God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 30 Rencana Sandaime


__ADS_3

‘’Naruto? Kenapa kau ada di sini? Apakah kau juga akan melaksanakan sebuah misi?’’ tanya Rin.


‘’Chotto(Tunggu), apa maksudnya kau berkata kami rekan misi rank S mu? Kami ini masih Genin, jadi hanya melaksanakan misi rank D hingga C,’’ kata Obito dengan wajah bodohnya.


Naruto memasang wajah yang sama. ‘’Dasar, aku juga tahu itu. Tapi, bisa saja ninja Genin menjalankan misi rank B, A, dan S kalau dibutuhkan dan memang sesuai kemampuan mereka.’’


‘’Humph! Jangan percaya diri dulu Naruto. Meskipun aku masih Genin, aku akan mendahuluimu menyelesaikan misi ini,’’ kata Obito pamer.


‘’Aku rasa yang akan menyelesaikan misi ini lebih dulu adalah diriku. Kau lupa kalau aku ini Jounin dattebayo,’’ balas Naruto.


‘’Gelar tidak ada hubungannya, tapi hasil pencapaian. Dan Uchiha Obito-sama ini, akan mengalahkanmu. Aku ini bukan Uchiha Obito yang dulu, sekarang aku memiliki sharingan,’’ kata Obito tidak mau kalah.


‘’Tapi kau hanya memiliki satu sharingan. Bagaimana itu akan bekerja efektif kalau sharingan-mu tidak lengkap?’’ tanya Naruto memancing.


Obito tersenyum dengan alis berkerut. ‘’Aku memiliki satu sharingan atau berapa pun, itu tidak akan mengubah kalau aku ini hebat.’’


‘’Hee~ kalau tidak salah, Sandaime-sama mengatakan kalau kemampuanku setara dengan Hokage dattebayo, yiahahaha,’’ kata Naruto dengan nada mengejek.


‘’Aku yang akan menang!’’ seru Obito.


‘’Tidak! Aku yang akan menang dattebayo!’’ seru Naruto.


Kakashi yang melihatnya hanya menghela nafas panjang. ‘’Dasar, para orang bodoh.’’

__ADS_1


Naruto dan Obito bersamaan menatap Kakashi dengan raut wajah kesal. ‘’Nani?!’’


‘’Kalian berdua bahkan kompak seperti ini,’’ kata Kakashi.


‘’Yamero(Hentikan)! Yang akan menjalankan misi hari ini adalah kalian berempat! Selain itu, Naruto akan menjadi bagian dari tim kalian!” seru Minato.


Sekali lagi, Naruto dan Obito bersamaan menoleh ke arah Minato. ‘’E-Eh?!’’


Kakashi menghela nafas. ‘’Buang-buang tenaga saja.’’


‘’Ka-Kami berempat? Kenapa seperti itu?’’ tanya Obito.


......................


‘’Pada akhirnya seperti ini,’’ kata Obito mengeluh.


Naruto sama mengeluhnya. ‘’Kenapa misi rank S pertamaku seperti ini? Bukankah seharusnya yang lebih menantang dattebayo?’’


‘’Oee, Naruto, tidak perlu memasang wajah seperti itu juga. Kau segitu kecewanya kami yang menjadi rekan misimu. Apalagi, mulai sekarang kau adalah anggota tim kami, meskipun aku juga tidak sudi,’’kata Obito dengan suara pelan di akhir kalimat.


Meja penugasan Misi


‘’Kalian berempat akan ditugaskan menyelidiki sebuah kasus di sebuah desa,’’ kata Minato.

__ADS_1


‘’Kasus? Apa itu?’’ tanya Obito.


‘’Kami mendapatkan laporan dari desa terdekat, kalau sering terjadi kejadian aneh. Banyak warga yang mengeluh karena adanya penyerangan misterius,’’ kata Minato.


‘’Penyerangan misterius? Apakah ulah binatang buas?’’ tebak Naruto.


Minato terdiam untuk sesaat. ‘’Karena itulah kalian diutus untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Karena kami tidak bisa menyimpulkan apakah itu binatang buas atau bukan. Tugas kalian adalah harus menemukan sosok yang menimbulkan kekacauan di desa tersebut.’’ (Keempat orang itu teringat)


‘’Tapi kenapa Yondaime-sama malah mengutus kita? Bagaimana kalau yang mengacau itu bukan binatang buas, melainkan moster atau apa,’’ bingung Rin.


Obito memasang raut wajah bodohnya. ‘’Kurasa Yondaime-sama ingin kita mati secara halus.’’


‘’Dasar bodoh,’’ kata Kakashi.


‘’Apa?!’’ seru Obito kesal.


Kakashi hanya berjalan tanpa peduli dengan Obito. Setelah berjalan sekian lama, mereka pun tiba di sebuah desa yang dimaksud.


Deg!


Keempat anak itu terbelalak melihat kondisi di sekitar.


‘’Ini, bukan terlihat seperti ulah binatang buas,’’ tatap Obito.

__ADS_1


__ADS_2