
Kenzo yang nyaris terlelap tiba-tiba membuka matanya kembali ketika merasakan ada tangan halus yang memeluk perutnya dari belakang.
Kenzo diam dan memilih pura-pura tidur padahal dalam hati ia ingin tertawa melihat kelakuan Luna yang sudah cemburu buta kepada Hana.
Meskipun Kenzo tidak merespon pelukannya namun Luna tidak melepaskan nya sampai akhirnya wanita cantik itu tertidur dibalik punggung Kenzo.
Untuk menebus kesalahannya karena sudah mencurigai suaminya, keesokannya Luna bersikap sangat manis kepada Kenzo, namun Kenzo menanggapinya dengan biasa saja malah Kenzo terlihat masih kesal kepada Luna.
Meskipun Kenzo masih terlihat kesal tidak lantas membuat Luna merasa diabaikan, ia sangat berusaha sekali memperbaiki kesalahannya.
Setelah Kenzo pergi ke kantor, sepanjang hari Luna berpikir mencari cara untuk meredakan kemarahan Kenzo.
Menjelang makan siang tiba-tiba Luna mendapat ide untuk datang ke kantor Kenzo dan membawa makan siang untuk Kenzo.
Kebetulan Kenan dan Keana sedang tidur Luna pun pergi ke kantor Kenzo dengan mobilnya.
Di jalan Luna mampir ke sebuah restoran Jepang dan membeli beberapa menu makanan untuk makan siang.
Setelah mendapatkan pesanannya Luna pun bergegas melanjutkan perjalanan menuju ke kantor suaminya.
Setibanya di kantor Kenzo sebagian karyawan sudah mulai keluar kantor untuk istirahat dan makan siang.
Luna buru-buru menuju kantor Kenzo khawatir suaminya itu sudah keburu pergi untuk makan siang.
Begitu sampai di ruangan kerja Kenzo, Luna dibuat kecewa karena ternyata Kenzo sudah keluar sejak 10 menit yang lalu.
Menurut keterangan sekertaris nya setelah makan siang Kenzo tidak akan kembali ke kantornya melainkan akan langsung pergi ke Bekasi untuk urusan pekerjaan.
Luna akhirnya memutuskan untuk pulang dan memberikan makanan yang dibelinya kepada sekertaris Kenzo dan seorang staf yang kebetulan ada disana.
Luna tidak menyalahkan Kenzo karena memang ia tidak mengabari Kenzo jika akan datang ke kantor.
Dalam perjalanan pulang Luna beberapa kali memeriksa ponselnya berharap ada pesan yang masuk dari Kenzo namun tidak ada satupun.. oke Fix berarti Kenzo masih marah kepadanya.
Luna semakin yakin jika Kenzo masih marah kepadanya suaminya itu pulang terlambat.
Jika biasanya Kenzo pulang jam 4 sore hari ini setelah magrib Kenzo baru pulang.
Kenzo hanya punya waktu sebentar bersama kedua buah hatinya sebelum ia masuk ke ruangan kerjanya setelah makan malam.
Melihat Kenzo yang sangat sibuk Luna tidak berani mengganggu. Ia tidak ingin membuat Kenzo menjadi semakin marah kepadanya.
Jam 11 malam Kenzo baru mematikan laptopnya. Setelah membereskan semua berkas yang menumpuk di meja Kenzo pun kembali ke kamarnya.
Di kamarnya Kenzo tertegun mendapati Luna yang sudah tertidur dengan lelap.
Karena kesibukannya hari ini ia hampir tidak memiliki waktu untuk memperhatikan Luna.
Bahkan hari ini Kenzo tidak sempat menelpon ataupun mengirim pesan kepada Luna seperti biasanya.
Perlahan tangan Kenzo terulur untuk merapikan anak rambut yang sedikit menutupi wajah cantik Luna.
Satu kecupan lembut mendarat di kening Luna sebelum akhirnya Kenzo membaringkan tubuhnya disamping tubuh istrinya.
Keesokannya Kenzo pergi lebih pagi dari biasanya karena ia tidak mau terjebak macet.
