Om Buah Hatiku

Om Buah Hatiku
Ulangtahun Pertama Satria


__ADS_3

Setelah satu minggu berada di Indonesia akhirnya Mamih dan Papih Kenzo kembali ke Jepang. Papih tidak bisa terlalu lama meninggalkan pekerjaannya di sana.


"Titip cucu-cucu Mamih dan Papih " pesan Mamih kepada Kenzo dan Luna sebelum pergi ke bandara dengan diantarkan oleh Kenzo.


"Iya Mih " jawab Luna sambil memeluk Mamih mertuanya enggan untuk berpisah.


"Kalau dipeluk terus begini kapan Mamih perginya " ujar Mamih Kenzo sambil mengelus puncak kepala Luna.


"Mamih dan Papih kapan kesini lagi ?" tanya Luna sambil melepaskan pelukannya.


"Kalau Papih tidak sibuk kita pasti kesini lagi menengok kalian " jawab Papih gantian mencium puncak kepala Luna.


Luna akhirnya melepaskan mertuanya pulang meski dengan berderai airmata.


Sedari kecil sudah sangat disayang oleh orangtua Kenzo membuat Luna sangat menyayangi mertuanya itu seperti ia menyayangi Mommy dan Daddynya.


Hari itu Luna tidak ikut mengantarkan ke bandara karena Mamih dan Papihnya melarang.


Mereka tidak mau melihat Luna menangisi kepergian mereka di bandara.


Setelah Mamih dan Papih Kenzo pulang ke Jepang keesokannya Kenzo beserta seluruh keluarga pergi ke Bandung untuk merayakan ulangtahun Satria yang pertama.


Sebelum pergi Kenzo tampak sedikit kerepotan memasukan barang-barangnya kedalam mobil.


"Kenapa banyak sekali barang yang dibawa ?" tanya Kenzo kepada Luna.


"Sayang..anak kita itu dua, perlengkapan si kembar saja banyak, belum baju-baju kita..belum baju-baju baby sitter 2 orang..belum stroller baby twin..kakak pikir saja sendiri " jawab Luna.


"Iya.. kita seperti yang akan ngungsi saja " jawab Kenzo.


"Resiko banyak anak ya begini " ujar Luna.


"Iya..iya.." jawab Kenzo mulai mengerti.


Setelah siap tidak lama kemudian mereka pun berangkat beriringan tiga mobil yaitu mobil Nakula, mobil Bagas dan mobil Kenzo.


Ayah dan Bunda juga Dio tidak bisa ikut ke Bandung karena sedang berada di Semarang bersama Ezra.


Sepanjang perjalanan Felisha beberapa kali menanyakan kondisi si kembar kepada Luna.

__ADS_1


Felisha sangat khawatir karena ini adalah perjalanan pertama Kenan dan Keana ke Bandung.


"Kenan dan Keana aman Mom mereka langsung tidur begitu masuk tol juga " jawab Luna sambil melihat kearah kursi belakang dimana Kenan dan Keana tertidur lelap dalam pelukan pengasuh-pengasuh nya.


"Mommy khawatir banget ya ?" tanya Kenzo.


"Iya Sayang..ini kan perjalanan pertama mereka ke Bandung " jawab Luna.


Kenzo dan Luna terakhir pergi ke Bandung adalah pada saat acara aqiqah Satria dan saat itu Luna sedang hamil.


Ditengah perjalanan mereka berhenti sejenak untuk makan dan mengisi bahan bakar.


Luna mengisi waktu untuk menyusui si kembar secara bergantian. Setelah menginjak usia 6 bulan si kembar sudah tidak bisa di susui secara bersamaan karena sudah mulai tidak bisa diam.


Pada saat Luna sibuk menyusui si kembar, Kenzo dengan telaten menyuapi Luna makan.


Setelah cukup beristirahat mereka pun kembali melanjutkan perjalanan.


Di sisa perjalanan mereka Kenan dan Keana kembali tertidur dengan lelap.


Si kembar baru terbangun ketika mobil Kenzo berhenti setelah sampai di rumah Setiabudi.


