Aluna dan Kenzo keluar dari kamar ketika terdengar suara Abimanyu memanggil mereka.


"Ada apa dek ?" tanya Kenzo.


"Kakak Ken ditungguin sama Daddy katanya mau diajak main golf sama kak Nakula " jawab Abimanyu.


"Oke..kakak mandi dulu ya " Kenzo buru-buru masuk ke kamar mandi untuk bersiap-siap pergi dengan mertuanya.


Setelah siap Luna dan Kenzo pun mendatangi rumah Bagas. Disana Bagas dan Nakula sudah menunggu Kenzo. Begitu Kenzo datang mereka pun langsung pergi.


Setelah Bagas, Nakula dan Kenzo pergi, Felisha dan Luna bersiap untuk ke rumah Nakula dengan membawa Alysha untuk melihat bayi Nakula yang baru berusia beberapa Minggu. Abimanyu menolak ikut karena ada kegiatan ekstrakurikuler di sekolahnya.


"Kakak Zhi..dedek bayi nya dibantu susu formula tidak ?" tanya Luna ketika mereka sudah sampai di rumah Nakula.

__ADS_1


"Tidak..cuma asi saja. Kebetulan ASI kakak banyak " jawab Zhifana.


"Pantas ini pipinya mulai terlihat bulat " gumam Luna sambil mengusap lembut pipi bayi itu dengan ibu jarinya.


"Ngurus bayi itu sudah tidak kak ?" tanya Luna lagi.


"Awalnya kakak juga mengalami kesulitan, apalagi kalau dedek nya nangis tidak mau berhenti bikin panik " Zhifana menceritakan pengalaman pertamanya menjadi seorang ibu.


"Untung kak Nakula suka bantu juga, nemenin begadang soalnya kalau dedek mimik susah berhenti nya " sambung Zhifana sambil tersenyum.


"Kalau Nakula tidak mau bantu jewer saja telinganya..jangan mau enaknya sendiri " sambar Felisha.


"Kamu juga harus belajar dari sekarang kak..biar nanti kalau hamil dan punya anak tidak kaget " nasehat Felisha.


"Iya Mom " jawab Luna.


Seharian itu Felisha dan Luna berada di rumah Nakula bersama Alysha, sorenya Abimanyu sepulang dari eskul langsung menyusul ke rumah Nakula.


Selama di rumah Nakula, Luna membantu Zhifana mengganti popok bayinya. Luna yang sudah terbiasa ikut membantu ketika Felisha melahirkan Alysha tampak sudah terbiasa memegang bayi.


Jam 5 sore Bagas, Nakula dan Kenzo pulang dari bermain golf. Mereka langsung pulang ke rumah Nakula karena mengetahui jika Luna dan Felisha ada disana.


Melihat Daddy nya datang Alysha langsung merengek ingin di gendong oleh Bagas.


Mereka berkumpul di rumah Sadewa sampai malam. Bayi tampan yang baru berusia beberapa minggu itu terlihat anteng dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangi nya.


Setelah bayi tampan itu tertidur dengan pulas mereka pun pamit pulang.


"Ngapain saja seharian disana ?" tanya Kenzo ketika mereka dalam perjalanan pulang.


"Bantuin kakak Zhi jagain bayi..trus main sama Alysha..ya gitu deh " jawab Luna.


"Bosen ya tidak ada suami " ujar Kenzo sambil mengacak rambut Luna.


"Iya..makanya Mommy juga ngajak ke rumah kak Nakula biar tidak bosen pada ditinggal suami main golf " jawab Luna.


"Tidak usah cemberut, kakak kan pergi sama Daddy dan kakak kamu " Kenzo mencomot bibir Luna.


"Tidak..siapa yang cemberut " jawab Luna.


Sepulang dari rumah Nakula, Luna dan Kenzo langsung pulang ke rumah karena hari sudah malam.


*


Hari-hari berikutnya Aluna dan Kenzo mulai sibuk dengan aktivitas mereka masing-masing.


Kenzo sibuk dengan pekerjaannya sedangkan Luna sibuk dengan kuliahnya yang hampir selesai.