Pagi ini Kenzo tidak ke kantor tapi ia langsung pergi ke Bekasi untuk menyelesaikan pekerjaan kemarin yang belum selesai.
__ADS_1
Kenzo berada di Bekasi sampai jam 2 siang.Setelah urusannya selesai barulah Kenzo kembali ke kantornya.
Ketika sudah berada di kantornya, sekertaris nya masuk ke ruangan Kenzo untuk memberikan berkas yang harus Kenzo tandatangani.
Ketika akan kembali ke meja nya tiba-tiba sekertaris nya berbalik ke meja kerja Kenzo.
"Pak terimakasih kepada ibu masakan Jepangnya kemarin " ucap sekertaris nya.
"Masakan Jepang ? " dahi Kenzo mengernyit.
"Iya pak..kemarin waktu makan siang ibu kesini tapi bapak sudah pergi. Sepertinya ibu sengaja membawa makanan untuk bapak..karena bapak tidak ada akhirnya diberikan kepada saya " jawab Sekertaris Kenzo.
"Kenapa kemarin kamu tidak bilang ?" tanya Kenzo.
"Maaf Pak..kemarin kan Bapak langsung ke Bekasi dan tidak kembali lagi ke kantor "
" Oh iya " jawab Kenzo. Kemarin ia pulang dari Bekasi jam 5 karena terjebak macet Kenzo memutuskan langsung pulang ke rumah dan baru sampai setelah magrib.
Kenzo termenung, semalam Luna tidak bercerita jika ia datang ke kantornya pada saat makan siang.
Setelah sekian lama termenung tiba-tiba Kenzo memutuskan untuk pulang saat itu juga.
Tiba-tiba Kenzo didera rasa bersalah karena kurang memperhatikan Luna. Kenzo akhir-akhir ini terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga ia tidak memiliki waktu untuk istri dan anak-anaknya.
Sebelum pulang ke rumah, Kenzo mampir ke sebuah toko perhiasan langganan Luna dan Felisha. Disana Kenzo membeli satu set perhiasan untuk Luna.
Selain membeli perhiasan Kenzo juga mampir ke sebuah toko pakaian dalam dan lingerie dengan merk VS.
Luna yang sedang berada di rumah Felisha bersama si kembar dan kedua pengasuhnya tentu saja kaget karena Kenzo pulang lebih cepat dari biasanya.
"Daddy pulang.. Daddy pulang " Luna berlari-lari kecil sambil mendorong stroller berisi kedua buah hatinya menyambut kedatangan Kenzo.
Kenan dan Keana terlihat senang berada dalam gendongan Daddy nya.
Setelah menurunkan kedua buah hatinya diatas ranjang Kenzo pun mengurai dasinya sebelum bergabung dengan si kembar disana.
"Tumben pulang cepat ?" tanya Luna sambil duduk di sisi ranjang.
"Kenapa kamu tidak bilang kemarin ke kantor ?" bukannya menjawab Kenzo malah bertanya sambil menatap dalam kearah Luna.
"Tadinya mau kasih kejutan tapi kamunya tidak ada, ya sudah pulang lagi " jawab Luna.
"Semalam kamu juga tidak bilang " ujar Kenzo.
"Tidak penting..toh kamunya juga tidak ada " jawab Luna.
"Kalau kamu bilang mau ke kantor kakak juga pasti akan nunggu kamu " ucap Kenzo.
"Iya lain kali kalau ke kantor lagi pasti bilang " jawab Luna lirih.
Karena hari sudah sore pengasuh membawa si kembar untuk dimandikan.Luna pun mengikuti untuk ikut memandikan kedua buah hatinya.
Setelah selesai memandikan si kembar, Luna kemudian menyusui kedua buah hatinya secara bergantian hingga tertidur.
Begitu keluar dari kamar sikembar Luna berpapasan dengan Kenzo.
"Sudah sore mandi gih " titah Kenzo.
__ADS_1
"Iya mau " jawab Luna sambil masuk ke kamarnya. Kenzo mengikuti Luna dari belakang.
