Om Buah Hatiku

Om Buah Hatiku
Cemburu Buta


__ADS_3

Hari ini Kenzo berangkat ke Bali karena ada urusan pekerjaan. Pagi itu sopir mengantarkan pria tampan bermata sipit itu ke bandara.


Rencananya Luna akan ikut mengantarkan ke bandara namun Kenzo melarang karena Kenan dan Keana sedang demam setelah imunisasi.


Kepergian Kenzo kali ini terasa berbeda dari biasanya. Kenzo merasa tidak tenang pergi ke luar kota disaat si kembar sedang demam.


Namun Felisha dan Luna meyakinkan jika demam setelah imunisasi adalah hal yang biasa pada anak-anak dan tidak perlu dikhawatirkan.


Begitu sampai di Bali Kenzo langsung menghubungi Luna untuk menanyakan kabar anak-anak.


Kenzo baru terlihat lega ketika Luna mengabari jika anak-anak ada dalam keadaan baik karena demamnya sudah mulai reda.


Selama Kenzo di Bali ia akan menginap di rumahnya sambil mengunjungi galeri miliknya.


Sudah cukup lama Kenzo tidak pernah mengunjungi galeri lukisan nya karena sibuk mengurus perusahaan yang mulai berkembang.


Setelah seharian mengurus pekerjaan nya begitu sampai kamarnya Kenzo langsung menghubungi Luna.


"Sayang apakah anak-anak masih demam ?" tanya Kenzo ketika wajah lelah Luna muncul di layar ponselnya.


"Sudah tidak terlalu..sekarang Kenan sudah tidur tinggal Ana yang belum " Luna mengusap-usap punggung Ana yang berada dalam dekapannya sayup-sayup terdengar suara rengekan Ana membuat hati Kenzo semakin mencelos ingin segera pulang.


"Paling lusa kakak pulang , kamu dan anak-anak baik-baik di rumah ya Sayang " pesan Kenzo.


"Iya Kak " jawab Luna.


"Kalau anak-anak tidur kamu juga istirahat..jangan sampai ikutan sakit " pesan Kenzo lagi.


"Iya " jawab Luna semakin lirih.


Jika anak-anak sedang sakit mereka memang menjadi lebih manja dan selalu tidak mau lepas dari Mommy dan Daddy nya.


Kenzo baru menutup sambungan video ketika Luna dan anak-anak sudah tertidur dikamarnya.


Keesokannya Kenzo semakin semangat untuk segera menyelesaikan pekerjaannya.


Jika hari ini semua pekerjaannya selesai rencananya besok pagi ia akan segera pulang ke Jakarta.


Namun karena ada sedikit masalah Kenzo terpaksa menunda sehari kepulangannya ke Jakarta. Untungnya Luna pun mengerti dan sama sekali tidak marah.


Namun tidak lama kemudian Luna menjadi sangat marah ketika tidak sengaja melihat postingan Hana di akun pribadinya.


Di akun pribadinya Hana memposting beberapa photo yang memperlihatkan jika ia sedang berada di sebuah galeri lukisan di Bali.


Dalam sekali lihat saja Luna sudah tau jika itu adalah galeri lukisan milik keluarga Kenzo.


Hati Luna terlihat gusar mengingat Kenzo juga sedang berada disana. Apalagi melihat postingan Hana yang memperlihatkan suasana di sore hari.


Hana dan Kenzo pasti sempat bertemu karena jam segitu Kenzo sudah pulang.


Dan yang membuat Luna semakin gusar adalah ada satu postingan Hana bersama seorang pria, namun Hana menyamarkan sekujur tubuh pria itu, meskipun disamarkan namun terlihat jika mereka berphoto dalam jarak yang sangat dekat di dalam galeri milik keluarga Kenzo.


Ketika Malamnya Kenzo kembali menghubungi Luna dan menanyakan kabar anak-anak sebenarnya Luna ingin sekali bertanya tentang Hana, namun Luna mengurungkan niatnya. Luna menunggu Kenzo yang bercerita lebih dulu padanya, namun malam itu Kenzo tidak bercerita apa-apa tentang Hana.


