God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 115 Ledakan


__ADS_3

Sasuke dan Naruto menghampiri ninja bertudung yang telah menerima pukulan telak.


‘’Uchiha Sasuke … Terima kasih telah memperlihatkan itu semua kepadaku. Aku telah menemukannya,’’ kata ninja bertudung tadi langsung melotot.


Kedua anak itu terbelalak karena ninja bertudung tadi langsung berubah wujud menjadi orang lain.


Ada apa dengan chakra yang menyeramkan ini? Chakra-nya bukan dari orang yang sama, kata Sasuke dalam hati.


Ninja bertudung itu melepaskan diri dari ikatan benang tadi. ‘’Lupakan soal Itachi. Dia lebih kuat daripada dirimu yang sekarang.’’


‘’Kau tahu soal Itachi? Siapa kau?’’ tanya Sasuke.


‘’Dia adalah ninja yang sangat jenius dan kuat, siapa yang tidak mengenalnya? Kau hanyalah seorang adik yang berusaha mengejar bayangan kakaknya. Jika kau mencari kekuatan yang lebih besar untuk mengalahkan kehebatan Itachi, maka datanglah kepadaku.’’


Naruto mengerutkan dahi. ‘’Ha? Apa-apaan orang ini?’’


Kedua anak itu hanya menatap ninja bertudung yang akan terjatuh ke tanah. Tiba-tiba, seseorang datang menangkap mereka hingga ninja bertudung tadi meledakkan diri, begitu juga dengan dua rekannya.


‘’Touchan?!’’


‘’Yondaime Hokage?’’


Minato melepaskan Naruto dan Sasuke di depan para Genin yang berhasil tiba.


‘’Kalian semua ada di sini?’’ tanya Naruto.


‘’Kami melacak keberadaan kalian, dan bertemu dengan Yondaime Hokage yang juga ada di sini,’’ kata Shikamaru.


‘’Bagaimana Ayah bisa ada di sini?’’ tanya Naruto.

__ADS_1


‘’Aku menitipkan kunai kepada para kapten agar aku bisa melacak lokasi kalian, dan sepertinya orang yang menculik mereka tidak menyadari hal itu,’’ jawab Minato.


Naruto tersenyum kaku karena yang dikatakan Sasuke ternyata benar.


‘’Mereka bertiga sampai meledakkan diri. Pelakunya beraksi di balik layar,’’ kata Minato.


Sasuke masih terbayang-bayang dengan ucapan sosok yang mengambil alih tubuh ninja bertudung tadi. Setelah para Jounin yang disekap tersadar, mereka terbelalak melihat Yondaime Hokage dan para Genin yang telah menyelamatkannya.


Tanpa mereka sadari, hari sudah menjadi gelap. Minato dan yang lainnya berjalan mengeluari gua dan hendak melakukan teleportasi untuk membawa mereka semua kembali.


Di sisi lain, Tim Jiraiya tersenyum melihat ribuan lampu dari desa yang kembali beraktivitas setelah mereka berdiam diri karena takut membuat Mashima-sama terbangun yang ternyata adalah monster.


‘’Nagato, bukankah itu boneka milik anak tadi?’’ tanya Konan.


‘’Ya, aku menemukannya tergeletak di jalanan,’’ jawab Nagato.


Tidak lama setelah kepergian Yahiko, mata Konan dan Nagato membulat besar melihat ledakan di sekitar desa. Minato dan yang lainnya juga bereaksi yang sama sebelum akhirnya melakukan teleportasi.


‘’Ya-Yahiko? Tidak mungkin,’’ isak Konan.


Nagato terengah-engah dengan mata melotot. Ledakan itu telah menewaskan Yahiko yang bahkan belum mencapai desa.


......................


Konoha


‘’Apa-apaan itu? Kenapa ada ledakan besar di sekitar hutan?’’ tanya Naruto.


‘’Tapi, kenapa harus di sekitar hutan? Bukankah itu aneh?’’ tanya Shino.

__ADS_1


Shikamaru tersadar. ‘’Kalian ingat dengan sosok yang dimaksud Naruto?’’


Minato dan yang lainnya menoleh setelah mendengar ucapan anak itu.


‘’Tim Jiraiya membagi dua tim. Dan orang yang kita temui telah menyelesaikan bagiannya,’’ kata Shikamaru.


‘’Tim Jiraiya lagi?’’ tanya Minato.


‘’Sebenarnya kami bertemu dengan trio Amegakure yang mengatakan mereka adalah murid Jiraiya. Tapi, Naruto mengatakan masih ada satu orang yang tidak muncul. Mereka membagi dua tim, jangan-jangan orang yang dimaksud Naruto menyadari ledakan itu dan membawanya ke arah hutan,’’ kata Shikamaru.


‘’Itu berarti, sejak awal desa itu adalah targetnya. Mereka memasang bom untuk meledakkan desa tersebut,’’ kata Asuma.


‘’Eh? Bukankah kita semua ada di desa itu juga?’’ tanya Choji.


‘’Tunggu, apakah mungkin kita semua sengaja ingin dilenyapkan?’’ tanya Neji.


‘’Hee~ sampai ingin melakukan pembunuhan massal,’’ kata Rock Lee.


‘’Sebelum kita ke sana, bukankah trio Amegakure itu sudah ada lebih dulu? Sangat aneh, kalau kita yang hanya kebetulan lewat ingin dilenyapkan. Kemungkinan besar ada seseorang yang menargetkan mereka, meskipun kita hampir ikut terseret,’’ kata Shikamaru.


‘’Kalau begitu, ada yang ingin menghabisi keempat orang itu,’’ kata Minato.


‘’Tapi, salah satu dari mereka menyadari bom tersebut dan datang ke desa itu dan menyelamatkan semua orang,’’ kata Obito.


‘’Sampai mengetahui sesuatu yang belum terjadi, dia seperti Dewa saja,’’ kata Guy.


Berbeda dengan Sandaime, Minato dan regu timnya yang sudah tahu siapa sosok tersebut.


‘’Ya, dia memang seperti Dewa,’’ senyum Minato.

__ADS_1


__ADS_2