
Urusan pekerjaan Kenzo di Bali selesai dalam dua hari dan Kenzo akhirnya bisa pulang satu hari lebih cepat.
Kenzo sengaja tidak mengatakan jika ia akan pulang cepat. Bahkan setelah sampai Jakarta pun Kenzo meminta sopirnya yang menjemputnya di bandara. Karena merasa sangat lelah akhirnya Kenzo pun tertidur lelap dirumahnya.
Sore hari dari kampus Luna langsung pulang ke rumah Bagas, ia tidak mengetahui jika Kenzo sudah pulang dan sedang tidur di rumah nya.
Luna baru mengetahui jika Kenzo sudah pulang pada saat ia pergi ke rumah Kenzo untuk mengambil charger laptopnya.
Melihat suaminya sudah pulang dan sedang tertidur dengan nyenyak diatas ranjangnya Luna langsung meloncat keatas tubuh Kenzo.
Kenzo yang sedang tertidur pulas pun langsung gelagapan ketika tiba-tiba ada yang meloncat keatas tubuhnya. Namun seketika senyum manis pun langsung terbit ketika menyadari jika itu adalah ulah istri kecilnya.
"Kakak pulang kenapa tidak bilang-bilang ?" tanya Luna.
"Kalau aku tidak akan ambil charger laptop aku tidak tau kalau kakak sudah pulang " Luna cemberut.
"Kakak sengaja biar surprise, niatnya mau kasih tau setelah sampai rumah tapi malah ketiduran " jawab Kenzo sambil terkekeh.
Luna yang masih berada diatas tubuh Kenzo tiba-tiba mengendus-endus baju Kenzo.
"Kamu kenapa ? apakah kakak bau ?" tanya Kenzo.
"Tidak.. aku btakut ada wangi parfum wanita lain di baju kakak " jawab Luna sambil terus mengendus baju Kenzo.
"Jangan suka ngaco deh " Kenzo menyentil kening Luna.
"Tidak ada wangi yang aneh-aneh, ini benar-benar wangi suami aku " Luna tersenyum lega.
Luna yang berada diatas perut Kenzo menyisir rambut Kenzo dengan jarinya.
"Kakak sudah makan belum ?" tanya Luna.
"Belum dari tadi siang kakak ngantuk banget jadi tidak sempat makan " jawab Kenzo.
"Kakak gimana sih..kalau sampai kakak sakit nanti Mamih dan Papih marah..pikirnya aku tidak becus mengurus suami " omel Aluna.
"Papih dan Mamih tidak mungkin bisa marah sama kamu " jawab Kenzo sambil tersenyum.
"Ya sudah kakak makan dulu.. mau disini atau di rumah aku ?" tanya Luna sambil turun dari atas perut Kenzo.
"Disini saja..tapi kakak mau makan masakan kamu " jawab Kenzo.
"Haah ??..kakak yakin mau makan masakan aku ?..kalau tidak enak bagaimana ?" Luna tampak tidak percaya diri.
"Tidak apa-apa..pasti kakak makan " jawab Kenzo yakin.
"Baiklah "
Luna beranjak menuju ke dapur diikuti oleh Kenzo dibelakangnya. Setelah membuka stok makanan di dalam lemari pendingin akhirnya Luna memutuskan untuk membuat sup ayam karena menurutnya itu yang paling mudah. Luna tinggal merebus ayam dan sayuran terus tinggal diberi bumbu dan bawang goreng.
Selagi Luna memasak tiba-tiba Kenzo menghampiri dan memeluknya dari belakang. Bibir Kenzo menciumi ceruk leher Luna dengan tangan menangkup dada Luna dan meremasnya lembut.
"Mmhmm.. kaaak..aku sedang masak jangan ganggu " keluh Luna.
"Kamu seksi banget kalau sedang memasak " bisik Kenzo sambil terus menciumi leher Luna.
"Malu kak nanti dilihat pelayan " Luna menggelinjang ketika jari tangan Kenzo menyusup dibalik kaos Luna dan memilin puncak dadanya.
"Biar saja " jawab Kenzo sambil membalikan tubuh Luna dan langsung melahap bibir istrinya itu dengan rakus.
Sambil menunggu sup matang mereka saling berpelukan dengan bibir saling ******* dan mengecap.
Mereka baru saling melepaskan diri setelah wangi sup menguar di Indra penciuman mereka.
__ADS_1
"Sudah matang kak " ujar Luna sambil mematikan kompor.
