
Nakula dan Sadewa sudah menyelesaikan pendidikannya. Nakula tetap tinggal di Jakarta dan mulai bergabung di perusahaan bersama Bagas sedangkan Sadewa sudah mulai berdinas di Bandung.
Hari ini Sadewa yang kebetulan sedang cuti sengaja pulang ke Jakarta untuk menghadiri acara reuni teman SMA nya.
Kenzo pun yang kebetulan satu sekolah dengan Nakula dan Sadewa sudah tiba dari Jepang semalam.
Rencananya nanti malam mereka akan pergi bersama ke tempat acara reuni tersebut di daerah puncak.
Luna yang baru pulang sekolah berusaha bersikap biasa ketika mendapati Kenzo sedang mengobrol dengan Nakula dan Sadewa. Ketiga pria tampan itu tampak serius membahas acara reuni nanti malam.
"Kakak mau pergi kemana sih ?" tanya Luna sambil duduk diantara Nakula dan Sadewa.
"Mau ke acara reuni nanti malam " jawab Nakula.
"Dimana ?" tanya Luna
"Di puncak..mau ikut ? " tanya Sadewa sambil mengacak rambut Luna.
"Tidak " jawab Luna.
Luna yang begitu manja kepada kedua kakak kembarnya tidak menyadari jika Kenzo beberapa kali mencuri pandang kearahnya sambil memainkan ponselnya.Diam-diam Kenzo mengirimkan pesan kepada Luna.
Nanti malam kakak mau ke Puncak ya menghadiri acara reuni
Luna mengambil ponselnya ketika ada notifikasi pesan masuk. Luna tampak melongo ketika membuka pesan itu ternyata dari orang yang duduk didepannya yaitu Kenzo.
Balas dong !
Kenzo mengirim pesan kedua. Luna melirik sekilas kearah Kenzo yang juga sedang menatapnya menunggu Luna membalas pesannya.
Balas apa ? tanya Luna dalam pesannya.
Boleh tidak kakak pergi ? tanya Kenzo
Terserah kakak tulis Luna.
Luna memang bingung harus menulis apa karena Luna merasa tidak berhak untuk melarang Kenzo pergi.
Kalau kamu melarang kakak tidak akan pergi tulis Kenzo.
Aku tidak berhak melarang kakak..jadi pergi saja. balas Luna.
Jadi boleh tidak kakak pergi ? jawab saja ! tulis Kenzo
Iya boleh jawab Luna akhirnya.
Terimakasih Sayang 😘
balas Kenzo disertai emoticon cium. Setelah berkirim pesan Luna pamit kembali ke kamarnya.
Beberapa jam kemudian Nakula dan Sadewa tampak mulai bersiap-siap untuk pergi. Luna yang sedang berada dikamarnya tiba-tiba mendapat panggilan video dari Kenzo.
Ada apa kak ? tanya Luna
Kakak sebentar lagi akan pergi, kamu tolong bantu Carikan baju dong untuk kakak pergi kesana !
Kenzo mengarahkan kamera ponselnya kearah lemari bajunya dimana tergantung kemeja dan kaos milik Kenzo dengan berbagai warna.
__ADS_1
Kenapa tidak cari sendiri saja jawab Luna.
Kakak tidak mau tau..pokoknya kamu yang Carikan ucap Kenzo.
Bukan acara resmi kan ? tanya Luna
Bukan jawab Kenzo.
Pilihan Luna jatuh kepada celana jeans denim dengan kemeja berwarna putih.Setelah mendapatkan baju yang cocok untuk Kenzo, pria berdarah Jepang itu kembali meminta Luna untuk memilihkan sepatu yang akan ia pakai.
Pake sneaker yang putih saja jawab Luna.
Terimakasih Sayang 😘 tulis Kenzo diakhiri dengan emoticon cium.
Kenzo pun memakai semua pakaian dan sepatu pilihan Luna.Ia tampak tersenyum puas melihat penampilannya dengan memakai baju dan sepatu pilihan kekasih hatinya.
Jam lima sore ketiga pria tampan itu pamit kepada Bagas dan Felisha untuk pergi ke Puncak. Mereka pergi dengan menggunakan mobil Kenzo.
Sebelum pergi Kenzo pamit kepada Luna dengan menggunakan isyarat matanya.Luna menjawab dengan sebuah anggukan yang hanya bisa dilihat oleh Kenzo.
Setelah ketiga pria tampan itu pergi, tidak lama kemudian Luna meminta ijin kepada Mommy dan Daddy nya untuk pergi nonton dengan teman sekelasnya.
Bagas dan Felisha pun mengijinkan karena teman-teman yang pergi dengan Luna semuanya Felisha kenal karena sering bermain ke rumah.Dan mereka anak-anak yang cukup baik.
Pada saat Luna mengantri untuk membeli tiket ia mengabaikan beberapa panggilan dari Kenzo. Setelah selesai mengantri barulah Luna menerima panggilan dari Kenzo.
Kamu sedang apa sih susah banget di telpon ?
Nada suara Kenzo terdengar kesal.
Aku sedang ngantri beli tiket Kak jawab Luna
Nonton jawab Luna
Nonton?..kenapa tadi tidak bilang sama kakak mau nonton ? omel Kenzo
Maaf kak lupa..tapi aku sudah minta ijin sama Daddy jawab Luna.
