Two M, Son Of Mafia And His Angel

Two M, Son Of Mafia And His Angel
Dua sekutu yang sudah berselisih jalan.


__ADS_3

Kekacauan yang dibuat oleh anak buah Thomas dan Gary hari itu membuat orang sibuk dan beberapa korban berjatuhan. Gedung San Franscisco City Hall hancur dan sebuah kereta exspress meledak dan terbakar.


Beberapa gerbong kereta tampak terguling di sini rel sedangkan beberapa gerbong lainnya masih berada di atas rel dan terbakar.


Malam itu mobil pemadam kebakaran dan ambulans sibuk. Ambulans sibuk mengevakuasi korban yang jatuh di gedung San Francisco City Hall, sedangkan mobil pemadam tidak saja memadamkan api yang membakar gedung San Francisco City Hall tapi juga menuju ke tempat kereta terguling dan terbakar.


Para polisi benar-benar sibuk dan semua itu gara-gara si pengecut Gary dan si penghianat yang telah melarikan diri.


Felicia sedang mencari tempat untuk menyembunyikan diri, malam ini dia akan bersembunyi dan akan berusaha memberi Gary kabar. Semua rencana mereka kacau dan dia tidak bisa kembali ke organisasi lagi. Seandainnya dia menghabisi Charlie dengan cepat tadi maka Vivian tidak akan bisa membongkar kedoknya.


Malam sudah semakin larut dan dia butuh istrirahat. Besok dia harus benar-benar menyusun rencana dengan matang untuk membunuh Vivian. Sekarang keinginan menghabisi Vivian semakin besar karena karirnya sebagai agen hancur dan jika Vivian tidak mati maka dia tidak akan puas.


Malam itu bukan Felicia saja yang butuh istrirahat tapi semua pihak berwajib dan para agen yang terlibat.


Helikopter yang membawa Vivian juga Matthew terbang merendah untuk menurunkan mereka di mana Patrik dan para petugas lain sudah berkumpul dan menunggu mereka.


Ayah Clarina sudah di bawa pergi oleh pihak berwajib dan mendapat pengawalan ketat karena mereka khawatir ada yang mengincarnya lagi. Setidaknya mereka menyangka jika Wali Kota adalah target yang diincar oleh orang-orang itu.


Sebelum turun, Matthew meminta satu hal pada Vivian. Dia meminta Vivian mengatakan pada rekannya jika pelaku yang melakukan itu semua sudah mereka habisi di kereta. Dia meminta hal itu agar kasus itu di tutup karena Gary adalah bagiannya.


Tentu saja Vivian menyetujuinya karena dia ingin membuat perhitungan dengan Felicia tanpa melibatkan pihak berwajib. Jika Kapten Willys mengadakan rapat maka dia akan mengatakan jika Felicia sudah gugur ketika ledakan di gedung San Francisco City Hall terjadi.


Lagi pula Charlie bisa dia ajak bekerja sama dan tidak akan ada yang tahu jika Felicia masih hidup. Ketika waktunya sudah tiba di mana mereka akan berhadapan, dia akan membuat perhitungan dengan Felicia atas penghianatan yang dia lakukan.


Mereka berdua tidak jauh dari atas tanah dan Vivian langsung melompat turun begitu juga dengan Matthew. Helikopter yang membawa mereka mulai terbang merendah karena mereka akan pulang bersama menggunakan benda itu nanti.


Patrik segera menghampiri Vivian dan menepuk bahunya sambil berkata, "Good job, Angel."


"Semua berkat kerja sama kita, Patrik," jawab Vivian sambil tersenyum.


"Terima kasih atas bantuanmu, Bung," Patrik mengulurkan tangannya ke arah Matthew.


"Aku melakukannya untuk membersihkan namaku dan membantu pacarku," jawab Matthew sambil menyambut uluran tangan Patrik.


"Hati-hati dia sedikit tidak normal," ucap Patrik sambil melirik ke arah Vivian.


"Memang tidak!" jawab Matthew seraya melepaskan tangan Patrik.

__ADS_1


"Wow!" Patrik sedikit kaget mendengarnya. Jadi pria itu sudah tahu jika Vivian 3 in 1? Sungguh pasangan yang aneh!


"Hahahahaha!" Vivian tertawa. Sangat menyenangkan menggoda Patrik.


"Baiklah, besok Wali Kota akan mengadakan konferensi pers dan dia bilang akan bersaksi jika kau bukan pelakunya. Dia akan membersihkan namamu atas kasus ini," ucap Patrik.


"Memang sudah seharusnya," Matthew merangkul bahu Vivian.


"Ayo pulang, Babe. Lukamu perlu diobati," ajaknya.


"Baiklah, malam ini bolehkah aku tidur denganmu dan Maria?" tanya Vivian. Dia bertanya seperti itu untuk menggoda Patrik.


"Tentu," jawab Matthew.


"Wow! Kalian berdua benar-benar pasangan aneh yang pernah aku kenal," ucap patrik sambil geleng kepala.


"Hahahaha!" Vivian dan Matthew tertawa.


"Aku mau pulang, Patrik. Kau juga segeralah pulang ke rumah batumu. Besok kita harus kembali bekerja," ucap Vivian.


"Tentu, Kapten Willys pasti akan mengadakan rapat besok untuk membahas hal ini," jawab Patrik.


