
Keesokannya Kenzo dan Luna pulang bersama Abimanyu. Sementara Sadewa dan Cindy pulang ke rumah orangtua Cindy.
Beruntung Abimanyu ternyata bisa memegang Keana di mobil sementara Luna memegang Kenan.
Setibanya di rumah mereka mendapat Omelan dari Bagas dan Felisha.
"Kenapa tidak bilang kalau mau pulang..kan bisa kita jemput " Felisha buru-buru mengambil Keana dari gendongan Abimanyu.
"Abi juga bisa Mom pegang dedek Ana " ucap Abimanyu bangga.
"Buktinya di jalan Ana anteng..iya kan kak " Abimanyu menoleh kearah Luna dan Kenzo.
"Iya Mom..Ana anteng digendong Abi " jawab Kenzo sambil menurunkan tas berisi baju-baju si kembar.
Luna dan Felisha membawa si kembar yang tertidur ke kamar bayi. Dibelakang mereka Bagas mengikuti sambil menuntun Alysha.Sementara Kenzo membawa tas berisi baju ke kamarnya di sebelah kamar bayi.
"Ini kartu punya Daddy aku kembalikan " Luna memberikan kartu milik Bagas yang mereka pakai untuk membayar semua belanjaan mereka kemarin. "Kata kak Zhi dan Cindy terimakasih "
"Iya " jawab Bagas sambil memberikan kartu dari Luna ketangan Felisha.
"Mommy dibeliin tidak ?" tanya Felisha.
"Dibeliin dong.. sepertinya masih di mobil " jawab Luna karena ia tidak melihat Kenzo menurunkan barang milik Mommy nya.
"Mommy kamu masih tidak mau kalah. Kalau kemarin tidak Daddy ajak pulang pasti Mommy kamu ikut jalan-jalan dengan kalian " cibir Bagas.
"Ya sekali-kali aku juga mau dong jalan-jalan " ujar Felisha.
"Kamu jalan-jalannya sama Mas saja berdua " jawab Bagas.
"Jalan-jalan sama kamu ga akan bener..yang ada ujung-ujungnya cek in di hotel " cibir Felisha.
Bagas tertawa, ia sama sekali tidak terlihat malu meski Luna dan Kenzo saling tatap sambil melempar senyum.
"Dulu kan kita susah cari waktu berduaan karena anak ini suka marah kalau Mommy dan Daddy nya kangen-kangenan " ucap Bagas sambil mencubit ujung hidung Luna.
"Sekarang tidak lagi Dad " jawab Luna sambil tersipu malu.
"Malu ya sudah punya suami " ujar Felisha sambil tertawa. Luna mengangguk.
"Tapi kalau sekarang Mommy dan Daddy mau jalan-jalan pergi saja..biar Alysha aku yang pegang " ujar Luna.
__ADS_1
"Iya Dad..Alysha anaknya anteng tidak rewel " tambah Kenzo.
Bagas dan Felisha saling pandang, kemudian mereka tersenyum.
"Baiklah..kita titip Alysha ya " ujar Bagas.
"Iya Dad " jawab Luna dan Kenzo bersamaan.
"Dedek main sama kakak Luna dan kakak Ken ya..Daddy mau anter Mommy disuntik dulu sama dokter " ujar Bagas.
Alysha mengangguk sambil merentangkan tangannya kearah Kenzo minta digendong.. Alysha pun dalam sekejap sudah berada dalam gendongan Kenzo.
Alysha melambaikan tangannya ketika Mommy dan Daddy nya pergi.
"Mommy bukan mau disuntik sama dokter..tapi sama Daddy " bisik Luna ditelinga Kenzo sambil terkikik.
"Hust..kamu itu " omel Kenzo sambil membawa Alysha ke dapur untuk mengambil makanan yang gadis kecil itu mau.
Alysha tampak bingung ketika memilih makanan yang ada didalam lemari pendingin, akhirnya tangan mungilnya mengambil dua buah ice cream cone dan diberikan satu untuk Kenzo.
"Ini untuk kakak ?" tanya Kenzo. Alysha mengangguk.
Luna yang duduk disebelah Kenzo mengambil tisu dan menyusut mulut Alysha yang belepotan oleh ice cream sambil iseng menjilat ice cream ditangan Kenzo.
Kenzo pun akhirnya membagi ice creamnya dengan Luna karena Luna hanya ingin makan ice cream berdua dengan Kenzo.
Kenzo membersihkan mulut Alysha ketika bocah mungil itu sudah menghabiskan ice creamnya dan kemudian kembali fokus menonton.
Setelah membersihkan mulut Alysha Kenzo menarik dagu Luna kemudian menjilat bibir Luna yang sedikit belepotan ice cream..namun pada akhirnya bibir kenyal itu tidak hanya menjilat ice cream yang belepotan di bibir Luna namun juga Melu mat nya dengan lembut.
