
Malam ini Luna membantu Kenzo paking. Rencananya besok Kenzo akan terbang ke Bali untuk urusan pekerjaan. Luna tidak bisa ikut karena sedang sibuk kuliah.
"Awas kakak kalau disana macam-macam nanti kalau pulang tidak akan aku bukain pintu " oceh Luna sambil memasukan peralatan mandi kedalam pouch.
"Mana mungkin kakak berani macam-macam..bisa habis kakak sama Daddy dan kakak-kakak kamu " jawab Kenzo.
Setelah selesai paking Luna menghampiri Kenzo yang sedang duduk di sofa dan duduk dipangkuannya.
"Sebetulnya aku ingin ikut..tapi aku tidak mungkin bolos kuliah " Luna mengalungkan kedua tangannya dileher Kenzo dengan wajah yang sedih.
"Kakak disana cuma tiga hari, kakak juga tidak mau lama jauh dari kamu " Kenzo mengelus rambut Luna dan menyelipkan dibelakang telinganya.
Sejak mereka menikah hampir dua bulan yang lalu baru kali ini Kenzo akan meninggalkan Luna keluar kota untuk urusan pekerjaan, dan rasanya sangat berat meski hanya tiga hari.
"Nanti kakak tidur di hotel atau di rumah ?" tanya Luna.
"Sepertinya di rumah " jawab Kenzo.
"Doakan saja biar urusan kakak lancar biar rejekinya juga lancar biar bisa kasih makan putri kesayangannya Daddy Bagas dan Mommy Feli yang manja ini " Kenzo mencolek dagu lancip Luna.
"Ya sudah sekarang kakak tidur biar besok tidak kesiangan perginya " Luna turun dari pangkuan Kenzo.
Kenzo dan Luna naik keatas ranjang mereka dan bersiap untuk tidur. Sebelum tidur Luna seperti biasa mengambil tangan Kenzo dan meminta untuk mengelus perutnya sampai ia tertidur.
Keesokannya Luna mengantarkan Kenzo ke Bandara sebelum pergi kuliah.Sebelum turun dari mobil Kenzo memberi banyak pesan yang tidak boleh dilanggar oleh Luna.
"Iya..aku sudah ingat pesan kakak diluar kepala " ujar Luna. Sebelum turun Kenzo mencium bibir Luna dengan lembut dan penuh perasaan.
Setelah mengantarkan Kenzo ke Bandara, Luna pun melanjutkan perjalanan ke kampusnya.
Selama Kenzo di Bali Bagas dan Felisha tidak mengijinkan Luna tidur sendiri di rumah Kenzo. Bagas menyuruh Luna tidur dirumahnya sampai Kenzo kembali dari Bali.
Malam pertama Kenzo di Bali Luna tidur bersama Alysha. Bocah cantik itu sangat menghibur disaat Luna kesepian karena ditinggalkan Kenzo ke Bali.
Sebelum tidur Kenzo melakukan panggilan video kepada Luna. Senyum pria tampan itu langsung mengembang ketika yang muncul dilayar ponselnya bukan hanya Luna melainkan ada Alysha yang sedang berbaring disamping Luna dengan mpeng di mulutnya.
__ADS_1
Belum sempat Aluna menyapa suaminya, tangan mungil Alysha mengambil ponsel Luna dan mencium layar ponselnya seolah bocah cantik itu tengah mencium Kenzo.
"Dedek kangen sama kakak ?" tanya Kenzo sambil tertawa. Alysha mengangguk.
"Alysha saja kangen apalagi aku " ujar Luna.
"Sama..kakak juga kangen " Kenzo menatap Luna lembut.
"Kamu tidur sama dedek ?" tanya Kenzo.
"Iya..malam ini aku tidur peluk dedek karena suami aku yang ganteng sedang tidak ada " jawab Luna. Kenzo terkekeh.
"Iya lebih baik peluk dedek saja " Kenzo setuju.
