God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 214 Penyelidikan


__ADS_3

‘’Sejak kembali, anak itu hanya diam terus. Apakah dia bertengkar lagi dengan Sasuke?’’ tanya Naruto #1.


‘’Kenapa Naruto-kun bisa tahu?’’ tanya Hinata #1.


‘’Kami selalu berselisih hanya karena hal sepele. Tapi, aku tidak pernah sediam itu setelah kami bertengkar dattebayo,’’ kata Naruto #1.


‘’Kenapa tidak bertanya saja setelah kita mendengarkan misi dari Yondaime Hokage,’’ usul Hinata #1.


......................


Meja Penugasan Misi


Naruto #2 terbelalak melihat semua tim angkatannya juga sudah berkumpul.


Terakhir kali kami semua berkumpul saat menyelidiki hilangnya para Jounin. Apakah kita semua akan diutus sekali lagi? Hm, kata Naruto #2 dalam hati.


‘’Sepertinya semua sudah hadir, kalau begitu aku akan langsung pada intinya,’’ kata Minato memperlihatkan sebuah foto.



Semua orang menatap sosok pria dengan rambut abu-abu panjang yang tergerai di belakang. Alisnya berwarna abu-abu gelap, dengan mata berwarna kuning. Mengenakan kameja hitam campur putih dengan pinggiran coklat dan biru di atasnya, serta jaket merah tanpa lengan dengan sisi emas di atasnya dan celana biru sederhana.


Mata Naruto #1 membulat besar melihat foto itu. ‘’Dokter Shinnou? Bukankah dia orang yang mengajari Orochimaru beberapa teknik regenerasi terlarang?’’

__ADS_1


Deg!


Semua orang langsung menoleh dengan wajah yang sama terkejutnya.


‘’Seingatku, hanya Yondaime Hokage yang aku beri tahu hal ini. Bagaimana kau bisa mengenal pria itu?’’ tanya Tsunade.


‘’Aku sempat memberitahunya kemarin malam saat kami bicara,’’ kata Minato menyela.


Tsunade menghela nafas. ‘’Kau sangat tidak sabar memberitahunya.’’


‘’Selama Perang Shinobi Kedua … Ada ninja yang unggul di jutsu yang memungkinkan mereka untuk memanipulasi chakra dan terbang di langit. Mereka menyebut diri mereka Sorgakure no Sato(Tanah Langit). Mereka menentang Lima Negara Besar dan dihancurkan oleh Konoha. Tsunade sedikit takut dan menganggap ada keturunan yang selamat dari penyerangan Konoha,’’ kata Minato.


‘’Dan orang itu adalah Dokter Shinnou, pria ini?’’ tanya Obito.


Naruto #1 yang sudah pernah mengalaminya hanya mengepalkan tangan.


Benar juga. Kenapa aku sampai melupakan yang satu ini? Penyerangan mereka terjadi saat umurku menginjak 16 tahun. Tapi, diriku yang di masa lalu masih berumur 12 tahun, kata Naruto #1 dalam hati sambil menatap Naruto #2 dari belakang.


‘’Apakah penyerangannya dimajukan lebih cepat?’’ tanya Naruto #1 tanpa sadar.


Deg!


‘’Apa maksudmu penyerangannya dimajukan lebih cepat? Kami hanya baru ingin mengutus kalian untuk menyelidiki pria ini karena akan bertemu dengan Orochimaru. Berhenti mengatakan hal yang konyol,’’ kata Tsunade.

__ADS_1


Mendengar nama Orochimaru, membuat Obito langsung bergidik mengingat apa yang dilakukan pria itu kepadanya belasan tahun yang lalu.


‘’Kakek Sandaime pasti mengutus Kapten Yamato,’’ kata Naruto #1 sekali lagi keceplosan.


Tsunade langsung menatap Minato dengan alis berkerut. ‘’Sejauh mana kau memberitahu semuanya kepada anak ini, ha?’’


Ya, itu karena hanya Kapten Yamato yang mengawasi Orochimaru dattebayo, kata Naruto #1 dalam hati.


Ia hanya mencemaskan pikiran ayahnya yang sebenarnya tidak pernah memberitahunya apa pun.


‘’Jadi, ini seperti melempar satu batu yang mengenai dua burung sekaligus?’’ tanya Shikmaru.


Minato membenarkan ucapan anak itu. ‘’Sambil menyelidiki Dokter Shinnou, kita akan diuntungkan untuk menangkap Orochimaru.’’


Setelah memberitahu misi secara detail, semua mengangguk sambil membungkuk sebelum pergi.


‘’Naruto?’’ panggil Minato membuat kedua anak yang bernama Naruto bersamaan berbalik.


Aa? Aku hanya ingin memanggil Naruto yang besar ini, tapi sepertinya aku melakukan kesalahan, kata Minato dalam hati.


‘’Touchan? Ada apa?’’ tanya Naruto #2.


‘’Aku hanya ingin bilang semoga kalian berdua berhasil,’’ kata Minato mengalihkan topik.

__ADS_1


__ADS_2