Selain menanyakan kabar Luna dan anak-anak, Kenzo malah memperlihatkan kesibukannya yang sedang paking karena besok akan pulang ke Jakarta.


Keesokannya Kenzo pulang ke Jakarta dengan penerbangan pertama. Begitu sampai ke rumah pria tampan itu langsung mencari istri dan anak-anaknya.


"Sayang..Daddy pulang " sapa Kenzo ketika mendapati Luna sedang menemani Kenan dan Keana bermain di kasur lantai.


"Mereka sudah sembuh ?" tanya Kenzo sambil mencium bibir Luna lembut.


"Iya " jawab Luna.


Kenzo melepaskan Luna, kini ia beralih memeluk kedua buah hatinya dan menciumi mereka bergantian. Kedua tangan bocah itu memeluk leher Kenzo erat. Sepertinya mereka pun sangat merindukan Daddy mereka.


Meskipun baru datang namun Kenzo sama sekali tidak mengeluh lelah. Ia menemani Kenan dan Keana bermain di kamar.


Bahkan Kenzo juga membantu Luna menyuapi kedua buah hatinya makan karena mereka sedang dalam mode manja kepada Mommy dan Daddy nya dan tidak mau digendong pengasuh mereka.


Malamnya Kenan dan Keana tidur di kamar Mommy dan Daddynya. Setelah lelah bermain dan makan yang mulai bagus setelah pulih dari demamnya si kembar pun tertidur diatas kasur bersama Mommy dan Daddynya.Luna dan Kenzo tidur di sisi kiri dan kanan si kembar agar tidak terjatuh.


"Kamu lelah Sayang ?" tanya Kenzo sambil mengusap puncak kepala Luna dengan tangan kanannya.

__ADS_1


"Lumayan " jawab Luna singkat sambil memejamkan matanya.


Kenzo terus mengelus puncak kepala Luna sampai wanita cantik itu benar-benar terlelap.


Sebetulnya ia sangat merindukan istrinya setelah 4 hari tidak bertemu. Namun melihat Luna yang langsung tertidur pulas rasanya Kenzo tidak tega untuk membangunkan istrinya itu ditambah ada si kembar tidur bersama mereka.


Keesokannya jika setiap pulang dari luar kota Kenzo selalu meluangkan satu hari untuk istirahat di rumah, hari ini Kenzo terpaksa harus pergi ke kantor karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditunda.


Kenzo menatap dengan heran ketika istrinya itu sama sekali tidak protes meskipun ia malakukan sesuatu diluar kebiasaannya.


"Kalau pekerjaan sudah selesai kakak akan pulang cepat " ucap Kenzo sebelum masuk kedalam mobil. Luna hanya mengangguk.


Menjelang jam makan siang Kenzo yang sudah menyelesaikan pekerjaan nya bergegas pulang ke rumah.


Hari ini Kenzo memutuskan untuk makan siang di rumah bersama istri tercintanya.


Begitu sampai di rumah Kenzo dibuat kecewa karena Luna dan si kembar tidak ada di rumah, termasuk kedua pengasuh mereka. Menurut pelayan di rumah Luna pergi untuk belanja satu jam yang lalu.


Dengan sedikit kecewa akhirnya Kenzo makan siang di rumah sendirian.


Beberapa jam kemudian Luna dan si kembar juga kedua pengasuh mereka pulang dengan mobil penuh oleh barang belanjaan.


"Bapak kapan pulang ?" tanya Luna kepada pelayan yang membantu menurunkan belanjaan dari mobil.


Luna tau jika Kenzo sudah pulang karena mobilnya ada di garasi.


"Bapak pulang satu jam setelah ibu pergi " jawab pelayan.


"Bapak sudah makan siang ?" tanya Luna.


"Sudah Bu " jawab pelayan.


