
"Ada, makanlah! Agar tidak keseleo saat melihatnya."
"Keseleo apanya Dave? Kamu kho ngaco?" tanya Sevia heran.
"Keseleo gigi kamu, Via. Karena kaget, bukannya gigit makanan malah lidah yang kamu gigit," jelas Dave.
"Memangnya kenapa aku harus kaget? Kaya mau ada stand up komedi aja," tanya Sevia.
Baru saja Sevia selesai bicara, datang seorang wanita dengan perhiasan yang memenuhi tangan dan lehernya. Di belakangnya seorang pengawal mengikuti wanita cantik yang bertubuh tambun itu. Dengan langkah seribu, wanita itu segera menghampiri meja Adjie yang tidak jauh dari Dave dan Sevia yang sedang makan.
"Oh, masih belum kapok ya bermain di belakang aku? Kamu berani bermain-main dengan artis baru, apa kamu tidak takut aku sunat dua kali?" sentak Vita, istri Adjie.
Uhuk uhuk
Adjie langsung tersedak udang yang sedang dimakannya saat mendengar suara wanita yang sudah menemaninya selama sepuluh tahun terakhir. Wanita yang sudah melahirkan dua anak yang cantik dan ganteng. Namun, wanita ini pula yang selalu membuatnya ngeri dengan semua ancamannya.
Tak berbeda dengan Adjie, Sevia langsung tersedak mendengar apa yang dikatakan wanita itu. Dia mendadak membayangkan kalau ada lelaki yang disunat dua kali. Akan seperti apa bentuk kebanggaan para cowok itu? Mungkinkah akan seperti sosis yang dipotong-potong lalu digoreng?
"Minumlah!" suruh Dave dengan memberi Sevia segelas air miliknya dan menepuk pundak istrinya pelan.
Sevia pun langsung mengambil gelas yang Dave berikan dan meminum airnya. Namun, saat dia sedikit lagi selesai, lagi-lagi dia dibuat tersedak dan langsung menyemburkan ai yang ada dimulutnya saat mendengar wanita itu berbicara.
"Kamu juga, jadi cewek kho gatel banget. Memangnya kamu mau aku rojokin anu kamu dengan gagang cangkul seperti yang ada di tivi?" tanya Vita.
"Dengar semua perempuan yang ada di tempat ini!!! Siapa saja yang berani main-main dengan suamiku, maka kalian tinggal pilih hukumannya. Mau aku kasih gagang cangkul atau aku masukin dua botol bon cabe ke anu kalian," teriak Vita tanpa tau malu.
Selesai dia bicara, dia langsung mendekati wanita yang sedang bersama dengan Adjie. Vita pun menaburkan dua botol bon cabe ke dalam baju wanita yag sudah dipegangi oleh pengawal yang Vita bawa.
__ADS_1
"Karena kamu belum tebukti naik ke atas ranjang suamiku, maka ini cukup utuk hukumanmu." Vita langsung mendekati Adjie yang diam melongo melihat apa yang istrinya lakukan.
"Aw ... panas Mbak panas ... Apa yang Mbak lakukan? Aku tidak pernah menggoda Pak Adjie. Dia sendiri yang mengajak makan siang bersama," ucap artis pendatang baru itu.
"Cepat kamu pergi dari hadapanku! Sebelum aku kehilangan kendali melihatmu duduk berdua dengan suamiku," usir Vita.
Gadis itu pun langsung pergi begitu saja dan menahan tangis. Dia menyesal karena sudah mau diajak makan siang oleh sutradaranya. Seandainya dari awal dia menolak, sudah pasti hal seperti ini tidak akan terjadi.
"Sayang, kasihan dia. Dia baru saja tanda tangan kontrak untuk film terbaru kita," ucp Adjie melas.
"Kamu membelanya? Kamu ingin aku hukum seperti apa? Apa kamu ingin aku mengambil semua investasiku ke perusahaan keluargamu? Atau menarik kembali dana yang sudah aku kucurkan untuk proyek film kamu? Cepat katakan, apa yang kamu inginkan!!!" Dada wanita itu terlihat naik turun menahan kekesalannya.
