
Sepuluh menit yang diberikan oleh Matthew sudah hampir habis. Gary dan ketiga rekannya belum bisa menemukan jawaban dari pertanyaan itu.
Mereka bahkan mengumpat dalam hati karena tidak menemukan jawaban yang diberikan oleh Matthew. Memang pertanyaan itu terdengar mudah dan untuk anak-anak tapi mereka tahu itu pertanyaan menjebak.
Memangnya berapa jumlah sapi betina di antara sepuluh sapi yang ada di padang? Di sana tidak disebutkan berapa jumlah sapi jantan bahkan kedua anak sapi itu jantan atau betina tidak ada yang tahu.
Lalu bagaimana caranya mencari tahu berapa jumlah sapi betina yang ada di sana? Bahkan ilmuwan seperti Bruke juga tidak bisa menemukan jawabannya.
Teka teki itu aneh dan gila, mereka sangat yakin jika tidak ada yang bisa menjawabnya selain Matthew yang membuat teka teki itu sendiri. Mereka tampak frustasi memikirkan jawaban dari teka teki aneh yang diberikan oleh Matthew, sedangkan Matthew sangat puas melihatnya.
Matthew bangkit berdiri dan melangkah mendekati Gary, dia sangat puas melihat Gary tampak kebingungan dengan teka teki sederhana yang dia berikan.
"Bagaimana, Gary?" Matthew berjongkok di depan Gary dan memandangi wajahnya.
"Kau tidak mungkin tidak bisa menjawab teka teki mudah dariku, bukan?" tanyanya lagi.
"Diam kau! Ini bukan teki teki!" teriak Gary marah.
"Ck ... ck ... ayolah, ini hanya teka teki mudah yang aku buat sendiri. Bukankah kau ahlinya teka teki? Kau tidak lupa bukan setiap kali kau membuat onar kau selalu memberikan teka teki untuk Vivian. Dia harus berlari sana sini, dari satu gedung ke gedung yang lain untuk memecahkan teka teki yang kau berikan. Dia harus menemukan bom yang kau simpan dan menyelamatkan nyawa banyak orang. Jika saja aku tidak membantunya, coba kau pikirkan berapa banyak nyawa orang tidak bersalah yang akan melayang akibat teka teki darimu, Gary?"
Gary diam saja, sedangkan Matthew bangkit berdiri dan melangkah pergi. Dia masih ingat bagaimana Vivian terkena ledakan bom yang disimpan oleh Gary di Angel City Brewery bersama dengan rekannya waktu itu dan sekarang, Gary harus membayar semua yang telah dia lakukan.
"Waktu sepuluh menit sudah hampir habis, Gary. Teka teki ini sangat mudah, tidak seperti teka teki yang kau berikan untuk Vivian. Kau bisa menjawabnya, bukan?"
Gary memaki dalam hati, teka teki itu memang terdengar mudah, tapi jawabannya? Jika salah menjawab dia akan mendapat siksaan tapi jika dia tidak menjawab juga akan mendapat siksaan, sungguh pilihan yang sangat sulit.
Matthew kembali duduk di kursinya, sepertinya tidak ada yang bisa menjawab teka teki mudah yang dia berikan padahal, jika mereka menyimak isi cerita dengan baik mereka pasti bisa menemukan jawabannya.
"Lima menit lagi, guys. Pikirkanlah jawabannya baik-baik. Berapa ekor sapi betina yang ada di antara sepuluh ekor sapi itu? Simak isi ceritanya baik-baik dan jika sampai sepuluh menit tidak ada yang menjawab maka kalian semua akan mendapat siksaan yang sama!"
Suasana hening, tidak ada yang berani bersuara dan memberi jawaban. Menurut logika mereka ada dua sapi betina karena di sana disebutkan dua ekor anak sapi yang baru melahirkan. Tapi apakah jawabannya demikian?
Mereka saling pandang karena sepertinya mereka punya jawaban yang sama. Matthew mengetukkan jarinya di atas kursi dan melihat tawanannya satu persatu, ini benar-benar permainan yang sangat menyenangkan dan dia sudah tidak sabar mendengar jawaban dari mereka.
"Come on guys, i'm waiting for your answer," ucapnya dengan santai.
__ADS_1
Gary dan ketiga rekannya saling pandang dan pada saat itu Bruke berteriak memberikan jawabannya terlebih dahulu.
"Dua!"
"Good, kenapa bisa dua?" tanya Matthew.
"Karena ada dua ekor anak sapi dan mereka membutuhkan susu induk sapi jadi jumlah sapi betina yang ada di sana ada dua!" jawab Bruke.
"Perfect answer but, that's not the answer."
"What?" Bruke tidak percaya mendengarnya.
"Aku tidak tahu, aku tidak tahu," ucap felicia sambil menggeleng ketakutan.
"Ck ... ck ... pertanyaan mudah saja kalian tidak bisa menjawab, lalu bagaimana kalian bisa menjawab pertanyaan berikutnya? Kalian harus tahu, aku ingin bermain dengan kalian hari ini sampai aku puas. Jadi, apa jawabanmu Gary, Thomas?" tanya Matthew seraya melihat mereka berdua.
"Ti-tiga," jawab Thomas.
"Kenapa tiga?" tanya Matthew.
"Aku tidak tahu pokoknya aku jawab tiga!" teriak Thomas.
