God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 183 Trio Pelarian


__ADS_3

Korega dan pasukannya hampir terkena bom itu, jika saja Kakashi tidak muncul dan menggunakan pelindung tanah untuk memblok.



Kakashi menatap 3 sosok berambut runcing yang sama dengan warna berbeda, menggunakan pelindung dahi tanpa simbol desa.


‘’Kakashi Sensei!’’


‘’Rock Lee? Sasuke? Apa yang kalian lakukan di sini? Bagaimana dengan yang lainnya?’’ tanya Kakashi.


‘’Naruto sudah cukup untuk menjaga mereka,’’ jawab Sasuke.


Ishidate tersenyum. ‘’Aku dan Kongou akan membawa mereka. Urusan Raja, aku serahkan kepadamu Karenbana.’’


‘’Oke,’’ kata wanita berambut putih.


Namun, Sasuke menghadang membuat Karenbana tersenyum.


‘’Kami tidak menyerahkan mereka!’’ seru Korega.


Dalam sekejap, Ishidate sudah berada di belakang pria itu, dan meninjunya berulang kali.


‘’Pembual sepertimu bahkan tidak bisa berdiri dengan baik,’’ kata Ishidate.


Sama seperti dirinya, Kakashi sudah berada di belakangnya sambil menodongkan kunai. Namun, Kongou menggantikannya untuk melayangkan pukulan kepada Korega.


Rock Lee langsung berlari menghampiri Kongou. ‘’Beraninya kau melakukan hal itu!’’


Sasuke langsung menghindar, begitu menyadari Karenbana hampir menusuknya dari belakang.

__ADS_1


‘’Shinobi Konoha, ya? Aku sudah mendengar tentang kalian. Aku ingin tahu, siapa di antara kita yang lebih kuat,’’ kata Ishidate.


‘’Kau akan mengetahuinya segera,’’ kata Kakashi.


Keenam orang itu bertarung satu sama lain. Rock Lee yang berusaha menyerang tapi tetap saja terhempas, Sasuke yang sudah menghindar tapi tetap saja tergores, serta Kakashi yang terluka di bagian lengan dalam sekali maju.


‘’Ini genjutsu,’’ kata Kakashi melakukan segel tangan untuk melepaskan jurus itu.


Ishidate mengaktifkan sarung tangan unik dengan mata di punggungnya, dan menyerang Kakashi.



‘’Ini bukan genjutsu.’’


‘’Ini gas peledak yang memiliki racun khusus, dan akan mengacaukan indera jika menghirupnya,’’ kata Sasuke dengan mata sharingan.


‘’Heh~ ketahuan secepat ini, ya?’’ senyum remeh Karenbana.


‘’Sekarang orang yang lebih kuat sudah ditetapkan,’’ kata Ishidate kembali mengaktifkan sarung tangannya.


Namun, Korega muncul dan menodongkan pedang. ‘’Aku yang akan menjadi lawanmu berikutnya.’’


‘’Sepertinya kau masih belum kapok dipukuli,’’ kata Ishidate.


Urat-urat di kepala dan tangan Korega menegang. ‘’Aku akan membalas dendam untuk Raja!’’


Akan tetapi, sekuat apa pun dirinya menyerang, ia tidak bisa menyentuh Ishidate bahkan sedikitpun.


Kongou yang selesai berhadapan dengan Rock Lee, menyerang bawahan Korega. Namun, Naruto #2 tiba-tiba muncul dan menendang pria itu, sehingga memantul di laut, lalu memukulnya tanpa ampun, membuat Kongou terhempas ke tanah.

__ADS_1


‘’Kongou!’’ pekik Karenbana yang tidak percaya dengan kekuatan anak berambut kuning tadi.


Sasuke berdecih. ‘’Apa yang kau lakukan di sini?! Bukankah sudah aku bilang untuk menjaga Raja dan yang lainnya!’’


‘’Kalian saja terpojok, bagaimana aku bisa diam melihatnya?’’ tanya Naruto #2.


Mata Naruto #2 tiba-tiba merah menyala, sambil Karenbana menghampirinya.


Goresan demi goresan dari kelopak bunga yang mengelilingi Naruto #2 melukainya. Namun, dalam sekali tebasan, kelopak bunga itu menghilang dengan terhempasnya Karenbana.


‘’Apa-apaan bocah itu?’’ tatap Ishidate.


Deg!


Kakashi dengan elemen listrik di tangan kanannya berhasil, melukai lengan Ishidate yang lengah. Ishidate yang melihat kedua rekannya terpojok, langsung memberi perintah untuk mundur.


‘’Naruto Nii-chan!’’ teriak Hikaru membuat semua orang menoleh.


Naruto #2 kembali seperti semula saat Hikaru terisak menghampirinya.


‘’Hiks, mereka membawa ayah dan kakek,’’ kata Hikaru.


Semua langsung tersentak mendengarnya, terutama Korega.


‘’Aku mendengar suara ribut dan terbangun, dan saat itu sudah banyak prajurit berkuda mengepung di dalam gua. Aku melarikan diri, saat mereka membawa ayah dan kakek ke atas kereta. Hiks, bagaimana ini? Kondisi kakek masih belum pulih,’’ isak Hikaru.


‘’Bagaimana dengan Sakura-chan?’’ tanya Rock Lee.


‘’Mereka juga membawanya dalam kondisi tidak sadar,’’ kata Hikaru.

__ADS_1


Sasuke berdecih dan langsung menarik kerah leher Naruto #2. ‘’Ini salahmu. Sudah kubilang untuk menjaga mereka, tapi kau tidak mendengar!’’


Naruto #2 membalas menarik kerah leher Sasuke. ‘’Kalian juga dalam bahaya di sini, dan aku tidak bisa membiarkan hal itu dattebayo!’’


__ADS_2