Mereka segera berjalan menuju helikopter di mana Michael telah menunggu mereka. Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam saat itu dan mereka juga sudah lelah karena aksi mereka hari ini.


Setelah mereka naik, helikopter langsung terbang ke atas. Patrik juga kembali dan meninggalkan para polisi yang sibuk mengamankan tempat itu.


"Di mana kakakku, Matth?" tanya Vivian saat mereka sudah berada di dalam helikopter.


"Damian ada di rumah, Kakak Ipar. Kau tidak perlu khawatir," jawab Michael.


"Aku ingin bertemu dengannya," ucap Vivian.


"Tenang saja, kita akan pulang ke rumah orangtuaku dan kau bisa bertemu dengan kakakmu," ucap Matthew sambil mengusap kepala Vivian.


Vivian tersenyum, sekarang dia kembali menghawatirkan keadaan ayahnya yang berada di tangan Gary dan dia juga menghawatirkan keadaan kakeknya yang belum juga sadar. Setelah tiba nanti dia akan menghubungi kakaknya untuk mengetahui keadaan keluarganya.


Wajah Vivian berubah menjadi murung dan ketika melihatnya, Matthew merangkul bahu Vivian dan mengusap kepalanya dengan lembut.

__ADS_1


"Tenang saja, ayahmu pasti baik-baik saja," ucapnya karena dia tahu Vivian pasti sedang menhawatirkan keadaan ayahnya.


"Aku harap Gary tidak membunuhnya, Matth."


"Aku rasa Gary tidak akan membunuh ayahmu begitu saja, aku rasa dia menginginkan sesuatu."


"Apa ... apa dia menginginkan aku?" tanya Vivian asal sambil memandangi Matthew.


"Maybe, aku juga tidak tahu tapi apapun itu dia tidak akan mendapatkanya apalagi jika dia menginginkan dirimu," jawab Matthew.


"Aku harap kita bisa segera menangkapnya dan menyelamatkan ayahku," Vivian bersandar pada bahu Matthew. Dia sangat lelah dan sekarang rasa sakit di tubuhnya mulai terasa. Sakit akibat benturan pilar, dua kali menerobos jendela dan luka tembakan yang ada di lengannya juga terasa sakit. Belum lagi luka goresan yang dia dapat akibat pecahan kaca, kali ini misinya benar-benar melibatkan banyak orang dan memakan banyak korban.


Dia harap mereka segera menemuan Gary dan mengakhiri semua ini, sedangkan pada saat itu Gary tampak tidak tenang setelah melihat berita yang meliput kejadian penyelamatan Wali Kota di kereta exspress.


Dia kesal karena Matthew melibatkan diri dalam misi penyelamatan itu. Walaupun Thomas tidak bisa membunuh Matthew tapi setidaknya para polisi bisa menangkap Matthew karena anak buah Thomas menggunakan wajah Matthew dan dia terbukti melakukan penyanderaan yang terjadi di gedung San Francisco City Hall. Tapi kenapa para polisi tidak menahannya dan mengijinkan Matthew melibatkan diri?


Vivian pasti membantu Matthew dan sebaiknya dia menyusun rencana untuk memancing Vivian datang padanya. Dia harap seseorang menemukan memo yang dia tinggalkan dan jika Vivian tidak mau datang menemuinya maka besok, ketika matahari hendak terbenam, dia akan membunuh Jager Maxton dan melemparkan mayatnya di depan Vivian.


Gary diam saja dan pada saat itu, ponselnya berbunyi. Gary segera menjawabnya dan terdengar suara Felicia di seberang sana.


"Rencana kita gagal total, Mr. M," ucap Felicia. Dia menghubungi Gary melalui telephone umum karena ponselnya sudah dia matikan agar Vivian tidak bisa melacak lokasinya.


"Aku tahu," jawab Gary.


"Lalu apa yang harus kita lakukan?"


"Tunggu kabar dariku besok. Aku akan membawa mereka datang dan kali ini aku akan menghadapi mereka secara langsung dan membunuh mereka!"


"Ingat, Angel adalah bagianku!" ucap Felicia.


"Kau hanya boleh memukulnya tapi tidak boleh sampai mati," ucap Gary.


"Pasti!" jawab Felicia sambil tersenyum.


Hanya boleh memukulnya saja? Hng! Dia bahkan tidak sabar untuk membunuh Vivian. Setelah membunuh Vivian maka dia akan membunuh Gary. Dia tidak perduli lagi karena karirnya sudah hancur dan dia sudah tidak bisa kembali ke agensi. Lalu buat apa lagi dia bersekutu dengan Gary? Dia juga bisa menghianatinya yang penting tujuan awalnya tercapai.


Setelah berbicara dengan Gary, Felicia segera pergi untuk mencari tempat aman untuk bersembunyi, sedangkan Gary berjalan ke meja nakas untuk mengambil sesuatu. Besok dia akan meminta seseorang mengantarkan surat dan memberikannya pada Vivian dan besok dia tidak akan lari lagi dan akan mengakhiri semuanya.

__ADS_1


Dia akan membunuh Matthew menggunakan tangannya dan dia tidak akan gagal seperti Thomas. Besok dia pasti akan mendapatkan apa yang dia inginkan dan besok adalah kematian Jager Maxton. Kali ini rencananya tidak akan gagal tapi sayangnya dia tidak tahu, Felicia punya rencananya sendiri dan sekarang dia yang akan memanfaatkan Gary agar keinginannya tercapai.


__ADS_2