
"Oh ya kapan kalian akan menikah?" tanya mama Bram menatap Bram dan Karina.
Karina yang sejak tadi menundukkan kepalanya tak mampu menatap wajah Jo yang tatapannya tak lepas dari Karina. Apalagi jemari Bram sejak tadi menggenggam erat jemari tangan Karina yang membuat Jo semakin mengepalkan erat jemari tangannya.
Karina mendongak menatap mama Bram dan ganti menoleh menatap Bram yang tersenyum manis padanya.
"Kami akan menikah dua minggu lagi. Iya kan sayang?" jawab Bram ganti menoleh pada Karina yang terkejut dengan ucapan Bram.
Jo langsung berdiri, membuat semua orang menoleh menatap padanya. Farida yang sudah ketar-ketir Jo akan mengamuk tubuhnya menegang menatap Jo menggelengkan kepalanya.
Karina menatap Jo, menggelengkan kepalanya samar. Jo yang sejak tadi mencuri pandang pada Karina paham arti gelengan kepala Karina yang menatapnya penuh permohonan.
"Kenapa Jo?" tanya mama Bram yang ditatap semua orang mewakili pertanyaan mereka juga. Bram ikut menatap berharap apa yang diharapkan terjadi.
"Aku mau ambil minum." Jo meninggalkan tempat duduknya menuju dapur mengambil sesuatu di dalam lemari es.
Meneguk air putih dingin itu hingga habis dan meremas botol itu kuat, seolah melampiaskan emosinya pada botol minuman yang tidak bersalah itu.
__ADS_1
"Kenapa brother?" Bram yang tiba-tiba datang menatap Jo yang terlihat menahan amarahnya mendekat.
Jo tersentak tak mengira Bram akan mengikutinya. Bram ikut mengambil air putih dingin dari lemari es dan meneguknya separuh.
Meletakkan botol yang masih terisi air minum itu di sebelah tempatnya bersandar di meja bar yang ada di dapur menatap Jo yang memalingkan pandangannya yang terlihat salah tingkah.
"Aku bertemu dengannya saat dia menjadi juniorku dulu di kampus. Dengan penampilan cupunya selalu menguntit Ken kemanapun." Bram mulai bercerita dan tertawa saat mengingat awal pertemuannya dengan Karina.
Awalnya Jo tak paham apa maksud cerita Bram itu. Namun saat nama Ken disebut Jo paham cerita itu tentang istrinya.
Jo masih diam mendengarkan, seolah-olah dirinya juga terlibat dalam cerita itu.
"Setelah itu aku tak pernah bertemu dengannya hingga akhirnya bertemu beberapa tahun lalu saat mengurus perceraiannya karena permintaan Lena agar statusnya menjadi istri sah dari Keanu Atmajaya." Bram menjeda lagi mengambil nafas panjang yang terasa semakin sesak di dadanya.
"Baru kali itu aku melihat wanita setegar itu saat diceraikan suaminya yang katakan dulu sangat dicintainya sejak mereka masih bayi, bahkan mereka tumbuh bersama-sama. Saat kutanya apa permintaan terakhirnya dalam perceraian itu. Kau tahu dia bilang apa?" Bram menatap Jo yang tampak mengernyitkan dahi tanda tak tahu jawabannya bahkan mungkin dia juga penasaran.
"Bisakah anda membawa kembali suami saya? Kata-kata itu membuatku sadar, bukan wanita ini yang punya sifat buruk tapi Ken lah yang terlalu bodoh dibutakan cinta. Dia memilih kerikil dan membuang berlian yang berharga. Seandainya aku bertemu dengannya sebelum menikah dengan almarhum istriku, saat itu juga aku pasti akan langsung jatuh cinta padanya. Dan tak kusangka takdir berkata apa. Kami dipertemukan kembali di negara asal almarhum istriku dan sesuai janjiku saat mengurus perceraiannya saat itu. Aku tak akan pernah melepaskannya lagi untuk kali ini, toh dia bukan milik siapapun." sarkas Bram menatap Jo tajam. Jo langsung menarik kerah kemeja Bram kasar, melotot marah menatap Bram yang juga menatapnya tajam.
__ADS_1
"Aku... akan membawa kembali istriku." Bram tersenyum seringai menatap Jo dengan tatapan mengejek.
"Aku pun tak akan pernah melepaskannya. Pada siapapun." jawab Bram menghentak kasar tangan Jo yang mencengkeram kerah kemeja Bram dan terlepas.
Jo yang masih shock Bram mengetahui hubungannya dengan Karina terhuyung ke belakang meski tak sampai jauh, dia masih mempertahankan ketegakan tubuhnya. Bram langsung meninggalkan dapur setelah mengucapkan kata-kata itu.
"Shit..." umpat Jo kesal, merasa kalah karena saat ini dia tak bisa berbuat apa-apa. Kalau saja tak ingat permintaan Karina, Jo pasti akan membawa lari istrinya
TBC
Maaf ya cuman sedikit...
Udah ngantuk, idenya langsung blank..
Besok gantinya ya...
Makasih sudah mendukung 🙏
__ADS_1