Petualangan Misteri Azman

Petualangan Misteri Azman
Menolong Korban Longsor 2


__ADS_3

Azman langsung memarkirkan motornya di sebelah kanan mobil pak Jaja dan langsung turun dari atas motornya lalu membuka helmnya.


"Pak Azman lokasinya sebelah sana masih lima ratus meter namun hanya disini kita bisa parkir dengan aman." Ucap Pak Jaja yang mendatangi Azman yang sedang mengunci helm nya ke motornya itu.


"Iya Pak sebentar saya ganti sepatu dulu, tidak mungkin bukan untuk saya memakai sepatu seperti ini" ucap Azman dengan ramah sambil membuka box Pannier belakang motornya.


"Pak Azman jika mau kami ada sepatu boot cadangan" ucap salah seorang anggota Tim SAR.


"Tidak Pak, saya juga bawa kok" ucap Azman dengan ramah sambil mengeluarkan sepatu boot karetnya.


"Wah Pak Azman ini di motornya sangat lengkap ternyata" ucap seorang reporter yang melihat Azman sedang berganti sepatu.


Azman langsung menyimpan sepatunya kedalam box pannier belakang karena memang itu tempat dia menyimpan sepatunya.


Azman kemudian mengeluarkan senternya namun ternyata baterainya sudah habis sehingga dia simpan kembali di Box pannier motornya itu dan dia hanya membawa radio komunikasi miliknya saja.


"Pak Azman gunakan senter kami saja" ucap Salah seorang anggota Tim SAR dengan sangat sopan sambil memberikan sebuah senter besar ke Azman dan langsung di terima oleh Azman.


"Terima kasih" ucap Azman sambil mencoba senter tersebut.


"Pak Azman kita lakukan briefing terlebih dulu di tenda besar itu" ucap Pak Jaja dengan sopan sambil menunjuk sebuah tenda besar di depan mobil Nissan Navaranya.


"Iya Pak, mari" ucap Azman dengan ramah sambil melangkah menuju tenda besar itu.

__ADS_1


Mereka berdua memasuki tenda besar itu dan ternyata sudah ada beberapa orang yang ada di dalam Tenda itu.


"Untuk yang belum kenal ini Pak Azman dan beliau adalah orang yang sudah dua kali membantu kami dalam menemukan para pendaki yang hilang" ucap Pak Jaja memperkenalkan Azman ke mereka semua terutama ke pihak kepolisian dan pihak dari TNI juga.


Mereka semua sudah mendengar tentang Azman dan sudah melihat berita tentang Azman sehingga mereka pun langsung bersalaman dengan Azman demikian juga dengan pihak media yang ada di sana.


"Baik semuanya, ini lokasi kita dan ini adalah lokasi bencana, desa itu tertimbun oleh longsoran tanah sampai setinggi dua meter bahkan ada beberapa sampai empat meter namun berdasarkan informasi dari Pak Azman masih banyak penduduk desa yang hidup bertahan di dalam rumah yang tertutup rapat oleh tanah, silahkan Pak Azman" ucap Pak Jaja memperlihatkan beberapa Photo yang berhasil di ambil oleh anak buahnya yang pertama sampai di lokasi dan disana juga ada sebuah peta topografi daerah itu.


"Terima kasih Pak Jaja, jadi kita memiliki waktu hanya maksimal tiga jam untuk menyelamatkan korban Longsor yang masih hidup karena jika kita lewat dari tiga jam mereka akan kehabisan oksigen, Pak Jaja apakah ada bendera atau penanda lain, jadi saya akan kesana terlebih dahulu lalu menandai lokasi tempat mereka yang masih selamat. Hal ini bisa menghemat waktu kita dengan fokus kepada mereka" ucap Azman dengan ramah dan Daim yang berdiri di samping Azman tersenyum lebar ke Azman.


"Kami memiliki banyak bendera penanda Pak, bisa bapak gunakan" ucap Pak Jaja dengan sopan.