Luna memasukan sup buatannya kedalam mangkuk dan menyiapkan piring makan untuk Kenzo.
Kenzo duduk di meja makan dan mulai menikmati sup buatan istrinya itu dengan lahap. Bahkan Kenzo tidak menyisakan sedikit pun untuk Luna karena memang Luna sudah makan di rumah Felisha.
"Sayang..selama di Bali tidak makan ?" Luna mengusap keringat di kening Kenzo dengan tisu.
Luna merasa aneh melihat Kenzo makan seperti yang kelaparan.
"Ya makan lah Sayang..tapi sup buatan kamu ini sangat enak " puji Kenzo.
"Masa sih.. perasaan biasa saja " gumam Luna tidak percaya diri.
"Beneran enak Sayang.. sering-sering ya masak ini " pinta Kenzo.
"Baiklah " jawab Luna.
Setelah selesai makan, pelayan membereskan semua bekas makan mereka sementara Luna dan Kenzo kembali ke kamar.
Ketika mereka sedang berada di kamar, Abimanyu datang untuk mencari Luna.
Abimanyu disuruh Felisha menyusul Luna agar tidur dirumahnya karena mereka tidak mengetahui jika Kenzo sudah pulang.
"Bilang sama Mommy kakak tidur disini karena kakak Ken sudah pulang " ucap Luna kepada Abimanyu.
"Baik kak " jawab Abimanyu sebelum kembali ke rumahnya.
Setelah Abimanyu pulang Kenzo menarik tangan Luna dan membawanya ke kamar.
Tanpa berkata-kata Kenzo langsung menggiring Luna ke ranjang dan menjatuhkannya disana.
"Kakak kangen banget sama kamu " Kenzo mengurung Luna dibawah tubuhnya dan melahap bibirnya dengan rakus. Luna pun membalasnya.
Keesokannya pada saat sarapan pagi kembali Kenzo meminta Luna memasak untuknya. Kali ini Kenzo ingin sarapan nasi goreng buatan Luna.
Meskipun jarang masuk ke dapur namun Luna terlihat berusaha keras untuk memenuhi permintaan suaminya.
Luna sampai menelpon Felisha pagi-pagi sekali untuk menanyakan resep nasi goreng yang enak.
Bagas dan Felisha sampai terheran-heran mendengar Luna menanyakan resep nasi goreng sepagi itu.
"Sepertinya kakak sedang belajar masak Mas " ujar Felisha sambil tersenyum.
"Ya..kakak sedang berusaha menjadi istri yang baik " Bagas terlihat bangga pada putri kesayangannya.
Di dapurnya Luna menyiapkan semua bahan dan bumbu yang Felisha ajarkan dan mengikuti semua arahan dari mommy ya dengan baik dan benar.
Setelah berusaha dengan sebaik-baiknya akhirnya dua piring nasi goreng yang terlihat sangat menggugah selera pun terhidang di meja makan.
Kenzo yang baru selesai berpakaian pun terlihat senang mendapati nasi goreng pesanan nya sudah tersaji di meja makan.
"Sepertinya ini enak Sayang " Kenzo langsung duduk kemudian mengambil sendok dan mulai menikmati nasi gorengnya.
Luna menopang dagunya menunggu reaksi suaminya setelah memakan nasi goreng buatannya.
"Bagaimana..enak tidak ?" tanya Luna.
"Mmmm..ini enak banget sayang " jawab Kenzo sambil terus makan.
Luna tersenyum menatap Kenzo yang sedang makan nasi goreng buatannya dengan sangat lahap.Ada rasa bangga karena sudah bisa menyenangkan suaminya meski hanya lewat masakan buatan nya.
Setelah selesai sarapan Kenzo pun pergi ke kantor. Luna pergi lebih siang dengan membawa mobil sendiri.
__ADS_1
Hari-hari berikutnya Kenzo semakin sering meminta Luna memasak untuknya.
Sebagai istri Luna menganggap jika itu adalah kode jika Kenzo menginginkan Luna supaya bisa masak dan Luna selalu berusaha memenuhi semua permintaan Kenzo.
Luna terlihat bingung ketika suatu hari Kenzo menginginkan nasi Kare buatan Luna.
Luna tau jika nasi kare yang Kenzo inginkan adalah bukan nasi Kari yang biasa pelayan masak, namun yang suaminya inginkan adalah nasi kare khas Jepang.
