
“Lalu sang anak yang hilang apakah sudah ketemu?” Tanya Pak Jaja.
“Sudah Pak, tapi dalam kondisi mengenaskan, saat kami temukan dia dalam kondisi terikat dan tubuh penuh luka serta selain luka tubuh, anak perempuan itu juga mengalami pemerkosaan dari Parman, dan ternyata anak perempuan itu di sembunyikan oleh salah satu pelaku yang ada di desa ini, jadi selama ini lokasi penyekapannya masih di desa ini juga Pak, dan ini juga diatur oleh Parman serta kepala desa” Jawab Perwira Kepolisian itu.
“Benar - benar biadab” Ucap Pak Jaja pelan sambil mengepalkan tangannya.
“Apa lagi yang anda temukan Pak” Ucap Pak Jaja lagi.
“Mereka mengatakan jika mereka melakukan ini karena ingin menjual semua pohon jati yang ada di desa ini, dan ibu dari sang anak serta wanita lainnya yang ada di dalam sumur ternyata dijadikan korban ritual mistis Pak, katanya mereka bekerja sama dengan makhluk gaib untuk membuat para penduduk desa tidak betah di desa dan keluar dari desa ini atas keinginan sendiri” Ucap Petugas Kepolisian itu menjelaskan.
“Karena Harta, manusia jadi lebih sadis dari makhluk lainnya, dan apa rencana kalian selanjutnya” Ucap Pak Jaja.
“Kami sudah mendapatkan semua alat bukti untuk menjerat para tersangka, dan kami juga sudah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara yang masih kami perlu olah, jadi kami akan membantu anda mencari Pak Azman” Ucap perwira kepolisian itu dengan wajah yang nampak serius.
“Ada satu hal yang saya ingin tanyakan, apakah anda semua yakin jika di desa ini tidak ada lagi pelaku yang terlibat?” Tanya Pak Jaja.
“Kami masih melakukan pendalaman dengan kasus ini, dan kami juga akan membawa beberapa orang penduduk desa ini dan desa sebelah untuk kami interogasi lebih lanjut” Jawab Perwira kepolisian itu.
“Jadi begini, saya masih tidak yakin jika para pelaku sudah tertangkap semua, terlebih lagi Parman yang jadi pelaku utama belum tertangkap, dan mengenai pencarian Pak Azman, saya rasa tidak perlu semua terlibat, karena anak buah saya juga akan segera datang, saya harap kita bisa membagi tugas, anda fokus dengan kasus ini dan saya bersama dengan anggota saya yang akan mencari Pak Azman, tidak mungkin rasanya jika hanya segelintir orang yang terlibat” Ucap Pak Jaja.
“Jika memang demikian maka saya akan memberikan lima puluh anggota saya untuk membantu anda dan sisanya akan tetap melakukan penyelidikan di desa ini dan desa sebelah” Ucap Perwira kepolisian itu.
__ADS_1
“Terima kasih” Ucap Pak Jaja.
“Bapak jangan sungkan dengan kami, dan maaf ini kunci mobilnya saya kembalikan Pak” Ucap Perwira Kepolisian itu sambil menyerahkan kunci mobil milik Pak Jaja.
“Terima kasih lagi, jika demikian saya permisi dulu, karena saya ingin menyambut anak buah saya” Ucap Pak Jaja sambil bersalaman dengan Ketiga Perwira Polri itu lalu melangkah menuju mobilnya yang terparkir tidak jauh dari tenda komando itu.
“Bang, sebenarnya Pak Azman itu siapa? Kenapa Pak Jaja nampak sangat khawatir” Ucap salah seorang perwira Polisi yang dari tadi hanya diam.
“Pak Azman adalah orang yang selalu membantu Tim Sar masa kalian tidak mendengar kisah heroiknya” Ucap Perwira Kepolisian itu dan mereka pun asyik berbincang di dalam tenda sedangkan Pak Jaja sudah mengemudikan mobilnya menuju tanah lapang yang ada di luar gerbang desa.
“Jika aku menekankan penemuan Azman kepada mereka maka kasus besarnya akan terganggu, dan aku rasa pilihanku ini sudah tepat” Ucap Pak Jaja berbicara sendiri sambil mengemudikan mobilnya.
