God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 233 Jutsu Hiruko


__ADS_3

‘’Setelah hari itu, kau tidak pernah datang lagi menemuiku. Aku selalu datang di tempat biasa kita latihan, dan menunggumu sampai datang. Tidak peduli hari mulai gelap, aku tetap menunggumu datang. Tapi, kau sibuk bersama ketiga anak Amegakure itu,’’ kata Hiruko.


Naruto #1 terbelalak karena tidak tahu Hiruko ternyata selalu menunggunya di tempat mereka latihan. Ia berusaha menjelaskan apa yang terjadi.


‘’Aku tahu. Kau tidak perlu mengatakannya. Tiga pengikut yang kuutus mengatakan kalau kau keliling untuk menciptakan perdamaian,’’ kata Hiruko.


Ia juga memberitahu alasan mengapa tubuhnya masih muda. Meski itu adalah salah satu dari teknik Chimera. Tapi, alasan yang sebenarnya adalah karena ia sangat memuja Naruto #1 yang saat itu berumur 12. Tapi, kepergiannya membuat dirinya kembali tenggelam ke dalam kegelapan, dan melakukan penelitian kembali.


‘’Hanya kau satu-satunya shinobi Konoha yang mnegulurkan tangan kepadaku. Jika kau memang menganggapku sebagai teman, seharusnya hari itu kau membawaku saja pergi bersamamu. Aku bisa membantumu menciptakan perdamaian, meski tidak sekuat ninja lainnya,’’ kata Hiruko.


Naruto #1 benar-benar merasa bersalah. Padahal ia berpikir telah melakukan semuanya dengan benar. Tapi tetap saja ada kesalahan. ‘’Gomen. Hontouni Gomennasai.’’


Hiroku berdecih dan langsung memukul Naruto #1. ‘’Simpan kata maafmu itu! Karena aku akan tetap membalas dendam.’’


‘’Aku sudah meminta secara baik-baik, tapi kau tetap menolak. Sepertinya kau memang harus dihajar dattebayo!’’ kata Naruto #1.


‘’Akulah yang akan menghajarnya sebelum dirimu Naruto!’’


Naruto #1 langsung menoleh dan membulatkan mata. Ia tidak percaya melihat Obito dan Naruto #2 datang bersama Sai. ‘’Kalian….’’

__ADS_1


‘’Tiba-tiba meninggalkan kita karena anak ini! Aku akan menghajarnya juga! Tajuu : Kagebunshin no Jutsu!’’


‘’Tunggu! Dia bukan anak-anak! Kalian tidak boleh menggunakan jutsu ninja kepadanya!’’ seru Naruto #1.


Hiruko yang menatap seribu kloning anak tadi langsung terkejut. Ia tidak percaya melihat sosok Naruto kecil yang pernah ia temui. Hal itu membuatnya kembali marah dan berusaha mengalahkannya.


‘’Ranton : Raiunkuuha!’’



Namun, muncul Naruto #2 dibalik asap yang hendak melayangkan rasengan. Hiruko langsung membuka perban tangannya dan mengulurkan telapak tangan yang memiliki segel di tengah.



Dari atas muncul Sai yang burung chakra-nya juga diserap. Ia melompat sambil mengulurkan pedangnya.


Prank!


__ADS_1


"Sutiru Ririisu : Inperivu~iousu Arumoru!" kata Hiruko yang membuat serangan apa pun tidak bisa menembusnya.


Obito menggunakan serangan combo api dan kayu.


‘’Jinton : Mueisho,’’ kata Hiruko.


Di saat bersamaan, ia sudah ada di belakang Obito dan memberi pria itu tendangan dan pukulan bertubi-tubi. Lalu menghempaskan pria bermata satu itu ke Naruto #2 dan Sai. Tapi Naruto #1 langsung menangkap mereka dengan menjadi bantalan di belakang sambil berdiri.


‘’Cih! Dia bertambah lebih kuat setelah menyerap chakra,’’ kata Obito meringis.


‘’Itu karena dia bisa menggunakan kekuatan dari empat ninja garis keturunan terakhir Kekkei Genkai yang diserapnya dattebayo,’’ kata Naruto #1.


Hiruko kembali mengulurkan telapak tangannya. ‘’Ini, aku kembalikan chakra kalian. Meiton : Jajimento.’’



Melihat kobaran chakra yang meluap besar, membuat Obito menggunakan elemen kayu untuk memblok serangan tersebut. Namun serangan itu menembus pertahanan membuat mereka akan terhempas.


Push!

__ADS_1


Hembusan angin kencang membuat Obito dan kedua anak di belakangnya sedikit terdorong ke belakang. Mereka mendongakkan kepala dan terkejut melihat katak besar menangkis serangan tadi menggunakan pedangnya.


‘’Dia mirip Gamma-oyabin dattebayo!’’ pekik Naruto #2.


__ADS_2