Two M, Son Of Mafia And His Angel

Two M, Son Of Mafia And His Angel
Dua kubu kembali bersatu


__ADS_3

Gary dan anak buahnya berhenti disebuah bangunan yang tampak masih dibangun. Dengan kemarahan di hati, Gary membuka pintu mobilnya dan menendangnya dengan kasar.


Dia juga mengambil sepucuk senapan dan berjalan menghampiri pintu bangunan. Dia tidak akan memaafkan perbuatan Felicia karena telah menghianatinya.


Di dalam tempat itu, Felicia sudah menunggu. Sudah hampir satu jam dia mengirimkan pesan ancaman untuk Vivian dan jika Vivian belum juga datang, dia akan membunuh si pria tua yang ada di atas Tower crane tanpa ragu.


Sebuah pemicu ada di tangan Felicia dan dia berada di dalam bangunan sedangkan para preman yang membantunya berjaga di luar.


Gary masuk ke dalam tempat itu bersama dengan puluhan anak buahnya, dia akan membunuh Felicia karena telah menghancurkan rencana yang mereka susun dengan baik.


"Hey!" Gary memanggil kedua puluh preman yang sedang berjaga di sana dan ketika melihatnya, para preman itu hendak menghampiri Gary tapi sayang, Gary menembak mereka tanpa ragu.


"Dor ... dor ... dor!" suara tembakan terdengar karena Gary dan para anak buahnya menembaki kedua puluh preman yang akan membantu Felicia.


Felicia langsung mengambil dua buah pistolnya dan berlari keluar karena dia kira Vivian sudah datang ke tempat itu. Sepertinya Vivian mengabaikan peringatannya dan dia akan meledakkan si tua bangka itu tanpa ragu tapi sayangnya begitu dia keluar, bukan Vivian yang dia dapatkan.


"Siapa kau? Kenapa mengganggu?" teriak Felicia marah ketika melihat para preman yang membantunya di serang secara mendadak.


"Felicia, kau?" Gary menghampiri Felicia dan menodongkan senjata apinya begitu juga yang Felicia lakukan.


"Beraninya kau menghianatiku hingga rencanaku gagal?!"


"Aku tidak menghianatimu!" teriak Felicia marah.


"Tidak menghianati? Lalu apa ini namanya? Kau membawa tawananku pergi dan melakukan rencanamu sendiri tanpa sepengetahuanku! Jika kau bukan berhianat lalu apa namanya?" Gary juga berteriak marah.


"Kau bodoh, Mr, M. Kau juga pengecut yang hanya bisa bersembunyi tanpa berani melawan Angel secara langsung!" hina Felicia.


"Diam!" teriak Gary penuh emosi.


"Kau yang bodoh! Kau menggagalkan rencana kita tanpa tahu siapa yang ada di belakangnya!" teriak Gary lagi.

__ADS_1


"Apa maksudmu?"


"Lihatlah, tanpa tahu apa-apa kau menghancurkan rencana kita dengan dua puluh orang lemah itu? Kau sungguh bodoh!"


Felicia mengernyitkan dahi, apa ada yang tidak dia ketahui? Tapi memang dia tidak tahu siapa yang membantu Vivian selama ini.


"Sialan! Otakmu memang dangkal!" maki Gary kesal.


"Siapa? Memangnya siapa yang ada di belakang Angel? Kenapa kau tidak pernah mengatakan hal ini padaku?"


"Kau tahu? Kau tidak mungkin bisa menang melawannya dengan dua puluh sampah itu! Apa kau ingin tahu kenapa aku selalu menggunakan wajah orang lain saat pergi? Itu karena aku harus waspada karena dia bagaikan punya mata di mana saja!" Gary benar-benar marah. Jangan-jangan Michael sedang mengawasi mereka dan memang itulah yang sedang dilakukan oleh Michael.


Dia melihat Felicia sedang berbicara dengan orang yang tidak dikenal dan orang itu menyerang anak buah Felicia. Bisa dia tebak sepertinya mereka sedang berselisih dan bisa dia tebak, pria itu adalah Gary dan tentunya kabar itu langsung dia sampaikan pada kakaknya.


"Sudah seperti ini maka kita harus menghadapi mereka dan stop bersembunyi karena ini tidak akan selesai jika kau selalu lari!" ucap Felicia.


"Ini semua gara-gara kebodohanmu!" umpat Gary kesal.


"Jika Angel datang bersama dengan orang lain maka aku tidak akan ragu untuk menekan pemicu ini! Angel tahu aku bukan orang yang akan bermain-main dengan ucapanku jadi aku yakin dia pasti akan datang sendiri untuk membebaskan ayahnya!"


Gary menghembuskan nafasnya, kenapa agen ini begitu bodoh? Mana mungkin Matthew akan membiarkan Vivian datang sendiri untuk mengantar nyawa? Oh, dia lupa, Felicia memang tidak tahu siapa yang akan mereka hadapi nanti.


"Berikan pemicu itu padaku!" pinta Gary.


