Two M, Son Of Mafia And His Angel

Two M, Son Of Mafia And His Angel
Vivian hamil?


__ADS_3

Suasana di kediaman keluarga Smith mendadak menjadi ramai karena Kate. Itu terjadi semenjak kate menjawab telephone dari putra sulungnya yang menanyakan obat untuk dia berikan pada Vivian.


Beberapa waktu yang lalu, ketika bangun dari tidurnya, Vivian merasa perutnya tidak enak dan kepalanya juga pusing. Dia bahkan muntah berkali-kali dan merasa tidak enak badan. Ini pasti karena dia terlalu banyak makan semalam.


Matthew sudah berusaha memijitkan punggung Vivian tapi dia kembali berakhir di kamar mandi. Dia merasa lambungnya tidak nyaman bahkan saat Matthew ingin menyuapinya bubur, Vivian kembali muntah karena dia mual melihat makanan.


Matthew tampak frustasi dan Khawatir. Dia ingin memanggil dokter pribadinya tapi sepertinya dia harus menghubungi ibunya terlebih dahulu karena ibunya pasti tahu apa yang terjadi dengan Vivian.


Tanpa maksud apa-apa dan ingin menanyakan apa yang harus dia lakukan, Matthew menghubungi ibunya. Pada saat itu kate berada di dalam kamar untuk merapikan pakaiannya. Dia segera menghampiri meja dimana ponselnya dia letakkan.


"Ada apa sayang?" tanya kate.


"Mom, Vivian terus muntah apa yang harus aku lakukan?" tanya Matthew.


"Apa?" Kate sangat kaget mendengarnya.


"Begitu bangun dia mengeluh perutnya tidak enak dan kepalanya pusing. Dia juga muntah berkali-kali jadi aku?"


"Tunggu dulu!" sela ibunya.


"Jadi Vivian mengeluh perutnya tidak enak dan terus muntah?" hati Kate terasa berbunga saat menanyakan hal itu.


"Yes," jawab Matthew heran karena ibunya terdengar senang.


"Dia mengeluh sakit kepala dan terus muntah?" tanya Kate lagi.


"Yes mom," jawab Matthew dan dia merasa lega karena sepertinya ibunya tahu apa yang terjadi dengan Vivian.


Untung saja dia menghubungi ibunya tapi dia tidak tahu jika ibunya saat ini salah paham dengan keadaan Vivian.


"Apa dia menolak makan?"


"Seperti yang mommy tahu," jawab Matthew karena seperti itulah yang sedang dialami Vivian.


"Oh my God Matth, jaga dia baik-baik kami akan pergi ke sana," ucap kate.


"Oke," jawab Matthew tanpa merasa curiga sama sekali.


Setelah berbicara dengan ibunya, Matthew menghampiri Vivian yang sedang merebahkan diri di atas ranjang.


"Bagaimana dengan keadaanmu babe?" tanyanya seraya mengusap dahi Vivian.


"Ini gara-gara kau memintaku menghabiskan semua makanan itu semalam!"


"Sory babe, aku tidak tahu kau akan jadi seperti ini."


"Aku rasa lambungku jadi bermasalah karena kebanyakan makan dan aku mual setiap membayangkan makanan," ucap Vivian seraya mengusap perutnya.


"Oke baiklah, tidurlah lagi. Mommy akan datang untuk melihat keadaanmu dan jika keadaanmu tidak membaik juga maka aku akan membawamu ke rumah sakit."


"Maaf merepotkanmu Matt, semalam pertama kalinya aku makan sebanyak itu dan semua ini gara-gara kau!"


"Sory babe, jika aku tahu maka aku tidak akan memaksamu dan akan memberimu hukuman lain."


Matthew menunduk dan mencium dahi Vivian. Dia rasa Vivian bukan kebanyakan makan saja tapi dia rasa Vivian juga masuk angin karena setiap hari dia naik motor pulang pergi ke kantornya yang lumayan jauh.

__ADS_1


Vivian meminta Matthew untuk mengambil ponselnya karena dia mau minta ijin pada kapten Willys dan setelah mendapat ijin, Vivian menyimpan ponselnya di atas meja dan segera beristirahat sedangkan Matthew berbaring di sisinya untuk menemaninya tidur.


Sementara itu dikediaman keluarga Smith, setelah selesai berbicara dengan putranya, Kate berlari keluar sambil berteriak sampai membuat seisi rumah heboh.


"Albert sebentar lagi kita punya cucu!"


Karena teriakannya, membuat Ainsley dan Michael terbangun dari tidur mereka. Alice begitu senang mendengarnya begitu juga dengan Jacob sedangkan Albert menenangkan istrinya yang tampak panik.


"Darling pelan-pelan, ada apa?"


"Oh Albert, calon menantu kita sedang hamil dan sebentar lagi kita akan punya cucu," ucap kate dan tampak begitu senang.


"Benarkah?" tanya Albert tidak percaya.


"Kenapa kau terdengar tidak percaya?"


"Bukan begitu."


"Kau tahu dari mana Kate?" tanya Alice.


"Baru saja Matthew menghubungiku mom. Dia bilang Vivian muntah begitu bangun tidur dan tidak mau makan. Dia juga mengeluh sakit kepala dan perutnya tidak enak."


"Oh astaga, benarkah?" Wajah Alice sudah terlihat senang.


"Yes," jawab kate.


