
Tepat satu Minggu usia baby Kenan dan baby Keana di rumah Kenzo diadakan acara syukuran dan aqiqah.
Hari itu Kenzo memotong tiga ekor kambing untuk aqiqah kedua buah hatinya.
Seluruh keluarga berkumpul berbaur dengan para tamu yang ikut menghadiri acara pengajian.
Meski baru berusia satu minggu, namun pipi kedua bayi mungil itu sudah terlihat semakin berisi membuat semua orang tampak gemas melihatnya.
Pada saat acara pengajian baby Kenan dan baby Keana tampak anteng dalam gendongan Kenzo dan Bagas ditambah suara lantunan doa membuat keduanya langsung tertidur pulas tidak lama kemudian.
Setelah acara pengajian selesai kedua baby sitter membawa sepasang bayi kembar itu ke kamar bayi untuk ditidurkan.
Kenzo yang tampak kelelahan terkapar diatas ranjang dengan masih menggunakan Koko putihnya.
"Aku lihat kakak hari ini ganteng banget pake Koko putih " puji Aluna sambil ikut berbaring disamping Kenzo.
"Masa kamu baru nyadar kalau suami kamu ini ganteng ?" tanya Kenzo sambil memiringkan tubuhnya menghadap kearah Aluna.
"Ya tau dari dulu lah..makanya aku mau jadi istri kakak " jawab Luna sambil mengelus dagu Kenzo yang halus karena baru habis cukuran.
"Jangan mancing-mancing Sayang.. suami kamu ini sedang puasa " ucap Kenzo lirih.
"Oh iya lupa " Luna menarik tangannya dari dagu Kenzo dan hendak bangun.
"Tapi kalau cuma cium dan pegang sepertinya boleh ya Sayang " Kenzo menangkap pinggang Luna agar tidak bangun.
"Sepertinya boleh " jawab Luna sambil membuka sedikit bibirnya ketika bibir Kenzo mendekat dan melahap bibirnya dengan rakus.Mereka pun berciuman sambil berpelukan diatas ranjang.
"Astaga Ken..istri kamu itu baru seminggu melahirkan masa sudah mau digarap " suara melengking Mamih membuat Luna dan Kenzo buru-buru saling melepaskan diri.
"Tidak Mih..cuma cium saja " jawab Kenzo. Namun Mamih nya tidak percaya jika mereka mengaku hanya berciuman saja karena melihat Aluna buru-buru mengancingkan baju bagian atasnya.
"Awas saja berani nyolong jatah cucu Mamih " Mamih mengacungkan jari telunjuknya kearah Kenzo sambil keluar dari kamar.
"Mamih lupa..ada pak ustad mau pamit " Mamih Kenzo kembali melongokan kepalanya di pintu kamar Kenzo.
"Iya Mih " Kenzo merapikan bajunya yang sedikit kusut dengan dibantu oleh Luna.
Setelah rapi Kenzo dan Luna pun keluar untuk menemui pak ustad yang hendak pamit pulang setelah cukup lama mengobrol dengan Papih dan Bagas.
__ADS_1
Setelah acara syukuran dan aqiqah selesai dua hari kemudian Papih dan Mamih kembali ke Jepang.
Sebelum pulang Papih dan Mamih menitipkan anak menantu dan kedua cucu mereka kepada Bagas dan Felisha.
Setiap pagi setelah Bagas dan Kenzo pergi Felisha langsung datang ke rumah Kenzo dengan membawa Alysha untuk menemani Luna dan si kembar.
Alysha yang sedang memperhatikan Aluna yang sedang menyusui baby Kenan dan Keana langsung berlari kearah pintu ketika Kenzo muncul disana.
"Kakak..dedek mimik " Alysha yang sudah berada dalam gendongan Kenzo menunjuk kepada Luna yang sedang menyusui si kembar.
"Iya dedek Kenan sama dedek Keana sedang mimik " Kenzo mendekatkan wajahnya untuk mencium kedua buah hatinya.
"Dedek Alysha sama Mommy dulu , kakak Ken nya lelah baru pulang " Felisha mengambil Alysha dari gendongan Kenzo.
Tidak lama kemudian Felisha dan Alysha pun pulang ketika terdengar suara klakson mobil Bagas memasuki halaman rumah.
"Apakah mereka rewel ?" tanya Kenzo sambil mengambil Keana yang lebih dulu selesai menyusu.
"Tidak..mereka anteng..cuma si ganteng ini nih yang mimiknya suka dimainin " Luna menyentuh hidung Kenan dengan jari telunjuknya.