Sadewa membantu Kenzo yang tampak sedikit kerepotan menurunkan stroller si kembar.


"Iya..berasa mau pindah rumah " jawab Kenzo sambil tertawa.


Begitu mereka masuk ke rumah disana Mama Cindy sudah menyiapkan makanan dan minuman segar.


Mama Cindy memang sudah tiba dari Jakarta sehari sebelum rombongan keluarga Bagas.


"Aa..Mommy sama Daddy datanaang, coba kasih liat kan sudah pinter jalannya " Cindy menyuruh Satria memperlihatkan kepintarannya.


Satria yang sedang bermain mobil-mobilan langsung bangun kemudian berjalan tertatih kearah Bagas yang berjongkok siap untuk menangkap cucu tampannya.


Bagas dengan gesit menangkap tubuh montok Satria yang nyaris tersungkur ketika hampir sampai kearah Bagas.


"Aa sudah pinter jalannya " puji Bagas sambil menciumi pipi bulat Satria.


Arka dan Alysha kompak berlari kearah Bagas untuk ikut memeluk Satria.

__ADS_1


"Kalau Kenan dan Ana sudah besar pasti ikutan deh " ujar Zhifana sambil mencolek-colek pipi si kembar yang berada dalam gendongan pengasuhnya.


Karena lelah setelah menempuh perjalanan mereka pun beristirahat sambil menikmati makanan dan minuman yang disediakan oleh Mama Cindy.


"Acaranya jam berapa kak ?" tanya Felisha kepada Cindy.


"Nanti sudah ashar Mom.. rencananya kita langsung pergi ke panti asuhan sesudah ashar " jawab Cindy.


Sadewa dan Cindy memang akan merayakan ulang tahun pertama putranya di sebuah panti asuhan.


Kebetulan Bagas pun berniat untuk memberi santunan di sana jadi acara pemberian santunan sambil merayakan ulangtahun Satria.


"Baiklah ada waktu buat istirahat dulu " jawab Felisha.


" Iya Mom istirahat saja dulu " jawab Cindy.


Ada waktu beberapa jam menjelang ashar dipergunakan untuk tidur sejenak.


Ketika menjelang waktu ashar semua mulai bersiap-siap. Cindy sudah memakaikan baju terbaiknya kepada Satria. Bocah yang hari ini tepat berusia satu tahun itu terlihat sangat tampan dan menggemaskan.


Setelah ashar mereka pun berangkat menuju panti asuhan. Disana sudah ada anak buah Sadewa yang ikut mempersiapkan acara ulangtahun Satria.


Aneka balon berwarna-warni sudah menghiasi tempat berkumpulnya para anak-anak panti. Tidak lupa kue ulangtahun yang berukuran cukup besar sudah tersedia di meja.


Disudut ruangan sudah menumpuk goodybag berisi Snack dan peralatan sekolah siap untuk dibagikan kepada anak-anak panti.


Sementara Bagas dan Felisha sudah menyiapkan segepok amplop berisi uang santunan yang juga akan dibagikan disana.


Kenan dan Keana terlihat tertarik melihat banyak balon beraneka warna.


Bahkan Arka dan Alysha terlihat sudah memegang masing-masing satu balon.


Meski tidak mengundang tamu secara khusus namun komandan Sadewa beserta istrinya turut hadir untuk merayakan hari ulangtahun Satria yang pertama.


Luna dan Zhifana memandu anak-anak untuk menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Satria, mereka juga membuat beberapa permainan yang diikuti oleh anak-anak panti membuat suasana menjadi semakin meriah.


Sementara Bagas terlihat mengobrol serius dengan komandan Sadewa. Meski baru pertama kali bertemu namun mereka terlihat cocok satu sama lain.


Sebelum adzan magrib berkumandang acara ulangtahun Satria dan pemberian santunan pun berakhir.

__ADS_1


Setelah magrib mereka melanjutkan dengan makan malam bersama di sebuah restoran.


Setelah Luna dan Kenzo menyelesaikan makannya mereka bergantian menngendong Kenan dan Keana dan menyuruh kedua baby sitter si kembar makan.


__ADS_2