
"Tapi tunggu dulu. Kau bilang Uzumaki?" tanya Yahiko.
Ia dan Konan bersamaan menolehkan kepala ke arah Nagato.
"Nagato, bukankah nama depanmu juga menggunakan klan Uzumaki?" tanya Yahiko.
"Benar. Aku keturunan klan Uzumaki. Namamu Naruto, kan? Kena—‘’
"Aku tahu. Aku tahu. Semua orang yang mengetahui nama depanku akan bertanya, kenapa rambutku berwarna kuning bukan berwarna merah iya, kan?" tanya Naruto yang memotong ucapan Nagato.
Naruto menghela nafas. "Ibuku yang dari klan Uzumaki menikah dengan seorang pria dari klan Namizake. Rambut ayahku berwarna kuning, jadi mungkin aku mengikuti gen darinya."
"Begitu? Lalu menjadi Hokage tadi, kalau tidak salah, bukankah itu sebutan untuk pemimpin Desa Konoha?" tanya Konan.
"Benar. Aku akan melampaui para Hokage pendahulu, dan menjadi yang terhebat. Tapi, kali ini tujuanku adalah menghilangkan duka semua orang dan membuat revolusi di dunia ninja," kata Naruto.
Ya, meskipun saat ini aku memang sudah menjadi Hokage Ketujuh dattebayo, kata Naruto dalam hati.
Yahiko tersenyum sambil menampilkan deretan giginya. "Kalau begitu kita memiliki impian yang sama! Suatu saat nanti aku akan menjadi pemimpin Desa Amegakure dan menciptakan perdamaian dalam dunia ninja."
Konan dan Nagato tersenyum melihat hal itu.
__ADS_1
"Kalau begitu berterima kasihlah karena kami bertiga adalah orang pertama yang akan menjadi anggota dalam organisasi yang akan kau ciptakan," kata Yahiko.
Naruto hanya tersenyum dengan wajah kaku, dan tetap mengiyakan ucapan Yahiko.
"Aa shimatta! Tadi kita ingin menangkap ikan untuk makan malam. Tapi, karena menemukan Naruto, kita membawanya kemari," kata Yahiko.
......................
Di sisi lain, Yamato menyusuri hutan sambil melewati tempat dimana ia dan Naruto sempat bertarung tadi. Ia kembali tiba di ujung jurang sambil menatap sungai di bawah.
"Aku belum sempat mengatakan kalau Naruto memiliki chakra Kyuubi. Tapi, Danzo-sama sudah memotong ucapanku."
......................
Jiraiya kembali setelah dari Myobokuzan. Mengingat ucapan Gammamaru barusan, membuatnya terhenti di salah satu dahan pohon.
Aliran waktu telah berubah membuat pergerakan waktu mempertemukan kedua anak itu. Tapi, salah satu di antara mereka akan berakhir. Jika mereka bertemu saat ini, berarti anak yang satunya berada di Amegakure, kata Jiraiya dalam hati.
Ia pun kembali bergegas melompati dahan pohon. "Aku harus ke Desa Amegakure."
......................
__ADS_1
Naruto dan ketiga anak tadi bersorak karena mendapatkan ikan yang sangat besar dari sungai. Mereka pun tidak sabar untuk tiba di tempat persembunyian dan mencicipi ikan tersebut.
"Pakaianku jadi basah lagi. Kalau tahu kalian bertiga memilih kehujanan menangkap ikan, aku tidak perlu mengganti bajuku tadi dattebayo," kata Naruto.
"Bermain hujan itu asik," kata Yahiko.
"Ini adalah Desa Ame(Hujan), karena itulah di Amegakure selalu turun hujan," kata Nagato.
Naruto hanya mengiyakan sambil melihat tempat persembunyian tadi dari jauh. Tanpa membuang waktu, ketiga anak itu berlari duluan membuat Naruto bingung.
"Orang yang terakhir tiba di tempat persembunyian akan memakai baju katak dari Jiraiya sensei!" teriak Yahiko.
"E-Eh? Itu curang dattebayo! Aku membawa ikan sambil berlari tapi kalian tidak," kata Naruto menyusul.
Ketiga anak tadi telah tiba di tempat persembunyian dan hendak masuk, sedangkan Naruto hampir menyusul di belakang.
"Mokuton Daijurin no Jutsu!"
Ikan yang dibawa Naruto tadi terjatuh ke tanah. Mendengar suara pekik Naruto, membuat ketiga anak tadi berbalik.
"Naruto!" pekik mereka melihat shinobi bertopeng tidak jauh dari belakang anak berambut kuning itu mengikat Naruto dengan kayu.
__ADS_1