God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 60 Gammamaru


__ADS_3

Di sisi lain, seorang pria berambut putih menoleh saat kedatangan salah satu katak dari Gunung Myoboku.


‘’Aku datang membawa pesan dari Fukasaku-sama. Kau dipanggil untuk segera menghadap kepada Tetua Katak.’’


‘’Ogama Sennin?’’ tanya pria berambut putih itu.


......................


Gunung Myoboku



‘’Jiraiya, kau akhirnya datang. Ogama Sennin(Great Lord Elder) ingin bicara denganmu,’’ kata Fukasaku.


‘’Apakah ada sesuatu yang terjadi?’’ tanya Jiraiya.


Tanpa membuang waktu, mereka pun menghadap kepada Tetua Katak.


‘’Aku dipanggil!’’ kata Jiraiya melapor.



‘’Ah, yo. Aku senang kau akhirnya datang. Hah? Siapa lagi kau?’’ tanya Gammamaru.


Fukasaku menoleh. ‘’Ojiji-sama, itu Jiraiya. Jiraiya! Anda menyuruhku untuk memanggilnya.’’


‘’Oh! Itu benar. Benar, bagaimana perjalananmu selama ini? Hm,’’ kata Gammamaru.


‘’Gah, kau yang memanggilnya, Kakek tua besar pikun!’’ kata katak di sisi yang satunya.

__ADS_1


‘’Kakek Tua Pikun?! Ma, beraninya memanggil Ojiji-sama seorang pria tua pikun,’’ kata Fukasaku menegur istrinya, Shima.


‘’Ini bukan pertama kalinya,’’ kata Shima.


Gammamaru terkekeh. ‘’Sudahlah sudah. Jangan bertengkar. Pasangan seharusnya sejalan. Ngomong-ngomong … siapa kau sekali lagi?’’


Shima menghela nafas, sedangkan Jiraiya hanya tersenyum. Ia teringat dengan pertemuan pertama mereka yang juga seperti ini.


‘’Jiraiya-chan,’’ kata Fukasaku dengan wajah bodoh.


‘’Aku pernah memberitahumu tentang ramalan mengenai dirimu. Kau orang yang semata-mata mesum akan berhasil menjadi ninja yang hebat,’’ kata Gammamaru.


Jiraiya memasang raut wajah bodohnya.


Tidak bisa dipercaya dia melupakan diriku, tapi ingat tentang hal detail tertentu, katanya dalam hati.


‘’Pada waktunya, kau akan memiliki muridmu sendiri yang akan membawa perubahan besar dalam dunia shinobi. Salah satu dari dua yang menuntunmu untuk memilih di antaranya,’’ kata Gammamaru.


Lalu anak dalam ramalan itu, sudah aku temukan. Dia adalah Nagato, kata Jiraiya dalam hati.


Ia kembali menatap Gammamaru. ‘’Kalau begitu apa hubungannya aku dipanggil kemari?’’


‘’Ramalan telah berubah.’’


Deg!


Jiraiya tersentak saat mendengar ucapan Tetua Katak. ‘’Be-Berubah? Kenapa bisa?’’


Jangan-jangan Nagato telah tewas bersama Yahiko dan Konan, sehingga ramalannya berubah, kata Jiraiya dalam hati.

__ADS_1


Gammamaru membuka matanya. ‘’Kedua anak dalam ramalan telah bertemu.’’


Sekali lagi Jiraiya tersentak, begitu juga dengan Fukasaku dan Shima.


‘’Bertemu? Maksud Ojiji-sama?’’ tanya Fukasaku.


‘’Kalau mereka bertemu lalu apa yang terjadi?’’ tanya Shima.


‘’Terjadi perubahan aliran waktu, membuat pergeseran waktu mempertemukan mereka berdua. Itulah yang aku lihat dalam mimpiku,’’ kata Gammamaru.


Bagi Jiraiya dan semua katak, mimpi yang dilihat oleh Gammamaru dianggap sebagai ramalan. Semua mengetahui Gammamaru terkenal karena ramalannya yang akurat.


Gammamaru sudah ada sejak zaman Otsutsuki Kaguya dan Hagoromo yang punya kebiasaan meramal, hingga ke era Naruto. Dengan kata lain, Gammamaru juga adalah guru dari Rikudou Sennin.


‘’Aku masih belum bertemu dengan yang satunya, tapi mereka berdua sudah dipertemukan. Kalau begitu, bagaimana dengan ramalannya?’’ tanya Jiraiya.


Gammamaru masih tenang seperti biasanya, membuat Jiraiya dan dua katak lainnya masih menunggu.


‘’Ojiji-sama?’’ panggil Fukasaku.


‘’Keduanya tetap membawa perubahan terhadap dunia shinobi. Tapi, salah satu di antara mereka … Akan ada yang berakhir,’’ kata Gammamaru.


......................


Setelah menghadap kepada Tetua Katak, perkataannya tidak pernah lepas dari pikiran Jiraiya.


‘’Ramalan telah berubah, dan salah satu di antara mereka akan berakhir. Apa yang akan kau lakukan, Jiraiya?’’ tanya Fukasaku.


Jiraiya menatap ke langit dengan wajah serius.

__ADS_1


‘’Tentu saja akan menyelamatkan mereka berdua. Jika keduanya membawa perdamaian dalam dunia shinobi, maka tidak ada di antara mereka yang harus berakhir.’’


__ADS_2