Luna dan Kenzo berhenti saling melu mat ketika terdengar suara Abimanyu yang mencari Alysha.
"Takutnya Mommy dan Daddy pulang larut malam lebih baik kamu tidur disini saja dek " Ujar Kenzo sambil mengusap bibirnya yang sedikit basah.
"Iya.. Alysha juga mau tidur disini..iya kan dek ?" tanya Luna.
Alysha mengangguk tanpa menoleh sedikitpun karena sedang anteng menonton film kartun kesukaannya.
"Iya deh..Abi tidur disini saja " jawab Abimanyu akhirnya.
Selama Bagas dan Felisha pergi, Alysha tidak pernah sekalipun menanyakan Mommy dan Daddynya. Bocah mungil itu tampak anteng bersama Kenzo, Luna dan Abimanyu.
__ADS_1
Bahkan Alysha begitu menurut ketika Luna mengajak adik bungsunya itu untuk tidur siang.
Ketika Luna menyusui si kembar di kamar bayi, Kenzo kebagian tugas menjaga Alysha yang sedang tidur siang dikamar mereka. Luna dan Kenzo sudah seperti orangtua muda dengan tiga orang anak saja.
Setelah beberapa jam tertidur Alysha yang baru bangun tidur langsung mencolek-colek pipi Kenzo yang ikut tertidur disampingnya.
"Dedek sudah bangun ?" Kenzo yang baru membuka matanya langsung tersenyum begitu melihat adik kecilnya yang sudah terbangun dari tidur siangnya.
"Mau minum susu ?" tanya Kenzo ketika dilihatnya botol susu Alysha sudah kosong. Alysha mengangguk.
"Ayok kita bikin " Kenzo menggendong Alysha kemudian dibawa ke dapur untuk dibuatkan susu. Kenzo mengerjakan sendiri tanpa menyuruh pelayan ataupun Luna yang sedang menyusui kedua bayi kembar mereka.
Setelah selesai membuatkan susu untuk Alysha Kenzo pun mencari menghampiri Luna di kamar bayi.
"Dedek sudah bangun ?" sapa Luna begitu melihat adik bungsunya itu muncul di pintu kamar dalam gendongan suami sipitnya.
Alysha turun dari gendongan Kenzo kemudian menghampiri Luna yang sedang menyusui Kenan dan Ana, sementara Kenzo langsung menciumi pipi kedua bayi kembarnya secara bergantian dan diakhiri dengan mencium bibir Luna lembut. Kedua pengasuh si kembar pura-pura tidak melihat ketika bibir majikan mereka saling me ***** di depan bayi mereka yang sedang anteng menghisap sumber kehidupannya. Beruntung Alysha tidak sempat melihat ulah kakaknya dan kakak iparnya karena sedang anteng mencolek-colek pipi si kembar.
Sementara ditempat lain Bagas dan Felisha tampak baru saja cekout dari sebuah hotel.
Di dalam mobil Felisha tampak mulai terkantuk-kantuk disamping Bagas yang sedang fokus mengemudi.
"Ngantuk ya Sayang..tidur saja nanti kalau sudah sampai Mas bangunkan " Bagas mengusap-usap paha Felisha dengan tangan kirinya.
"Iya..ngantuk dan lelah. Kalau tau aku harus meladeni kamu seharian lebih baik kita diam saja di rumah tidak usah pergi " sungut Felisha.
"Di rumah sama di hotel kan beda Sayang..kalau dirumah ga enak sama anak-anak..masa kita mengurung diri dikamar seharian " jawab Bagas santai.
"Dasar kamu itu sudah punya cucu juga mesumnya tidak hilang-hilang malah semakin menjadi "
"Tapi kamu juga suka kan..tadi kamu sempat minta tambah " jawab Bagas sambil tertawa.Felisha pun ikut tertawa sambil menyandarkan kepalanya di lengan kiri Bagas.
"Sayang.. Sekarang kakak Luna pengertian sekali ya sama kita sampai mau menjaga Alysha supaya kita bisa berduaan, padahal mereka juga harus mengurus dua bayi " ujar Felisha.
"Kakak kan sudah punya suami jadi sekarang sudah mengerti " jawab Bagas.
"Iya " jawab Felisha.
Bagas dan Felisha sampai ke rumah hampir jam sepuluh malam. Sesampainya di rumah mereka hendak mengambil Alysha, namun ternyata Alysha sudah tidur bersama Aluna dan Kenzo di kamar bahkan Abimanyu pun ikut tidur di rumah Kenzo.
Akhirnya Bagas dan Felisha pun pulang ke rumah mereka dan memutuskan untuk mengambil Alysha besok.
__ADS_1