
‘’Pasukan kita dilumpuhkan oleh kelompok berjubah yang membawa semua warga pergi.’’
Tuan Suien sangat marah. Tapi, ia tersadar akan sesuatu. ‘’Benar juga. Mereka ada tiga orang, kan? Dua orang lainnya ada di sini, cepat cari yang satunya lagi!’’
......................
Sosok berambut kuning berjubah merah tadi meletakkan Sasuke, sambil ketiga sosok lainnya datang bergabung.
‘’Haa, mengetahui semua kejadian seperti ini, kau seperti Dewa saja. Tapi itu bagus karena organisasi kita mulai terkenal dan banyak yang mau bergabung,’’ kata sosok berambut orange.
‘’Puff. Andai kau juga ada di sini dan melihat dirimu,’’ kata sosok berambut kuning.
‘’Kau sudah bertemu dengannya, kenapa kau berkata sesuatu yang aneh?’’ tanya sosok berambut biru.
......................
Shibuki yang telah tiba di dalam pohon langsung termenung.
__ADS_1
‘’Kenapa kau bisa ada di sini?’’ tanya Shibuki.
‘’Karena aku mengikutimu. Apakah itu Air Pahlawan yang sedang mereka incar?’’ tanya Naruto.
Shibuki mengangguk. Melindungi air itu adalah tugas dari pemimpin Desa Takigakure. Itu bukan air biasa, melainkan air keramat yang diambil dari kulit pohon keramat yang mereka tempati sekarang setiap 100 tahun sekali. Orang yang meminum air tersebut mampu meningkatkan chakra mereka 10 kali lipat atau lebih.
‘’Karena tidak ada ninja yang bisa disebut Kage di Desa Takigakure selama perang, para penduduk meminum air pahlawan ini dan bertarung. Setelah perang berakhir, Desa Takigakure telah selamat berkat air ini. Tapi, hal itu memperpendek hidup mereka dengan sejumlah chakra yang meningkat. Banyak shinobi kami yang mati bukan karena perang, tapi karena air ini,’’ kata Shibuki.
‘’Jadi, sejak itu air ini disegel jauh sehingga tidak ada satu orang pun yang dapat menyentuhnya?’’ tebak Naruto.
Shibuki membenarkan. ‘’Dan itu menjadi tugas pemimpin desa untuk melindunginya.’’
‘’Pasukan berjubah hitam katamu?’’ tanya Naruto.
Ini kedua kalinya setelah misi pertama, Naruto mendengarkan tentang kelompok berjubah itu lagi.
‘’Ya. Ayahku tidak tahu siapa mereka. Tapi, salah satu sosok berjubah merah di antara mereka memberitahu ayahku, kalau dia meminum air itu maka putranya akan kehilangan seorang ayah,’’ kata Shibuki.
‘’Lalu di mana ayahmu sekarang?’’ tanya Naruto.
__ADS_1
‘’Dia sudah agak tua jadi menunjukku untuk menggantikannya. Dan Sepertinya ayahku bersama warga lainnya yang telah ditangkap,’’ kata Shibuki.
Naruto tersenyum karena ayah Shibuki ternyata masih hidup. Shibuki benar-benar bersyukur kelompok berjubah itu datang membantu meski mereka tidak tahu identitas mereka.
Keduanya tersentak saat mendengar teriakan seseorang. Naruto menoleh karena ia mengenali suara tersebut milik Sakura.
‘’Apakah mereka menangkap Sakura-chan? Sial! Aku harus pergi menyelamatkannya,’’ kata Naruto bergegas pergi.
‘’Lalu bagaimana dengan diriku? Mungkin itu hanya pengalihan agar kau meninggalkanku dan mereka akan datang kemari,’’ kata Shibuki.
‘’Itu bukan pengalihan dattebayo. Sakura-chan benar-benar ditangkap. Selain itu, Sasuke juga tidak ada,’’ bingung Naruto.
Shibuki mengepalkan tangan dan memberanikan diri. ‘’Baiklah, pergi dan selamatkan gadis itu. Aku akan menjaga Air Pahlawan ini sampai titik darah penghabisan.’’
Naruto mengangguk dan bergegas menolong Sakura.
Para ninja kriminal itu memicingkan mata saat Naruto menampakkan diri. Mereka menertawakan Naruto yang sudah dihabisi berulang kali, meski anak itu tidak menyerah.
Tak di duga, Shibuki muncul dan melumpuhkan sebagian ninja yang membawa Sakura.
__ADS_1
‘’Kau terlalu lama sadar dattebayo,’’ kata Naruto.