Om Buah Hatiku

Om Buah Hatiku
Kanebo Mesum


__ADS_3

Felisha dan Bagas keluar dari kamar dengan rambut yang sama-sama basah. Mereka langsung menuju ke ruang makan dimana anak-anak sudah menunggu untuk sarapan.


Tidak jauh dari sana mbak Mia baru selesai memandikan Abimanyu dan bersiap untuk diberi makanan pendamping ASI.


Setelah sarapan rencananya mereka akan pergi ke Bandung. Luna dan sikembar bersikeras ingin menghabiskan malam Minggu disana. Tapi kali ini Nakula dan Sadewa meminta ijin untuk mengajak Kenzo. Bagas dan Felisha pun tidak keberatan Kenzo ikut bersama mereka.


Sebelum pergi Kenzo terlihat membawa banyak makanan kedalam mobil.


"Ken bawa apa itu ?" tanya Felisha penasaran.


"Kata Mamih buat Luna " jawab Kenzo


"Sebanyak itu cuma untuk Luna..kita tidak dibagi ?" ledek Nakula.


"Buat semua " ralat Kenzo


"Bagas dan Felisha saling melempar senyum


melihat Kenzo yang tampak salah tingkah mendapat ledekan dari Nakula. Sementara Aluna sendiri terlihat cuek karena tidak mengerti.


Perjalanan ke Bandung kali ini lebih ramai dari biasanya dengan adanya Kenzo bersama mereka. Sementara Abimanyu tampak tertidur lelap dalam pangkuan Felisha.


Sepanjang perjalanan Luna terus berceloteh. Mulut kecilnya berhenti bersuara ketika akhirnya ia terkapar dikursi belakang..tertidur.


"Kita seperti memiliki lima anak ya Sayang " ujar Bagas


"Iya..selalu rame " jawab Felisha.


"Kalau mau tambah adik buat Abi juga Mas siap " ucap Bagas dengan suara setengah berbisik.


"Mulai deh..Mas lihat Abi ini jalan saja belum masa mau dikasih adik lagi " Felisha mendelik sambil mencubit paha Bagas.


Bagas hanya tertawa sambil membetulkan kacamata hitamnya yang bertengger di hidung mancungnya.


"Salah kamu sih " gumam Bagas


"Kok salah aku ?" tanya Felisha


"Iya kamu yang salah..jadi Mas Bagas ketagihan " jawab Bagas sambil tertawa.


"Dasar kanebo mesum " sungut Felisha.


"Anak-anak semua pada teler " Bagas melirik anak-anak yang tertidur di kursi belakang termasuk Abimanyu yang sudah lebih dulu tidur begitu mobil Bagas mulai memasuki tol.


"Mas kamu tau tidak Kenzo itu pandai melukis loh " ujar Felisha tiba-tiba.


"Oh ya "


"Iya Sayang..kemarin aku ngobrol sama mamihnya. Dia bilang bakat melukisnya sudah keliatan dari TK.." lanjut Felisha.

__ADS_1


"Berarti kalau mas di kantor kamu ngerumpi sama tetangga baru itu " ujar Bagas.


"Bukan begitu Sayang..kemarin Mamih nya Kenzo datang ke rumah kasih oleh-oleh dari Jepang buat Luna..ya dia cerita " Felisha menjelaskan.


"Oh begitu " jawab Bagas


"Mamihnya Kenzo kasih lihat.. lukisannya bagus-bagus " puji Felisha.


"Wajar Kenzo punya bakat melukis..Mamihnya kan orang Bali punya galeri lukisan lagi disana " ujar Bagas.


"Iya sih " jawab Felisha.


Obrolan suami istri yang selalu terlihat mesra itu pun berakhir ketika mobil Bagas mulai memasuki halaman rumah mereka.


"Anak-anak..kita sudah sampai " Felisha membangunkan anak-anak yang masih tertidur pulas dikursi belakang.


"Sudah sampai ya mom ?" Nakula mengucek matanya. Tidak lama kemudian Sadewa dan Kenzo pun bangun.


"Iya sudah sampai " jawab Felisha.


"Luna..bangun..kita sudah sampai " Kenzo yang duduk didekat Luna berusaha


membangunkan dengan mengusap pipinya lembut.


"Sudah sampai ya kak " Luna pun membuka matanya.


Kenzo dan Nakula membantu Bagas menurunkan semua barang dari mobil, sementara Felisha membuka pintu dan langsung membawa Abimanyu ke kamarnya dilantai atas.