Pengasuh membawa Kenan dan Keana yang tertidur ke kamar mereka. Sedangkan Luna langsung mencari Kenzo di kamarnya namun tidak ditemukan. Akhirnya Luna menemukan Kenzo sedang berada di ruang kerjanya.


Karena melihat Kenzo yang sedang sibuk Luna pun memilih untuk tidak mengganggu Kenzo.


Pada saat makan malam barulah Luna dan Kenzo bertemu di meja makan.


"Kenapa mau pergi belanja tidak bilang dulu sama kakak.. sebelumnya kan kakak bilang akan pulang cepat " ujar Kenzo dengan wajah sedikit masam.


"Kakak pikir kamu mengerti " gumam Kenzo.


"Memangnya aku bisa membaca pikiran kakak " ucap Luna pedas.


Kenzo menghentikan makannya kemudian menatap kearah Luna. Sejak kepulangannya dari Bali Kenzo merasa ada yang berbeda dari sikap istrinya itu.


Walaupun lelah mengurus kedua buah hati mereka, setiap pulang dari Luar kota Luna selalu mengerti apa yang Kenzo inginkan sebelum tidur, namun malam kemarin Luna malah tidur lebih dulu.


Kenzo berusaha mengerti dengan berusaha berpikiran positif. Mungkin saja Luna memang sedang benar-benar lelah karena sikembar yang baru sembuh dari demam.


"Sejak kakak pulang dari Bali kakak merasa kamu sedikit berbeda Sayang " Kenzo menatap tajam kearah Luna.


"Itu cuma perasaan kakak saja " jawab Luna sambil melengos.


"Kakak itu mengenal kamu dari sejak kamu kecil..kamu itu pintar tapi tidak pandai berbohong " Kenzo tidak mengalihkan sedikitpun tatapan matanya yang tajam dari wajah Luna.


Sampai selesai makan malam Kenzo tidak berhasil membuat Luna mengaku jika ada yang sedang disembunyikan oleh wanita cantik itu.


Sebetulnya Kenzo sudah hapal karakter Luna yang tidak mudah mengatakan jika ada sesuatu yang mengganjal di hatinya.


Kenzo berusaha mengingat kembali apakah ada perilaku dirinya yang selama ini mengecewakan Luna, namun Kenzo tidak merasa sudah melakukan kesalahan apapun kepada Luna.


Kenzo yang sangat penasaran ingin tau apa yang sedang mengganjal di hati istrinya akhirnya nekad melakukan sesuatu hal yang sedikit keras kepada Luna.


Disaat Luna sedang mencuci mukanya di kamar mandi sebelum melakukan perawatan wajahnya Kenzo mengunci Luna di kamar mandi dan mematikan lampunya.


"Kakaaak..buka pintunya..nyalain lampunya aku takuut " Luna berteriak- teriak sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi.


"Tidak akan kakak buka biar saja kamu semalaman disana " jawab Kenzo dari balik pintu.


"Kakak bukaaa..aku takut " Luna terus berteriak-teriak.


"Siapa suruh terus cemberut sama suami " jawab Kenzo.

__ADS_1


"Iya aku tidak akan cemberut lagi " ucap Luna dari dalam kamar mandi.


"Kamu juga harus bilang alasan kamu kenapa marah sama kakak " Kenzo memberi syarat.


"Iya..tapi buka dulu pintu kamar mandinya aku takut " jawab Luna.


"Baiklah "


Akhirnya Kenzo pun menyalakan lampu kamar mandi dan membuka pintunya.


Begitu keluar Luna langsung mendorong Kenzo dan marah-marah.


Kenzo hanya melongo tidak menyangka jika Luna malah semakin marah padanya.


"Katanya tidak akan cemberut lagi, kenapa malah tambah marah ?" tanya Kenzo.


"Kakak pikir aku tidak takut gitu dikurung di kamar mandi..mana gelap lagi " omel Luna.