Sebenarnya Luna bukan lupa minta ijin Kenzo, tapi memang ia merasa tidak perlu meminta ijin pada Kenzo..baginya meminta ijin kepada Mommy dan Daddy nya saja sudah cukup.
Luna tidak menyangka jika Kenzo akan marah karena ia pergi nonton tanpa seijin Kenzo.
Perginya sama siapa ? tanya Kenzo
Sama Yona dan Cindy jawab Luna.
Ya sudah hati-hati.. selesai nonton langsung pulang. Kakak juga selesai acara langsung pulang ucap Kenzo sebelum mengakhiri sambungan telepon. Kenzo merasa sedikit tenang karena Luna pergi dengan Cindy saudara sepupunya.
Luna menyimpan ponselnya didalam tas. Ia tidak menyangka jika Kenzo akan seposesif itu kepadanya melebihi Daddy nya.
"Kakak Ken yang telpon ?" tanya Cindy berbisik ditelinga Luna.
"Iya..dia itu cerewet sekali melebihi Mommy dan Daddy saja " sungut Luna.
"Dia itu bucin akut " Cindy tertawa.
Cindy adalah satu-satunya orang yang tau hubungan Luna dan Kenzo.Karena Cindy adalah orang yang menjadi saksi hidup perjuangan Kenzo bertahun-tahun mengejar cinta Luna.
__ADS_1
Keesokannya Sadewa harus kembali ke Bandung. Ia tidak bisa lama-lama meninggalkan pekerjaannya.
Karena semalam pulang dari acara reuni hampir dini hari akhirnya Kenzo menawarkan diri untuk mengantarkan Sadewa pulang ke Bandung agar bisa bergantian menyetir karena Nakula sedang ada pekerjaan jadi tidak bisa mengantarkan saudara kembarnya pulang ke Bandung.
Sebelum Sadewa dan Kenzo berangkat tiba-tiba Abimanyu merengek ingin ikut. Karena tidak tega akhirnya Bagas dan Felisha juga Luna ikut mengantarkan Sadewa pulang ke Bandung.
Setiap pulang ke Bandung Felisha selalu membekali Sadewa dengan banyak makanan.Ia tidak ingin putranya kekurangan makanan selama jauh darinya.
Mereka pergi dengan dua mobil. Sadewa dan Kenzo pergi dengan menggunakan mobil Kenzo sedangkan Bagas,Felisha, Luna dan Abi pergi dengan menggunakan mobil Bagas.
Selama berdinas di Bandung Sadewa tinggal di rumah Felisha di Setiabudi. Bagas dan Felisha sengaja menyuruh Sadewa tinggal disana agar ada yang mengurus putranya itu.Setelah menempuh 3 jam perjalanan akhirnya kedua mobil itu pun sampai di Bandung.
Selama di Bandung Abimanyu tidak mau lepas dari Sadewa. Bocah berusia 10 tahun itu selalu mengikuti kemana Sadewa pergi.Bahkan tidur pun Abimanyu ingin bersama Sadewa.
Setelah menginap semalam di Bandung keesokannya mereka pun pulang ke Jakarta.
Bagas menyuruh Luna ikut di mobil Kenzo untuk menemani Kenzo mengobrol selama perjalanan pulang ke Jakarta.
"Semalam pulang nonton jam berapa ?" tanya Kenzo
"Jam 9 sudah sampai rumah " jawab Luna.
"Kakak sendiri pulang dari puncak jam berapa ?" Luna balas bertanya.
"Sepertinya jam 1 atau jam 2 an " jawab Kenzo
"Kakak mau ini ?" Luna menawarkan sandwich kepada Kenzo.
Sebelum berangkat Felisha menyiapkan makanan untuk bekal Luna dan Kenzo di jalan.
"Mau..suapin dong " pinta Kenzo
"Kakak itu manja sekali sih ?" Luna mengulurkan sandwich ditangannya ke mulut Kenzo.
"Mumpung lagi ada disini..mumpung ada kesempatan " jawab Kenzo sambil tersenyum.
'Makan sandwich sendiri sama disuapin kamu ternyata beda ya..lebih enak disuapin kamu " ujar Kenzo sambil membuka mulutnya minta diisi.
"Gombal " cibir Luna sambil memasukan sandwich ditangannya kemulut Kenzo.
"Beneran Sayang " jawab Kenzo dengan mulut penuh sandwich.Setelah menelan Sandwich nya Luna menyodorkan Tumbler kepada Kenzo.
"Jangan bilang minum juga enak ini " ledek Luna.
"Memang " jawab Kenzo sambil tertawa .
"Kakak tukang gombal " cibir Luna.
"Kakak gombalnya cuma sama kamu " Kenzo meraih tangan Luna dan menggenggamnya dengan tangan kiri.
"Aku tidak percaya " ujar Luna.
"Tidak apa-apa " jawab Kenzo santai.
Sepanjang perjalanan hanya beberapa saat saja Kenzo melepaskan tangan Luna. Selebihnya tangan kokoh itu kembali menggenggam erat tangan Luna.
Like, komen, dan vote nya pliiis..pliiiss
__ADS_1
Biar Author semangat nulisnya
Happy reading 😘😘😘