Pak Jaja pun langsung memarkirkan mobilnya di tanah lapang yang dia tuju, dengan posisi mobil menghadap keluar, agar mudah di lihat oleh Pak Umar dan rombongan.
Hampir empat jam Pak Jaja ketiduran di dalam mobilnya dan setelah dia bangun dia nampak sangat kaget, karena sudah banyak mobil TIm Sar dan truk truk TNI di sekitar mobilnya, Pak Jaja pun kemudian turun dari dalam mobilnya itu dan dia melihat jika sudah banyak tenda terpasang.
“Ternyata tidurku terlalu lama, tapi kenapa banyak sekali orang disini” Ucap Pak Jaja sambil melangkah menuju tenda terbesar yang diketahui olehnya jika itu adalah tenda komando.
Disana memang ada banyak orang dan tidak ada satupun yang kenal, namun dia tahu jika itu adalah anggota Tim Sar, relawan dan anggota TNI.
“Selamat Siang Komandan” Ucap Pak Umar yang menyambut kedatangan Pak Jaja saat Pak Jaja memasuki tenda komando milik Tim Sar itu.
__ADS_1
“Ramai sekali ini” Ucap Pak Jaja sambil mendekati satu kursi yang kosong dan langsung duduk.
“Siap Komandan, begitu rekan - rekan mengetahui jika kita akan mencari Pak Azman yang hilang, yang ikut serta ternyata sangat banyak” Ucap Pak Umar.
“Oke, sebaiknya aku tidak membuang waktu, tolong kumpulkan semua pemimpin dari masing - masing regu, agar aku bisa membagi tugas, dan apakah sudah di ambil peta satelit area sini” Ucap Pak Jaja.
“Siap sudah Ndan, dan itu sudah saya siapkan” Ucap Pak Umar sambil menunjuk ke Papan tulis besar dan disana nampak ada banyak peta tertempel.
“Oke, kita mulai rapat koordinasi nya, segera kumpulkan mereka” Ucap Pak Jaja karena dia tahu jika yang ada di dalam tenda komando itu hanya anggota dari Pak Umar.
“Izin Komandan, biar kami saja yang memanggil mereka” Ucap Salah seorang anggota Tim Sar menawarkan diri dan yang lainnya juga nampak berdiri.
“Lakukanlah, dan Terima kasih” Ucap Pak Umar dan semua anggota Tim Sar yang ada di dalam tenda itu pun langsung meninggalkan tenda komando menyisakan Pak Umar dan Pak Jaja saja.
“Pak Umar, kita harus menemukan Pak Azman, dan tidak kembali sebelum berhasil” Ucap Pak Jaja yang tengah menandai peta di papan tulis itu.
“Siap Komandan, dan izin apakah kita memerlukan bantuan pencarian udara, mengingat area disini sangat luas” Ucap Pak Umar.
“Jika hari ini tidak berhasil maka besok kita tambah dengan pencarian udara” Ucap Pak Jaja dan nampak satu persatu pemimpin dari masing - masing regu mulai berdatangan lalu duduk di kursi yang ada di dalam tenda komando, dan nampak juga jika ada beberapa orang perwira dari TNI serta perwira Polisi yang sudah Pak Jaja kenal.
“Oke karena semuanya sudah berkumpul maka aku akan memulainya, pertama aku akan menceritakan kenapa aku dan Pak Azman ada disini ……..” Ucap Pak Jaja sambil menceritakan beberapa bagian yang perlu diketahui oleh mereka.
__ADS_1
“Dan kita akan melakukan penyisiran di area hutan, baik sebelah sini maupun seberang jalan sana, masing - masing pemimpin regu harus menjaga keselamatan dari anggotanya dan ingat tidak ada yang berjalan sendirian, aku tidak ingin ada salah satu dari anggota kalian yang hilang, dan untuk pembagian rute aku sudah membaginya seperti yang ada di papan tulis ini, silahkan kalian pahami dan laksanakan” Ucap Pak Jaja kembali sambil kemudian menunjuk papan tulis yang ada di belakangnya lalu bergeser ke sebelah kanan papan tulis.