"Kakak terpaksa..biar kamu bicara apa yang bikin kamu selalu cemberut sejak kakak pulang dari Bali " jawab Kenzo.


"Pikir saja sendiri " ucap Luna judes sambil naik keatas ranjang dan menutup sekujur tubuhnya dengan selimut.


" Kalau kakak tau apa kesalahan kakak pasti kakak langsung minta maaf dan tidak akan mengurung kamu dikamar mandi " jawab Kenzo lirih.


"Sayaang..kakak tidak mau kamu seperti ini " Kenzo berusaha menarik selimut yang menutupi sekujur tubuh Luna.


"Tadi waktu dikamar mandi katanya mau bilang..kakak tidak suka kamu belajar ingkar janji " ucap Kenzo.


"SAYANG " Kenzo sedikit meninggikan suaranya. Luna diam tidak bergeming.


"ALUNA BAGAS HADIPRANOTO " Kenzo memanggil nama lengkap Luna masih dengan nada sedikit tinggi.


"Iya aku akan bilang " jawab Luna dari dalam selimut.


Kenzo menunggu dengan sabar istrinya itu kembali melanjutkan ucapannya.


"Aku itu kesel sama kamu karena diam-diam kamu janjian sama Hana di Bali..iya kan ?! " ucap Luna menuduh masih dari dalam selimut.


"Diam-diam janjian sama Hana di Bali ?" dahi Kenzo mengernyit.


"Kamu pasti kaget kan aku bisa tau darimana ?" sindir Luna.


"Kakak kaget darimana sampai kamu punya pikiran kalau kakak janjian sama Hana " jawab Kenzo.


"Aku lihat postingan Hana..waktu kakak di Bali dia juga ada di Bali " ucap Luna.


"Hana mau kemana pun itu hak dia, Lalu apa hubungannya dengan kakak ?" tanya Kenzo.


"Kalian pasti ketemuan kan di galeri, soalnya dia posting photo di galeri sama cowok tapi cowoknya disamarkan. Itu pasti kamu kan biar tidak ketauan " tuduh Luna.


"Ooh..jadi kamu marah sama kakak karena lihat postingan Hana ?" tanya Kenzo.


"Ya pasti lah..istri mana yang tidak kesal melihat suaminya dengan wanita lain " jawab Luna.


"Sayang..kamu salah paham. Selama di Bali kakak tidak pernah bertemu dengan Hana..kalau tidak percaya kamu tanya saja sama karyawan kita di galeri " jawab Kenzo.


Mendengar jawaban dari Kenzo Luna pun terdiam.


"Karyawan memang sempat bilang jika ada wanita asal Jakarta dengan pacarnya beli lukisan di galeri kita..mana kakak tau jika dia itu Hana dan pacarnya " ucap Kenzo.


"Lalu kenapa photonya disamarkan " tanya Luna.


"Mungkin Hana tidak mau orang tau siapa pacarnya " jawab Kenzo. Lagi-lagi Luna terdiam.


"Sudahlah..buang semua pikiran jelek dari kepala kamu " ujar Kenzo kemudian merebahkan tubuhnya disamping Luna dengan posisi membelakangi Luna.


" Suami pulang dari luar kota bukannya di servis malah disuguhi wajah cemberut " Kenzo menggerutu.


Kenzo tidak lagi berusaha mengeluarkan Luna dari balik selimut.


Merasa diabaikan beberapa menit kemudian Luna pun keluar dari balik selimut.


Luna sedikit kecewa ketika melihat Kenzo tidur membelakanginya. Sepertinya Kenzo marah karena Luna sudah mencurigainya.

__ADS_1


Kenzo yang nyaris terlelap tiba-tiba membuka matanya kembali ketika merasakan ada tangan halus yang memeluk perutnya dari belakang.


Kenzo diam dan memilih pura-pura tidur padahal dalam hati ia ingin tertawa melihat kelakuan Luna yang sudah cemburu buta kepada Hana.


__ADS_2