Dua Suami/ Kehidupan Baru

Dua Suami/ Kehidupan Baru
Keanu


__ADS_3

Saat kecil Keanu adalah anak yang sangat dicintainya oleh kedua orang tuanya. Kematian sang kakak perempuan saat berumur satu tahun karena sakit demam membuat orang tuanya begitu menyayangi Keanu dan memanjakannya sehingga dia menjadi anak yang penuh kasih sayang.


Saat dirinya berumur enam tahun, rumah di sebelah orang tuanya kedatangan penghuni baru yang diyakini telah membeli rumah itu yang lama kosong. Mereka memiliki seorang putri kecil berumur kurang lebih satu tahun. Saat berkenalan dengan mamanya, mama Keanu langsung menyayangi gadis kecil yang imut itu. Dan gadis kecil itu langsung menyambut ajakan mama Keanu, padahal mereka baru saja bertemu.


Karina nama gadis kecil itu. Sejak usia sepuluh bulan, Karina selalu dititipkan pada pengasuhnya saat kedua orang tuanya bekerja. Ayahnya seorang tentara yang sering kali dinas ke luar kota. Dan ibunya adalah guru sekolah dasar yang tak jauh dari rumah mereka sekarang. Alasan mereka pindah di sebelah rumah Keanu karena ibunya dipindahkan tugaskan ke desa itu sebagai syarat untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil.


Namun setelah mengenal keluarga Keanu, mama Ken memaksa ibu Karina untuk menitipkan saja Karina padanya. Toh, dirinya hanya ibu rumah tangga yang bingung menyibukkan diri saat suaminya mengurus pekerjaannya di kantor. Dan sekarang Karina selalu ada di rumah Ken saat ibu Karina berangkat mengajar.


Ken awalnya sangat benci pada Karina karena Karina terlalu mendominasi mamanya namun genggaman erat jemari mungil di jemari tangan Ken membuat Ken luluh saat melihat tatapan imut gadis kecil itu. Hingga akhirnya Ken menganggap Karina sebagai adik yang harus dilindunginya.


Hingga saat ajaran baru masuk sekolah, mama Ken mendaftarkan Ken ke sekolah dasar karena umurnya sudah mencapai usia anak sekolah. Dan tentu saja Ken bersekolah di tempat ibu Karina mengajar, hingga Ken pun selalu berangkat bersama ibu Karina. Namun saat hari pertama masuk sekolah, jemari tangan Ken digenggam erat oleh Karina yang menangis histeris karena tak mau ditinggalkan.


"Karin, kakak sekolah dulu ya, nanti pulang sekolah kita main lagi?" hibur Ken kala itu.


Tangisan histeris itu semakin kencang membuat semua orang kuwalahan hingga akhirnya Ken menggendong Karina meski sedikit kesulitan malah terlihat lucu.


"Karin, menurut sama kakak ya, kakak kan sekolah?" hibur Ken lagi dan tangisan Karina pun reda.


"...na...na...?"(benar?) jawab Karina dengan bahasa bayinya.

__ADS_1


"Tentu." jawab Ken yakin menganggukkan kepalanya.


Karina pun tersenyum senang dan dia pun berbalik menatap wajah mama Ken dan meminta digendong. Mama Ken tersenyum begitu juga ibu Karina yang merasa beruntung putrinya bersama keluarga Ken.


Sejak mulai saat itu, Keanu selalu berpamitan pada Karina saat dirinya akan berangkat sekolah meski Karina belum diantar ke rumahnya. Ken menghampiri rumah Karina menjaganya sampai ibu Karina selesai siap-siap untuk berangkat mengajar.


"Ken, kau sudah siap nak?" tanya ibu Karina saat melihat Ken sudah bermain-main dengan Karina dengan pakaian seragam sekolah.


"Sudah bu." jawab Ken sopan.


Ibu Karina memang menyuruhnya untuk memanggilnya ibu, selain untuk membiasakan Karina juga agar memanggilnya ibu. Ken hanya tersenyum senang.


Mereka pun berangkat setelah mengantar Karina ke rumah mama Ken. Keluarga Ken termasuk orang terpandang dan terkaya di desa itu. Usaha perkebunan milik orang tua Ken sangat luas hingga dapat memperkerjakan para penduduk desa. Namun karena kerendahan hati kedua orang tua Ken, para penduduk desa sangat menghormati dan menghargai mereka.


"Ya Bu?" Ken menatap ibu Karina polos.


"Terima kasih sudah menjaga Karina, putri ibu." ucap ibu Karina tulus.


"Gak papa Bu, saya juga menyayangi Karina seperti adik saya sendiri." jawab Ken membuat ibu Karina tersenyum haru.

__ADS_1


"Ken mau janji sama ibu?"


"Janji apa Bu?" tanya Ken penuh tanda tanya.


"Ibu minta, tolong jaga Karina di sisimu selalu. Ya?" pinta ibu Karina menatap Ken penuh harap.


"Ken janji Bu. Akan jaga Karina bahkan sampai dewasa nanti." janji Ken.


"Terima kasih ya nak." jawab ibu Karina terharu.


"Ehm." angguk Ken.


"Ya, sudah. Masuk kelas sana!"


"Ya Bu." Ken berlari menuju kelasnya.


**


Sejak saat itu Ken selalu mengajak Karina kecil kemanapun dia bermain. Bahkan dia melindungi Karina setiap ada anak yang menjahilinya. Dia seperti seorang kakak yang melindungi adiknya. Dia juga seperti seorang lelaki yang menjaga wanitanya.

__ADS_1


Hingga Karina tak melepaskan kaitan jemari tangan Ken kemanapun dia pergi jika tidak ke sekolah. Karina selalu mengikuti langkah Keanu kemanapun kakinya melangkah bahkan sampai Karina berumur lima tahun.


Karina selalu menguntitnya dan Ken tak keberatan dengan hal itu. Dia sudah mengucapkan janji pada ibu Karina untuk menjaganya dimanapun dia berada.


__ADS_2