"Tidak ada! Tidak ada sapi betina di sana!" teriak Gary frustasi.
"Bagus, semua sudah menjawab tapi sayangnya tidak ada yang menjawab dengan tepat!" ucap Matthew.
"Apa?" mereka sangat kaget mendengarnya.
"Kalian ingin tahu jawabannya?" Matthew bangkit berdiri dengan seringai di wajahnya, sedangkan Gary dan keempat rekannya mengangguk.
"Dengar baik-baik jawabannya. Jawabannya benar-benar mudah jika kalian menyimak isi ceritanya dengan baik dan jawabnnya adalah, Jika mau tahu berapa jumlah sapi betinanya maka harus bertanya kepada suami istri yang mengembalakan mereka karena hanya mereka saja yang tahu. Kalian melupakan pion pentingnya, bukan? Suami istri adalah kunci dari jawabannya tapi kalian sibuk memikirkan jumlah sapinya!" ucap Matthew.
Mulut Gary dan yang lainnya ternganga, sedangkan James tertawa terbahak-bahak. Sudah dia duga jawabannya akan aneh.
"ja-jawaban macam apa itu?!" teriak Bruke tidak terima.
__ADS_1
"Kenapa? Tidak puas? Simak cerita itu baik-baik. Di sana tidak disebutkan jenis kelamin si sapi dan hanya suami istri itu saja yang tahu bahkan aku sendiri tidak tahu berapa jumlah sapi betinanya. Ini memang teka teki anak-anak tapi kalian harus tahu ini teka teki menjebak jadi sebaiknya jangan protes!"
Bruke menggeram marah begitu juga dengan yang lain, mereka sudah berpikir dengan keras tapi siapa yang menyangka jika pertanyaannya di luar perkiraan mereka?
"Cabut semua kuku mereka!" perintah Matthew.
"Tidak!" teriak Felicia.
"Ini baru pemanasan jadi hukuman yang akan kalian jalani masih ringan tapi nanti, hukuman kalian akan semakin berat," ucap Matthew.
Anak buahnya mulai mendekati Gary dan ketiga rekannya dengan tang di tangan mereka. Masing-masing dua orang karena yang satu akan memegang dan yang satu akan menarik setiap kuku jari tangan dan jari kaki mereka.
Felicia ketakutan ketika tangannya dipegang. Teriakannya terdengar ketika kuku tangannya ditarik tanpa ampun. Tidak saja teriakan Felicia, teriakan Gary dan Thomas juga Bruke terdengar ketika kuku-kuku mereka dicabut menggunakan tang.
Matthew tampak puas melihat ekspresi mereka, mereka memang pantas mendapatkannya tapi itu belum seberapa karena siksaan yang akan mereka dapatkan akan lebih kejam lagi.
Gary dan ketiga rekannya tampak kesakitan setelah semua kuku mereka sudah hilang. Sakit dan perih itu yang mereka rasakan disetiap ujung jari kaki dan tangan mereka.
Felicia memandangi jarinya yang bergetar dan menangis, ini gila, benar-benar gila.
"Siap menjawab teka-teki selanjutnya?" tanya Matthew seraya bangkit berdiri.
"Bunuh kami, Matthew," pinta Gary.
"Tidak, Gary! Aku sudah berjanji pada Vivian jika kalian tidak akan mati dengan mudah jadi sebaiknya berhenti meminta karena aku tidak akan membunuh kalian sebelum aku puas! Kau harus ingat, kau juga mengirimkan beberapa orang untuk membunuhku bahkan orang itu hampir membunuh adikku jadi hari ini aku ingin kau membayarnya!"
Gary tertunduk, sial! Dia tidak menyangka jika akan mengalami hal seperti itu.
"Kalian siap bukan untuk mendengar pertanyaan selanjutnya? Ingat ini pertanyaan menjebak dan kalian harus tahu, siksaan yang kalian dapat akan semakin kejam bahkan siksaan yang kalian dapat nanti tidak akan pernah terpikir oleh kalian jadi jawablah pertanyaanku dengan baik!" ucap Matthew.
Gary dan ketiga rekannya memasang telinga mereka baik-baik untuk mendengar pertanyaan Matthew dan mereka berharap mereka bisa menjawabnya kali ini.
..."Musim hujan telah tiba, para katak yang ada di kolam mulai kawin. Jika satu ekor katak bisa menghasilkan telur 5 ribu sampai dua puluh ribu sekali bertelur, jadi kira-kira berapa jumlah katak yang diperlukan agar telur katak mencapai satu juta telur?"...
"Itu pertanyaan untuk kalian dan ingat, jangan terkecoh dengan jumlah kataknya. Aku harap ada yang bisa menjawab pertanyaan ini jadi pikirkanlah jawabannya baik-baik," ucap Matthew.
__ADS_1
Gary kembali memaki, begitu juga dengan rekannya. Pertanyaan itu siapa yang bisa menjawab?
"Waktu kalian sepuluh menit," ucap Matthew sambil tersenyum. Seperti pertanyaan si sapi, jawaban dari pertanyaan jumlah katak tidak sulit jika menyimak isi cerita itu baik-baik. Dia berharap ada yang bisa menjawab pertanyaan yang dia berikan agar permainan semakin menarik dan dia rasa, salah satu dari mereka pasti bisa.