Malam ini Luna memasukan beberapa baju-baju mereka kedalam koper. Besok Kenzo harus terbang ke Surabaya karena ada urusan pekerjaan selama tiga hari. Luna ikut ke Surabaya karena Kenzo memaksa Luna untuk ikut.


Awalnya Luna menolak ikut, namun Kenzo bersikeras untuk membawa Luna kesana.

__ADS_1


"Kita kan masih pengantin baru Yang, anggap saja sekalian bulan madu " Kenzo beralasan.


Tanpa banyak membantah Luna pun akhirnya ikut Kenzo ke Surabaya. Sejak menikah ada yang berubah pada diri Kenzo. Pria keturunan Jepang itu tidak bisa jauh dari istrinya yang belum satu bulan ia nikahi.


Dihari pertama di Surabaya Luna ikut ke kantor cabang yang baru, Luna menunggu di ruangan Kenzo selagi suaminya itu sedang meeting dengan beberapa stafnya.


Meeting yang lumayan lama membuat Luna bosan dan akhirnya memilih tidur di ruangan khusus tempat Kenzo beristirahat.


Menjelang sore ketika Meeting selesai Kenzo buru-buru kembali ke ruangannya untuk menemui Luna. Kenzo sempat panik ketika tidak menemukan Luna di ruangannya. Namun tidak lama kemudian Kenzo terlihat lega setelah menemukan Luna tengah tidur di kamar yang ada di ruang kerjanya.


"Sayang..kakak cariin kamu taunya ada disini " Kenzo mengusap puncak kepala Luna dengan lembut.


"Sudah selesai meeting nya ?" tanya Luna yang langsung terbangun begitu menyadari kedatangan Kenzo.


"Sudah selesai..maaf ya menunggu lama " Kenzo membantu Luna bangun.


"Sayang aku lapar " Luna memegang perutnya yang mulai keroncongan.


"Kita cari makan sekarang " ajak Kenzo. Luna pun mengangguk.


Demi mempersingkat waktu Kenzo membawa Luna ke sebuah restoran yang berada tidak jauh dari kantornya.Kenzo tidak ingin Luna kelaparan karena terlalu lama menunggu dirinya meeting.Luna yang sudah sangat lapar makan dengan sangat lahap.


"Besok kamu tidak usah ikut kakak ke kantor lagi, lebih baik tunggu di hotel saja supaya kamu tidak bosan " ujar Kenzo sambil menikmati makanannya.


"Iya " jawab Luna patuh.


"Kalau bosan apakah boleh keluar dari hotel ?" tanya Luna.


"Boleh..tapi jangan jauh-jauh " jawab Kenzo.


"Iya " jawab Luna.


Karena urusan hari ini selesai, sehabis makan mereka langsung kembali ke hotel tempat mereka menginap.


Dihari kedua berada di Surabaya Luna memilih tinggal di hotel. Selama Kenzo berada di kantornya Luna menghabiskan waktu seharian dengan tidur di kamar hotelnya. Saking pulasnya tidur Luna mengabaikan banyak panggilan telepon dari Kenzo.


Setelah urusan pekerjaan dihari kedua selesai Kenzo buru-buru kembali ke hotel. Sesampainya di kamarnya Kenzo geleng-geleng kepala ketika mendapati Luna yang masih tertidur nyenyak diatas kasur empuknya.


"Sayang dari pagi kamu tidak mandi ?" tanya Kenzo ketika menyadari Luna masih mengenakan piyamanya yang dipakai semalam.


"Tidak..aku ngantuk banget jadi tidur seharian " jawab Luna sambil tersipu.


"Kamu tidak makan ?" tanya Kenzo


"Makan..tadi pesan makanan " jawab Luna.


"Sekarang mandi gih..nanti malam kita jalan-jalan " ajak Kenzo.


"Mau mandi tapi temenin " pinta Luna manja.


"Siap Boss.. dengan senang hati " Kenzo langsung menggendong Luna dan dibawa ke kamar mandi.

__ADS_1


__ADS_2