"Oke, untuk mempersingkat waktu sebaiknya kita segera kesana saja, namun saya harap semuanya lebih mengutamakan keselamatan diri sendiri dan tim" ucap Azman dengan ramah.


"Oke, saya dan Pak Azman akan ke lokasi longsor lebih dulu, kalian semua persiapkan semua yang di butuhkan, ingat lokasi masih sangat labil dan tidak menutup kemungkinan ada longsor susulan jadi selalu berhati hati" ucap Pak Jaja dan mereka pun langsung membubarkan diri lalu keluar dari dalam tenda besar tak berdinding itu.


"Malam juga Mba, maaf untuk pihak media agar tetap menjaga jarak ya mba nanti, soalnya tanah masih sangat labil" ucap Azman sambil terus berjalan ke arah lokasi bencana dan menghiraukan sorotan dari banyak kamera media.


"Iya Pak Siap" ucap Intan sambil tersenyum hangat ke Azman.


"Pak Azman, semua bendera ada di dalam tas ransel ini, total ada tiga ratus bendera" ucap Pak Jaja yang sudah kembali berjalan di samping Azman.


"Iya pak, terima kasih, apakah lampu lampu sorot sudah di pasang" ucap Azman sambil menerima tas ransel itu.

__ADS_1


"Informasi dari anak buah saya sudah terpasang semua pak, jika bapak mau kita bisa menggunakan motor trail ke lokasi pak" ucap Pak Jaja dengan ramah.


"Boleh Pak, karena jika motor saya terlalu berat untuk parkir di lokasi longsor nantinya" ucap Azman sambil berhenti melangkah dan kebetulan dia pas lokasi motor motor trail milik tim SAR terparkir.


"Pak Azman bisa gunakan motor trail saya pak yang ini" ucap seorang anggota Tim SAR sambil memberikan sebuah kunci motor dan menunjukkan motor trailnya.


"Iya terima kasih, saya pinjam dulu ya" ucap Azman dengan ramah sambil menerima kunci motor trail itu lalu menaikinya.


Mereka semua langsung menuju ke lokasi bencana dan Azman bersama dengan Pak Jaja yang paling depan.


"Pak Jaja, maaf saya sendiri saja dulu ya Pak untung menandai lokasi korbannya" ucap Azman setelah mereka sampai di lokasi bencana itu.


"Iya Pak, berhati hati ya Pak, soalnya tanah masih sangat licin" ucap Pak Jaja dengan sangat sopan.


"Iya Pak" ucap Azman sambil menyalakan senter milik Tim SAR yang dibawanya lalu berjalan bersama dengan Daim.


Daim langsung menunjukan lokasi lokasi korban yang masih selamat dan Azman pun menancapkan satu bendera di lokasi yang di tunjukan oleh Daim.


Total dua ratus lima puluh lima bendera sudah terpasang dan hal ini selain di lihat oleh regu penolong ini juga di siarkan langsung oleh pihak media, karena hal yang di perlihatkan oleh Azman adalah hal yang tidak pernah terjadi dimanapun kapanpun juga.


Biasanya Tim SAR dan para relawan menebak nebak lokasi dari korban bencana longsor


"Azman sudah semuanya, jadi suruh mereka mulai bekerja, jangan pakai alat yang berat jika perlu pakai tangan saja" ucap Daim.

__ADS_1


"Oke, ayo kita kesana lagi" ucap Azman sambil berjalan ke arah Pak Jaja dan yang lainnya dengan sangat hati hati.


"Pak Jaja dan rekan rekan penyelamat semua, lokasinya seperti yang sudah saya pasang bendera, jadi total ada dua ratus lima puluh lima titik dan tidak bisa menggunakan alat berat, paling rekan rekan bisa menggunakan pacul dan sekop saja, kedalaman juga berkisar satu sampai satu setengah meter saja kok" ucap Azman dengan sangat ramah ke pada Pak Jaja dan yang lainnya.


__ADS_2