Vita yang cinta mati pada Adjie, terus saja mempertahankan lelaki itu. Meskipun dia tahu kalau sebenarnya Adjie seorang playboy. Namun, kekuasaan orang tuanya mampu mengikat Adjie untuk tetap berada di sisinya.
Adjie langsung bangun dari duduknya. Dia pun merangkul Vita agar duduk bersamanya. Vita hanya mengikuti apa yang Adjie lakukan padanya.
"Duduklah dulu! Jangan marah-marah di tempat umum. Nanti kita bermain dengan gaya baru. Aku sudah belajar caranya," bisik Adjie.
"Aku hanya mengajaknya makan siang sebagai perayaan kerjasama kontrak."
"Beneran, kamu tidak memiliki hubungan dengan wanita lain?" tanya Vita menyelidik.
"Iya Sayang!"
Awalnya aku ajak makan siang tapi setelahnya sudah pasti aku ajak ke hotel. Gara-gara badak betina datang, terpaksa aku harus memuaskannya. Tapi tidak apalah, Vita juga cantik hanya saja susah aku peluk seluruh tubuhnya, batin Adjie.
Dave yang sedari merekam apa yang sudah terjadi di sana, dia langsung menyebarkannya di sosial media dengan akun bodong. Tak tanggung-tanggung, Dave langsung tag orang-orang penting di negeri ini dan semua orang yang berkecimpung di dunia entertainment sehingga video yang berdurasi sekitar lima menit itu langsung viral di dunia Maya.
__ADS_1
Sorry Adjie, aku hanya ingin membalas sakit hati sahabatku. Selain keluarga Wibisana, keluarga Mona pun pasti kena imbasnya, karena Vita kakak kandungnya. Aku ingin tahu, bagaimana seorang penguasa meredam berita yang mencoreng nama baik keluarganya, batin Dave.
"Via, kalau sudah makannya, ayo kita ke kantor! Aku tidak mau telat meeting," ajak Dave.
"Ayo! Aku sudah kho. Tapi Dave aku langsung pulang saja ya, Aku merasa kangen dengan Devanya," ucap Sevia.
"Kamu mulai ingkar sayang. Tadi bukannya sudah janji akan menunggu meeting di perusahaan? Kamu bisa menunggu aku di ruang tunggu tamu karena ruanganku sudah terpakai." Dave langsung berdiri dari duduknya sebelum Adjie sadar dengan kehadirannya berada di sana.
Sevia pun langsung mengikuti suaminya tanpa ingin membantah apa yang Dave katakan. Kedua pasangan itu berjalan beriringan menuju ke parkiran. Namun, saat keluar dari area food court, mereka melihat begitu banyak wartawan yang menuju ke area itu. Dave hanya tersenyum miring melihat semuanya.
"Dave, kita kembali yuk! Aku ingin tahu kelanjutan kejadian tadi. Tapi mereka kenapa cepat sekali tahu kalau sutradara ada yang tertangkap berselingkuh."
"Via, aku ada meeting. Jangan menganggu mereka mencari berita,kamu bisa melihatnya nanti di televisi."
"Baiklah, aku tidak sabar menontonnya."
Saat keduanya sudah masuk ke dalam mobil, Sevia pun segera membuka ponselnya. Dia sempat kaget, kejadian yang tadi terjadi di food court sudah viral di dunia maya bahkan ada yang menyangkut pautkan dengan kekuasaan sang penguasa negeri ini.
"Benar-benar dunia maya itu sangat cepat penyebarannya. Padahal kejadiaannya belum ada satu jam, tapi seluruh negeri ini sudah bisa melihatnya," gumam Sevia.
"Makanya harus jaga sikap kalau di tempat umum, agar kejelekan kita tidak diketahui oleh banyak orang," timpal Dave yang masih bisa mendengar apa yang Sevia katakan.
"Dave, memang wanita tadi siapa? Kenapa dia disangkutpautkan dengan penguasa negeri ini? Bukankah Mona putrinya penguasa itu?" tanya Sevia.
"Memang kamu tidak tahu, kalau Vita kakaknya Mona? Ya jelas dia ada sangkut pautnya karena mereka kakak beradik dari Keluarga Winata."
...~Bersambung~...
__ADS_1
...Jangan lupa dukungannya ya kawan! Klik like, comment vote rate gift dan favorite....
...Terima kasih!...