"Maklum laki-laki Sayang " Kenzo tertawa sambil ikut menyentuh hidung Kenan.
Seiring usia si kembar yang menginjak satu bulan, Luna sudah mulai terbiasa mengurus bayi. Bahkan sesekali Luna juga ikut memandikan kedua buah hatinya.
Setiap weekend sudah menjadi hal yang wajib bagi Bagas dan Kenzo untuk menjemur si kembar setiap pagi dengan ditemani Alysha yang juga ikut berjemur sambil menyedot susu botolnya.
Kebahagiaan keluarga besar Bagas semakin lengkap jika Nakula dan Sadewa datang dengan membawa Arka dan Satria yang sudah mulai besar.
Tidak jarang Arka dan Satria menangis berebut ingin di gendong oleh Bagas.
Beruntung Alysha tidak pernah marah jika Daddy nya sibuk menggendong Arka dan Satria ataupun Kenan dan Keana karena ia akan bebas berada dalam gendongan Nakula, Sadewa ataupun Kenzo dan Abimanyu.
*
Malam ini Aluna memasukan beberapa baju Kenzo kedalam koper, besok Kenzo harus terbang ke Surabaya untuk urusan pekerjaan. Ini adalah untuk yang pertama kalinya Kenzo pergi jauh semenjak Luna melahirkan.
"Kamu dan anak-anak tidak apa-apa kan kakak tinggal ?" tanya Kenzo sambil menatap Luna yang sedang sibuk paking.
"Tidak apa-apa, kan ada baby sitter yang bantu urus si kembar. Selain itu Mommy juga pasti bolak-balik terus kesini nemenin aku " jawab Luna.
__ADS_1
"Kakak pasti akan rindu kamu dan anak-anak " Kenzo seperti yang enggan untuk pergi.
"Aku juga " jawab Luna sambil mendekat kearah Kenzo kemudian dengan seenaknya duduk diatas pangkuan Kenzo.
"Awas disana jangan macam-macam " ancam Luna.
"Tidak akan..kakak tuh sudah tidak bisa berpaling dari kamu dan anak-anak " jawab Kenzo.
"Kakak disana berapa hari ?" tanya Luna sambil melingkarkan tangannya dileher Kenzo.
'Mungkin satu Minggu, tapi kalau lancar kakak akan cepat pulang " jawab Kenzo.
"Moga-moga kerjaan suamiku yang ganteng ini lancar biar bisa cepat pulang " ujar Luna manja.
"Sayang kamu turun dong dari pangkuan kakak " Kenzo berusaha menurunkan Luna dari pangkuannya.
"Kenapa..kakak tidak senang aku lendotin ?" Luna langsung cemberut.
"Bukan begitu Sayang..kamu tidak kasian melihat suami kamu tersiksa begini..kakak kan masih puasa " jawab Kenzo lesu.
"Ups..maaf..aku lupa kalau kakak kan sedang puasa 80 hari " ujar Luna sambil buru-buru turun dari pangkuan Kenzo.
"Enak saja 80 hari. Cindy dan Sadewa ngarang tuh..orang kata pak ustad juga puasa nya 40 hari walaupun bayinya kembar " jawab Kenzo.
Aluna tertawa rupanya Kenzo tidak bisa dibodohi karena ia sudah bertanya pada orang yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Kamu juga mau ngerjain kakak ya ?" Kenzo menyentil kening Luna.
"Ehehe..maaf Sayang " jawab Luna.
Keesokannya sebelum berangkat ke bandara Kenzo menciumi pipi Kenan dan Keana bergantian.
kedua bayi mungil itu menggerakkan tangannya kearah wajah Kenzo seolah ingin menyentuh wajah tampan Daddy nya yang sebentar lagi akan pergi ke luar kota.
"Kenan..Keana..selama Daddy pergi jangan rewel ya, jangan menyusahkan Mommy..doakan biar kerjaan Daddy lancar..biar Daddy cepat pulang dan kita bisa berkumpul lagi " Kenzo mengajak bicara kedua buah hatinya dengan suara lirih.
Setelah puas berbicara dengan kedua buah hatinya kini Kenzo beralih pada Luna yang duduk di sisi ranjang.
"Jaga anak-anak ya, doakan biar kakak selamat sampai tujuan dan kerjaan kakak lancar " ucap Kenzo.
__ADS_1
"Iya " jawab Luna sambil memeluk perut Kenzo.
Setelah berpamitan kepada anak dan istrinya Kenzo pun berangkat ke bandara dengan diantar oleh sopirnya.