"Jangan dikunci dan jangan dimatiin lampunya " pinta Luna sebelum masuk ke kamar mandi.
"Tidak akan " jawab Kenzo.
Setelah Luna masuk ke kamar mandi Kenzo termenung, ia tidak menyangka karena ulahnya kemarin Luna menjadi ketakutan ketika akan masuk ke kamar mandi.Ada rasa bersalah yang tiba-tiba muncul di hati Kenzo.
Setelah selesai mandi Luna terhenyak ketika melihat Kenzo sudah menyiapkan baju untuknya.
"Malam.ini kamu pakai ini ya " pinta Kenzo sambil memberikan sebuah lingerie super seksi berwarna merah yang tadi dibelinya kepada Luna.
Dengan malu-malu Luna pun memakainya di kamar mandi.Begitu keluar dari kamar mandi Kenzo langsung menyuruh Luna agar duduk diatas pangkuannya.
Seperti kerbau yang dicocok hidungnya Luna pun menurut duduk diatas pangkuan Kenzo.
Jika biasanya Luna selalu mengalungkan kedua tangannya di leher Kenzo kali ini Luna tidak melakukannya.
Luna terlihat masih canggung karena merasa Kenzo masih marah padanya.
"Kenapa tidak mau peluk ?" Kenzo mengambil kedua tangan Luna kemudian mengalungkan dilehernya.
"Kamu tidak kangen sama suami kamu ?" tanya Kenzo.
"Aku takut kakak masih marah sama aku " jawab Luna lirih.
"Kakak akan marah kalau kamu masih selalu curiga dan tidak percaya sama kakak " ucap Kenzo.
"Jangan suka begitu lagi ya !" perintah Kenzo.
"Kalau ada apa-apa jangan disimpan sendiri, lebih baik bicarakan langsung agar kakak tau pangkal masalahnya dan tidak berlarut-larut " nasehat Kenzo. Luna mengangguk.
"Maaf ya kemarin kakak sudah mengurung kamu di kamar mandi. kakak terpaksa melakukan itu agar kamu mau bicara " Kenzo merangkum wajah Luna.
"Iya " jawab Luna.
Setelah menasehati Luna panjang lebar Kenzo pun mengakhirinya dengan sebuah ciuman panjang di bibir Luna. Luna pun membalasnya.
"Kakak kangen banget sama kamu " bisik Kenzo setelah melepaskan sejenak tautan bibir mereka.
Luna tidak menjawab namun ia menciumi wajah Kenzo dan terakhir melu mat bibir Kenzo dengan rakus.
Kenzo tersenyum dikulum, ia terlihat senang jika Luna mulai agresif kepadanya.
Tanpa melepaskan tautan bibir mereka Kenzo mengangkat tubuh Luna kemudian dibawa menuju ranjang mereka.
Kenzo menjatuhkan tubuh Luna di ranjang.Kenzo melepas seluruh pakaiannya sebelum ia ikut menjatuhkan tubuhnya diatas tubuh Luna.Dan Lingerie bermerek VS itupun akhirnya tanggal dari tubuh Luna.
Malam itu Kenzo menumpahkan semua kerinduan yang mendalam setelah hampir satu minggu berpuasa.
Semalaman hanya suara desa han dan decitan suara ranjang yang terdengar. Kenzo menghukum Luna dengan membuatnya mengerang semalaman. Walau pada akhirnya ia pun menghukum dirinya sendiri dan mengerang saling bersahutan semalaman.
Saking bersemangatnya Kenzo sampai melupakan keberadaan sebuah kotak cantik berisi satu set perhiasan yang akan ia berikan kepada Luna.
Kenzo baru memberikan kotak berisi perhiasan itu besok paginya setelah subuh.
"Niatnya mau kakak kasih tadi malam, tapi dia sudah tidak bisa dikondisikan lagi jadinya lupa " ujar Kenzo sambil menunjuk bagian bawah tubuhnya yang kini tertutup kain sarung karena ia baru selesai menunaikan solat subuh.
__ADS_1
"Terimakasih sipit " Luna langsung memeluk Kenzo.