"Jika begitu ayo kita pergi untuk menjenguknya dan jangan lupa kita harus membelikan vitamin penyubur kandungan. Oh jangan lupa juga, ayo kita buat makanan terlebih dahulu!" Alice segera melangkah pergi bersama dengan Kate.


"Ada apa sih dad?" tanya Michael.


"Entahlah, mommy mu bilang calon kakak iparmu sedang hamil," jawab ayahnya.


"Entahlah," jawab ayahnya lagi sambil mengangkat bahu.


"Sepertinya mommy salah paham."


"Biarkan saja mereka lebih berpengalaman," ucap jacob.


Di dalam dapur Kate dan Alice mulai sibuk bahkan meminta Ainsley untuk membantunya. Pantas aja Matthew diminta berpenampilan wanita? Ternyata VIvian sedang hamil dan mereka menganggap itu adalah permintaan wanita hamil tapi mereka benar-benar salah paham.


Saat waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh, mereka segera pergi untuk menjenguk Vivian sedangkan keadaan Vivian sudah lebih baik tapi dia masih mual setiap kali Matthew memintanya untuk makan.


Begitu tiba, Matthew sangat heran melihat ibu dan neneknya membawa banyak barang dan langsung menanyakan keadaan Vivian.


"Mana calon menantu mommy?" tanya Kate dengan tidak sabar.


"Di kamar," jawab Matthew.


"Kau harus menjaganya baik-baik Matth," ucap Alice.


"Tentu saja nek."


"Masih muda sangat rentan jadi jangan biarkan dia mengangkat barang berat dan melakukan hal berbahaya jadi sebaiknya minta Vivian berhenti bekerja dan ajak dia menikah!"


"Hah? Maksud nenek?" tanya Matthew tidak mengerti.

__ADS_1


"Dasar kalian para lelaki tidak tahu apa-apa!" jawab neneknya.


Alice dan Kate masuk ke dalam kamar untuk melihat keadaan Vivian, sedangkan Matthew mengikutinya. Mereka segera menghampiri Vivian yang sedang duduk di sisi ranjang dan sedang menyisir rambutnya.


"Bagaimana dengan keadaanmu sayang?" tanya Kate.


"Aku baik-baik saja mom."


"Aku dengar kau muntah dan tidak bisa makan?"


"Ya, aku rasa lambungku bermasalah," jawab Vivian sambil mengusap perutnya.


"Percayalah sayang, itu bukan gejala sakit lambung tapi itu gejala kau sedang hamil," ucap Alice.


"What?" Matthew dan Vivian sangat kaget mendengarnya.


"Mom, nek, Vivi hanya?"


"Diam! Kau tidak mengerti apa-apa!" sela Alice.


"Tapi nek?" Vivian hendak menjelaskan tapi Kate sudah menghampirinya dan memegang tangannya.


"Kami sudah membelikan obat penguat janin dan jangan lupa untuk diminum setiap hari.


"Mom aku hanya sakit lambung."


"Aduh anak muda jaman sekarang tidak bisa membedakan sakit lambung dan hamil," ucap Alice.


Vivian memandangi Matthew sedangkan matthew mengangkat bahunya. mana mungkin Vivian bisa hamil? Mereka saja belum melakukan apapun.


Matthew keluar dari kamar dan menghampiri ayah dan kakeknya yang sedang berada di ruang keluarga.


"Boy, apa benar pacarmu sedang hamil?" tanya ayahnya.


"Tidak dad, mommy dan nenek salah paham. Kami bahkan belum melakukan hal itu mana mungkin dia bisa hamil?" jawab Matthew.


"Sudah aku duga!" ucap Jacob.


"Wow kakek sudah tahu?" Matthew memandangi kakeknya dengan serius.


"Boy, laki-laki di keluarga kita yang paling beruntung adalah ayahmu! Hanya dia saja yang bisa melakukan hal itu sebelum menikah dan yang paling beruntung juga kak Edward karena dia tidak terkena kutukan sedangkan aku dan daddy? Harus berakhir di kamar mandi dan bersolo karir dengan sabun!"


"Hahahahaha!" Albert dan Matthew tertawa.


"Hei ini bukan lelucon! Aku sampai berpikir harus pergi bertapa ke Cina untuk menghilangkan kutukan ini tapi akhirnya aku tahu bahwa kakek buyut kalianlah dalangnya!"


"Memangnya apa yang di lakukan kakek buyut?" tanya Matthew penasaran.


"Yang aku tahu dia menikahi nenek buyut dengan paksa!"


"Wow!" ucap Albert dan putranya secara bersama-sama.


"Jadi bagaimana sekarang dad? Mommy dan nenek salah paham!"


"Biarkan saja! Biarkan mereka senang dan sebaiknya kau segera mewujudkannya dan aku harap kau tidak terkena kutukan tapi jika sampai itu terjadi, aku akan membongkar makam kakek dan memintanya untuk kembali bersujud di depan nenek!" ucap Jacob.

__ADS_1


Albert dan Matthew kembali tertawa, sedangkan di dalam kamar Vivian tidak bisa berkata apa-apa saat Kate dan Alice memberinya vitamin penyubur kandungan dan susu untuk ibu hamil. Dia sudah hampir gila dan tidak mau menjelaskan lagi.


Kesalahanpahaman semakin terjadi saat Alice memberikan makanan untuk Vivian tapi Vivian kembali berlari ke dalam kamar mandi. Itu karena dia sudah banyak memakan makanan seperti itu semalam dan dia langsung mual saat melihatnya.


__ADS_2