God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 226 Menyadari


__ADS_3

Shikamaru yang memasukkan kedua tangan ke dalam kantong celananya, hanya mengerutkan dahi melihat sosok itu berjalan menghampirinya.


‘’Bisakah kau menyampaikan pesanku untuk nigou?’’ tanya Naruto #1.


‘’Kenapa bukan kau yang langsung memberitahunya? Kalian berdua serumah, kan?’’ tanya Shikamaru.


Naruto #1 hanya diam sambil tersenyum sendu, membuat Shikamaru menghela nafas.


‘’Apa itu? Asal jangan menyeretku masuk ke dalam masalah,’’ kata Shikamaru.


‘’Selalu begitu serius seperti biasa dattebayo,’’ senyum Naruto #1 dengan mata menyipit.


......................


Kantor Hokage


Minato menatap ke luar jendela melihat pemandangan kota malam Konoha. Di sampingnya juga berdiri Sandaime yang melakukan hal sama.


‘’Selama ini, kita melakukan perburuan kepada Hiruko, dan tidak tahu dimana orang itu berada. Tapi, Naruto….’’


‘’Aikawarazu … Anak itu selalu tahu hal yang belum terjadi dan tidak diketahui semua orang. Tapi, apakah Yondaime-sama yakin dengan keputusanmu?’’ tanya Sandaime.


‘’Sandaime-sama sendiri tahu apa yang terbaik untuk desa dan Naruto,’’ kata Minato.


......................


Kediaman Minato & Kushina


‘’Tadaima,’’ kata Minato.


‘’Okaeri,’’ sambut semuanya.

__ADS_1


Minato sedikit terbelalak melihat makan malam hari ini adalah raamen. Tanpa bertanya, ia sudah tahu kalau ini adalah buatan Naruto #1. Ia kembali mengingat kejadian dimana anak itu membuat sarapan pagi raamen sebelum pergi meninggalkan desa. Dan kali ini, anak itu juga melakukannya.


‘’Naruto baru saja selesai membuatnya. Syukurlah kau pulang tepat waktu,’’ kata Kushina.


‘’Touchan kenapa diam saja? Ayo duduk bersama kami,’’ kata Naruto #2 menarik pria itu.


‘’Aku tidak tahu kenapa dia begitu ingin membuat makan malam hari ini. Bahkan dia tidak mau dibantu olehku dan Hinata-chan dattebane,’’ kata Kushina.


Naruto #1 hanya tersenyum, sedangkan Minato memasang wajah sedikit merasa bersalah. Tidak mungkin ia memberitahu semua orang di saat mereka merasa senang saat ini.


‘’Itadakimasu!’’ ucap semuanya.


‘’Enak sekali dattebayo,’’ kata Naruto #2.


‘’Darou? Ini pertama kalinya kau mencicipi buatannya, kan? Tapi Naruto … Ada apa denganmu hari ini? Kau menyiapkan raamen untuk kita semua, sama seperti sebelum kau pergi meninggalkan desa waktu itu,’’ kata Kushina.


Kedua Naruto bersamaan tersentak. Berbeda dengan Naruto #1 yang terkekeh, Naruto #2 menoleh ke arah versi besarnya dengan perasaan mengganggu. Tapi, ia berusaha menyangkalnya dan kembali makan.


Minato yang menyaksikan pemandangan itu sekali lagi hanya tersenyum. Ia menatap Kushina yang begitu ceria karena menggoda kedua Naruto, serta Hinata #1 yang tertawa pelan.


......................


Keesokan harinya…


Obito menoleh dengan sebelah alis terangkat. ‘’Dia menjalankan misi seorang diri?’’


Naruto #2 mengangguk. Itulah yang dikatakan ayahnya sambil memberitahu semua orang.


‘’Kita tidak diberitahu hal ini,’’ kata Rin.


Kurenai menatap pria di sampingnya. ‘’Asuma, apakah kau tahu sesuatu?’’

__ADS_1


Asuma menggeleng, dan mengatakan ayahnya tidak mengatakan apa pun soal misi yang dijalankan Naruto #1, meski berada di samping Yondaime Hokage.


‘’Kapan aku juga seperti dirinya yang mendapatkan misi solo dari Minato sensei, ya?’’ kata Guy.


Kakashi yang diam sejak tadi, mengingat semua tingkah Naruto #1. ‘’Bicara mengenai misi solo, bukankah dia sudah pernah mendapatkannya?’’


‘’Ah, benar juga! Minato sensei dan Sandaime-sama juga pernah memberinya misi rahasia seorang diri. Waktu itu umurnya masih 12 tahun, kan?’’ tanya Guy.


‘’Sehari sebelum Naruto-san pergi, dia mengajak untuk latihan bersama lalu mentraktir kita raamen. Kemarin, bukankah dia juga melakukan hal yang sama seperti hari itu?’’ tanya Rin.


Naruto #2 langsung menyadari sesuatu. ‘’Aa? Kemarin malam, kachan juga mengatakan hal yang sama. Katanya, orang itu bertingkah aneh dengan membuat raamen, sama seperti hari sebelum dia meninggalkan desa.’’


Deg!


Obito langsung tersentak begitu menyadari sesuatu. Tanpa membuang waktu, ia bergegas membuat semua orang juga menyusul.


......................


Kantor Hokage


‘’Shitsurei shimasu.’’


Minato dan Sandaime menatap semua orang yang datang saat ini.


Ketahuan secepat ini, ya? Hm, kata Sandaime dalam hati.


Obito dan yang lainnya menatap Minato yang duduk di kursi dengan tenang. Ia meminta penjelasan mengenai misi yang diterima oleh Naruto #1. Bukan hanya dia, tapi Naruto #2 juga mendesak untuk mengetahuinya.


‘’Ini sebenarnya rahasia. Tapi karena permintaannya, aku akan mengatakan hal ini kepada kalian saja. Naruto … Dia telah meninggalkan desa,’’ kata Minato.


Deg!

__ADS_1


__ADS_2