"Tidak!" tolak Felicia.


"Berikan Felicia!" teriak Gary penuh emosi.


"Tidak karena kau tidak akan pernah membunuh Angel!" tolak Felicia lagi.


"Aku memang tidak akan membunuhnya karena aku menginginkannya!"

__ADS_1


"Kau bodoh Mr. M. Sungguh bodoh! Apa kau pikir Angel akan mau denganmu setelah semua yang kau lakukan? Sekalipun kau memaksanya tapi aku yakin dia tidak akan mau denganmu!"


Gary tertegun mendengar ucapan Felicia. Memang Vivian menolaknya tapi dia tidak terima Matthew merebut Vivian darinya. Itu berarti dia sudah kalah dan membiarkan Matthew menertawakan kekalahannya karena dia sudah berhasil merebut Vivian yang seharusnya menjadi miliknya. Tapi apa Vivian mau kembali dengannya sekalipun dia memaksa?


"Pikirkanlah baik-baik, kau mau bergabung denganku atau kau mau terus bersembunyi dan lari? Ini tidak akan selesai jika kau terus seperti itu dan jika kau tidak mau bergabung lebih baik kau pergi karena sebentar lagi Angel akan datang dan aku akan membuat perhitungan dengannya! Aku tidak perduli siapa yang ada di belakangnya dan jika kau mau bergabung, maka kita akan menghabisi mereka secara bersama-sama! Kenapa harus takut kalah? Sandera ada di tangan kita jadi kita tidak mungkin kalah!" ucap Felicia.


Gary memandangi Felicia dan setelah itu dia mamandangi Maxton, dia memang ingin mengakhiri ini semua dan rencana mereka sejak awal memang ingin menggunakan Jager Maxton agar Vivian masuk perangkap dan sepertinya sekarang sudah saatnya. Lagi pula sudah seperti ini dan mereka tidak bisa mundur lagi.


"Baiklah, kita akhiri ini semua. Vivian bagianmu dan kau boleh membunuhnya sedangkan orang itu milikku! Aku akan menyebar anak buahku dan aku akan berpura-pura menjadi salah satu dari mereka," ucap Gary.


"Bagus! Sebentar lagi Angel pasti sudah tiba jadi sebar anak buahmu sekarang dan bersembunyilah. Aku yang menyambut kedatangannya!"


Sesuai dengan kesepakatan, Gary menyebar anak buahnya dan segera bergabung dengan mereka. Anak buah Gary bersembunyi dan beberapa orang menjaga tawanan mereka. Mereka akan menunggu kedatangan Vivian dan tentunya Gary sudah siap menyambut kedatangan Matthew Smith jika dia muncul.


Sementara itu dijalanan, Vivian dan Matthew sudah hampir tiba. Michael memberi tahu mereka jika Gary sudah bergabung dengan Felicia dan dia juga mengatakan di mana saja anak buah Gary berjaga dan bersembunyi.


Ketika bangunan yang belum jadi sudah terlihat, mereka akan berpencar karena mereka akan melakukan tugas mereka masing-masing dari tempat yang sudah mereka tentukan.


"Be careful," ucap Matthew karena mereka sudah harus berpencar apalagi bangunan yang tampak sedang dibangun sudah terlihat semakin dekat.


"Roger," Jawab Vivian dan James juga Damian secara bersama-sama.


Motor yang dibawa Matthew berbelok ke jalan lain dan diikuti oleh dua mobil anak buahnya begitu juga dengan mobil yang dibawa James. Mobil mereka berbelok ke arah lain sedangkan Motor Vivian melesat dengan kecepatan tinggi menuju bangunan yang sudah tidak jauh lagi.


Inilah kenapa dia suka sepeda motor, benda itu bisa menyalip kendaraan lain dan tentunya lebih cepat. Dia akan muncul terlebih dahulu dan menantang Felicia, dia juga akan mengulur waktu selama mungkin agar James dan kakaknya bisa menolong ayahnya.


Dia harus mengalihkan perhatian dan melawan orang-orang yang ada di sana, sedangkan Matthew akan berada didekatnya untuk melihat situasi. Bukannya dia tidak mau membantu Vivian tapi selama Jager Maxton belum diselamatkan maka dia tidak akan keluar karena bom yang ada di tubuh Jager Maxton bisa meledak sewaktu-waktu. Dia yakin Vivian bisa mengalahkan rekannya dan mengambil pemicu bom yang ada bersama dengan rekannya dan setelah itu dia akan menyergap bersama dengan anak buahnya.


Walaupun ini bukan gayanya karena dia suka menyerang secara langsung tanpa harus bersembunyi tapi dia juga tidak boleh gegabah karena nyawa Jager Maxton menjadi taruhannya. Jangan sampai Jager Maxton mati karena hal itu bisa membuat Vivian sedih.


Bangunan sudah terlihat semakin dekat dan Vivian semakin menambah kecepatan laju motornya. Hari ini dia akan pastikan Felicia membayar penghianatan yang dia lakukan.

__ADS_1


__ADS_2