Setelah menurunkan semua barang dari dalam mobil Nakula dan Sadewa juga Kenzo masuk ke kamar untuk beristirahat, begitu juga dengan Bagas yang langsung menuntun Luna menuju kamar atas dimana Felisha dan Abi sudah lebih dulu berada disana.


"Tidak usah masak , lebih baik kamu istirahat . Nanti kita cari makan diluar " ujar Bagas sambil berbaring di kasur bersama Abi dan Luna.


"Iya Sayang " jawab Felisha.


Setelah cukup beristirahat sorenya Bagas dan Felisha bersiap membawa anak-anak jalan.


"Sebelum jalan-jalan kita cari makan dulu " ajak Bagas.


"Kalian mau makan apa ?" tanya Felisha.


Luna menyebutkan satu nama restoran pavorit mereka di Bandung. Bagas dan Felisha pun mengajak anak-anak makan disana.


Selama makan Luna yang paling banyak mengoceh. Sesekali Luna mendengarkan ketika Felisha bertanya kepada Kenzo tentang hobi melukisnya.


"Lukisannya banyak dikamarnya.. bagus-bagus mom " puji Sadewa.


Sikembar yang sering ke kamar Kenzo tentu sudah tau kelebihan sahabat mereka itu.


"Kakak....nanti Luna ingin lihat lukisan kakak Ken " Luna merengek kepada sikembar.

__ADS_1


"Iya nanti kakak kasih lihat " Kenzo yang menjawab.


"Apakah ada lukisan Barbie.. hello Kitty..atau unicorn ?" tanya Luna.


"Tidak ada " jawab Ken sambil tertawa.


Bagas dan Felisha pun ikut tertawa mendengar pertanyaan Aluna yang menurut mereka sangat lucu.


"Kenapa tidak ada..aku suka hello Kitty " bibir Luna langsung mengerucut.


Kenzo hanya tersenyum dikulum melihat Luna yang langsung cemberut.


Selesai makan Bagas memuruti keinginan anak-anak untuk berendam air panas. Anak-anak sudah mempersiapkan baju renang di dalam tas mereka.


Nakula, Sadewa, Ken dan Bagas berenang dikolam yang lumayan dalam, sedangkan Felisha memilih menemani Luna dikolam anak bersama Abi yang tampak anteng diatas bouncer nya.


Setelah berenang bersama ketiga ABG kini Bagas bergantian menemani Luna yang sedang berenang dikolam anak.


Bagas tampak serius mengajari Luna berenang. Sesekali Bagas menatap kearah Felisha sambil melemparkan senyumnya.


Melihat Bagas tersenyum kearahnya membuat Felisha ingin segera berlari dan melemparkan diri kedalam pelukannya. Namun Felisha sadar dari lamunannya ketika tangan mungil Abimanyu menarik-narik bajunya.


"Abi mau ikut renang juga sama Daddy ya " Felisha mengajak ngobrol Abimanyu yang ikut menonton Daddy dan kakaknya berenang.


Tangan dan kaki Abimanyu bergerak lincah diatas bouncer nya ketika melihat Bagas dan Luna melambaikan tangan kearahnya.


Setelah puas berenang anak-anak naik dan menikmati coklat panas yang sengaja Felisha pesan. Sedangkan untuk Bagas Felisha memesan secangkir kopi.


"Lain kali kamu juga harus ikut berenang Sayang " ujar Bagas sambil memeluk bahu Felisha.


"Iya..kalau sekarang aku kan pegang Abi " jawab Felisha.


"Mas ingin lihat kamu renang paket bikini " bisik Bagas.


"Waktu liburan kemarin aku sama Luna, Ajeng dan Kinanti renang pake bikini loh " ujar Felisha


"Iya..tapi Mas kan dikurung sama Bunda dikamar " jawab Bagas.


"Lagian tumben Mas pengen lihat aku pake bikini..biasanya tidak boleh "


"Boleh..tapi renangnya cuma kita berdua saja " jawab Bagas.


"Bulan depan kita liburan lagi ke Bali..nanti kita renang berdua ya " ajak Bagas.


"Beneran ya bulan depan ke Bali lagi " ujar Felisha


"Iya Sayang..Mas janji " jawab Bagas.


Sejak acara liburan keluarga ke Bali kemarin, Bagas mempunyai keinginan yang sampai saat ini belum terwujud..yaitu ingin berenang hanya berdua dengan Felisha..dengan begitu Bagas harus mengungsikan dulu anak-anaknya agar keinginannya bisa terwujud.

__ADS_1


__ADS_2