Dua Suami/ Kehidupan Baru

Dua Suami/ Kehidupan Baru
Kepulangannya


__ADS_3

Tengah malam, Karina dikejutkan dengan tangan kekar yang mendekapnya dari belakang saat dirinya berbaring di ranjang kamarnya. Mata kantuknya yang sudah mulai bangun membuatnya tersentak dan spontan hendak mendorong tubuh kekar itu.


"Ssstt... it's me." bisik pria bertubuh kekar itu yang ternyata adalah Jonathan suami keduanya.


Ya, sebulan ditinggalkan membuatnya dirinya lupa bahwa dia sudah resmi menjadi suaminya walau hanya secara agama.


"Jo..." jawab Karina berbisik juga, membalikkan tubuhnya menatap Jonathan yang berbaring di sisinya dengan wajah lelah.


Lingkaran mata yang menghitam pertanda kurangnya tidur baginya. Seberat itukah masalah yang terjadi di perusahaan cabang barunya itu? batin Karina menatap Jonathan intens.


"I Miss you, my wife." bisik Jonathan masih sambil menutup mata.


Tangannya sudah tidak bisa dikondisikan, menelusuri lekuk tubuh Karina. Tangannya berhenti bergerak saat meraba bagian intim istrinya yang terasa... tebal.


"Shit..." umpatnya kesal membuat tangannya mau tak mau menjauh tak melanjutkan gerakan tangannya.


Karina hanya tersenyum melihat suaminya mengumpat kesal karena tak bisa menyalurkan hasratnya yang sudah menyala di mata birunya


.


"Maaf..." ucap Karina merasa bersalah.

__ADS_1


"Aku sungguh merindukanmu berada di dalammu." keluhnya terlihat masih kesal karena harus memendam hasratnya yang sudah tegang sejak memeluk tubuh istrinya yang hanya memakai baju tidur tipis berbahan satin tanpa bra. Jonathan beranjak dari ranjang namun dicegah Karina.


"Kau mau pergi lagi?" tanya Karina menatap penuh penasaran.


"Aku harus menuntaskannya, di kamar mandi mungkin?" ucap Jonathan tak bersemangat. Karina tersenyum.


"Butuh bantuan?" goda Karina melambaikan kedua tangannya di udara memberikan kode yang langsung diiyakan oleh suaminya.


"Really?" tanya Jonathan berbinar mendekati istrinya.


Karina hanya tersenyum, dia merasa kasihan pada suaminya yang sudah lama dan mungkin tak dapat pelampiasan setelah sebulan mengurus pekerjaannya.


Kini keduanya sudah berbaring sambil berpelukan setelah beberapa waktu lalu Karina memuaskan suaminya dalam menuntaskan hasratnya. Meski Jonathan tampak sedikit kurang puas itu lebih baik dari pada tidak atau dirinya harus bersolo dengan sabun mandi. Dan itu sangat menjengkelkan.


"Maaf, aku tak bisa menghubungimu. Ponselku hilang di bandara. Entah hilang atau kecopetan, saat di mobil aku mencarinya sudah raib. Aku mencoba menghubungimu dengan ponsel Rian namun sinyalnya membuat ingin membanting ponsel itu. Ah, sial..." umpat Jonathan mengingat kejadian menjengkelkan itu.


Karina mengelus dada suaminya yang terdapat bulu-bulu halus yang tumbuh.


"Aku sabar menunggu." jawab Karina terus mengelus dada itu sambil menulis gambar abstrak di dada itu yang membuat Jonathan mengerang.


"Jangan menggodaku, baby." Jonathan mengecup bibir istrinya sekilas. Karina menatap suaminya lekat.

__ADS_1


"Oh maaf..." Karina melepaskan tangannya dari dada bidang itu karena menyadari suaminya mulai berkabut gairah kembali.


"No problem. Meski sebenarnya aku menyukai sentuhanmu." lirih Jonathan dengan suara serak.


Entah kenapa hati Karina menghangat merasakan pelukan erat dari suami berondongnya ini.


Ya, usia mereka terpaut lima tahun. Meski begitu wajah Karina yang imut dan baby face membuat siapapun yang menatapnya tak akan percaya jika sudah berusia lebih dari kepala tiga.


Tak akan ada yang percaya juga jika dia sudah punya seorang putri apalagi bersuami dua. Pasti semua orang akan menilainya murahan begitu mudahnya menikah kembali padahal statusnya masih sah bersuami orang.


"I love you so much baby." bisikan Jonathan di telinganya membuat Karina tersadar dari lamunannya, dia hanya tersenyum tak membalas ungkapan perasaan suaminya.


Meski Jonathan terlihat kecewa, dia tak peduli hal itu. Baginya asal wanitanya menjadi miliknya dia tak peduli.


"Aku mengantuk." ucap Karina mulai memejamkan matanya merenungi ungkapan perasaan Jonathan.


Dia masih belum bisa membalasnya karena memang tidak atau belum merasakan jatuh cinta pada suami keduanya ini. Hatinya masih saja terpaut dengan suami masa kecilnya, Keanu.


Yang bahkan kini mungkin dia sudah bahagia dengan istri keduanya dengan seorang anak yang akan lahir, mungkin? Batin Karina merasa sakit jika mengingat hal itu.


TBC

__ADS_1


__ADS_2