Luna dan Kenzo terus mengobrol sambil menidurkan Alysha yang sudah mulai terkantuk-kantuk dalam pelukan Luna.
Kenzo mengakhiri sambungan video ketika Luna beberapa kali menguap karena mulai mengantuk.
Setelah mengakhiri sambungan video Kenzo pun tidur sambil memeluk guling di kamarnya.
Dihari kedua Kenzo di Bali , sepulang kuliah Luna pulang ke rumah Nakula dan memutuskan untuk menginap disana malam ini..Kenzo pun mengijinkan.
"Mumpung kakak Ken sedang di Bali, kalau ada mana bisa aku pergi-pergi apalagi nginep " jawab Luna.
"Jangan lupa bilang sama suami kamu, jangan sampai dia marah " nasehat Nakula.
"Sudah tadi siang kak.. katanya boleh " jawab Luna.
"Malam ini aku mau nemenin kakak Zhi ngurus dedek Arka " ujar Luna sambil menciumi pipi bayi tampan bernama Arka.
"Boleh..biar belajar cara ngurus bayi ya dek " Zhifana tampak senang Luna akan menemaninya mengurus Arka.
"Berarti aku boleh tidur nyenyak ya malam ini " ujar Nakula.
"Iya..khusus malam ini kamu free " Zhifana mengelus pipi Nakula.
__ADS_1
Sejak putra pertama mereka lahir, Nakula memang selalu menemani Zhifana jika malam-malam Arka terbangun ingin mimik.
"Sering-sering saja kamu menginap disini dek " Nakula tertawa sambil mengacak rambut Luna.
"Bisa ngamuk suaminya Sayang " ujar Zhifana sambil tertawa.
Malam itu karena Zhifana sedang kedatangan tamu bulanan , Nakula menyuruh Luna tidur bersama Zhifana dan Arka. Nakula sendiri tidur dikamar yang tadi disediakan untuk Luna.
Alih-alih akan menemani Zhifana mengurus Arka, Luna malah tertidur cepat sambil memeluk bayi mungil yang baru berusia dua bulan setengah itu.
Luna yang tidur sangat pulas mengabaikan banyak panggilan dari Kenzo.
Karena Luna tidak bisa dihubungi akhirnya Kenzo pun menelpon Nakula karena tadi siang istrinya itu minta ijin akan menginap di rumah Nakula.
Nakula beranjak menuju kamarnya dan mengambil photo Luna yang sedang tidur sambil memeluk Baby Arka.
"Kenapa di photo Sayang ?" tanya Zhifana.
"Buat di kirim ke Kenzo..buat bukti kalau Luna memang menginap disini " jawab Nakula.
"Oalah..posesif banget ya Kenzo " Zhifana tertawa terkikik.
"Dulu Daddy yang posesif banget sama Luna..sudah menikah sekarang suaminya yang lebih posesif..kasian Luna " Nakula mengusap kepala Luna.
"Kenapa harus kasihan..justru Luna beruntung punya suami yang sangat sayang seperti Kenzo " ujar Zhifana.
"Kalau kamu ?" tanya Nakula sambil menangkap pinggang Zhifana.
"Aku juga beruntung bisa menikah sama salahsatu jagoannya Daddy Bagas yang ganteng dan penyayang juga sangat bertanggung jawab " jawab Zhifana sambil melingkarkan tangannya dileher Nakula.
"Arrgh..kamu lagi datang bulan ya Sayang " keluh Nakula.
"Iya " jawab Zhifana.
"Ya sudah kakak mau kembali ke kamar..kamu tidur gih " Nakula mencium bibir Zhifana sekilas sebelum ia kembali ke kamar tamu untuk mengirimkan photo Luna kepada Kenzo.
__ADS_1
Kenzo tersenyum melihat photo Luna yang sedang tertidur sambil memeluk baby Arka yang baru saja dikirimkan Nakula.
"Semoga saja kita cepat dikarunia momongan ya Sayang " gumam Kenzo sambil terus menatap layar ponselnya.