Luna yang kebingungan akhirnya menghubungi mertuanya untuk menanyakan resep nasi kare khas negara matahari terbit itu.
Mamih Kenzo pun memberikan resepnya kepada Luna. Kebetulan di rumah Kenzo Mamihnya menyimpan stok rempah khas Jepang yang ia bawa langsung dari Jepang.
Berjam-jam Luna berada di dapur untuk membuat nasi kare khas Jepang pesanan suaminya dengan mengikuti semua petunjuk dari mertuanya.
Meskipun namanya sama dengan masakan kari dari Indonesia namun ternyata ada perbedaan dari bahan dan bumbu yang dipakai.
Tanpa sepengetahuan Luna ternyata Mamih Kenzo menelpon Kenzo dan menasehati putranya agar jangan menyusahkan Luna dengan menyuruh menantu kesayangan nya itu memasak masakan yang tidak Luna pahami.
Mendapat Omelan dari Mamihnya Kenzo pun tidak ingin berdebat dan memilih mengiyakan saja.
Ketika Kenzo pulang dari kantor Luna pun dengan bangganya menyajikan nasi kare hasil perjuangannya berjam-jam di dapur.
Namun Luna terlihat kecewa karena Kenzo tidak mau menyentuhnya sama sekali dan mengatakan jika dirinya sudah kenyang karena habis makan dengan klien.
Karena kesal hasil kerja kerasnya tidak dihargai oleh Kenzo, Luna pun membuang hasil masakannya ke tempat sampah.
"Kenapa dibuang ?" Kenzo melongo melihat apa yang Luna lakukan.
Luna tidak menjawab ia memilih pergi ke kamar dan mengabaikan Kenzo yang mengejarnya.
"Kalau tau tidak dimakan aku tidak akan mau capek-capek bikin makanan itu..buang-buang waktu dan tenaga saja " oceh Luna.
"Mulai sekarang aku tidak akan mau kalau kakak suruh masak lagi " Luna terus mengoceh.
"Jadi selama ini kamu merasa terpaksa ya masak buat suami ? pantas saja Mamih memarahi kakak, rupanya kamu ngadu ya sama Mamih " tuduh Kenzo.
"Ngadu apa ?" tanya Luna
"Ngadu kalau kakak sering menyuruh kamu masak..kalau kamu keberatan kenapa tidak bilang saja sama kakak bukan malah ngadu ke Mamih " jawab Kenzo.
"Aku tidak ngadu ke Mamih kak..aku hanya menanyakan cara membuat nasi kare..karena aku memang tidak paham " jawab Luna.
"Iya..karena itu Mamih jadi memarahi kakak karena beranggapan kalau kakak itu menyusahkan kamu " ujar Kenzo.
"Itu kan menurut pandangan Mamih saja..kenapa kakak jadi marah ke aku sampai-sampai tidak mau makan masakan aku padahal kakak yang minta..kakak itu tidak menghargai usaha aku untuk menyenangkan suami "
"Aku itu berjam-jam berada di dapur untuk membuatnya tapi setelah selesai dimakan pun tidak " oceh Luna.
"Mau dimakan bagaimana kan kamu buang semua " jawab Kenzo lirih.
"Iya aku buang karena kakak tidak mau makan " ujar Aluna.
Mendengar ocehan Luna yang berapi-api, Kenzo pun terdiam. Kenzo akui ia kesal karena mendapat Omelan dari Mamihnya dan tidak seharusnya ia melampiaskan kekesalannya kepada Luna.
Untuk sejenak Kenzo termenung. Ia tidak mengerti kenapa ia sangat kesal ketika Mamihnya memarahinya, padahal itu adalah refleksi rasa sayang Mamihnya kepada Luna.
Kenzo yang merasa bersalah karena telah menumpahkan kekesalannya kepada Luna berniat untuk meminta maaf, namun Luna sudah tidak ada di kamar.. sepertinya Aluna langsung pergi ke rumah orangtuanya.
Kenzo buru-buru menyusul Luna ke rumah orangtuanya khawatir istrinya itu akan mengadu. Kenzo sangat takut sampai Daddy nya Luna tau mengenai apa yang terjadi.
Sesampainya di rumah mertuanya Kenzo terlihat lega karena Bagas dan Felisha bersikap biasa kepadanya. Rupanya Luna tidak mengadu kepada Mommy dan Daddy nya.
Mana dong dukungannya..biar Author tambah semangat nulisnya
__ADS_1
Happy reading 😘😘😘 9