
Keesokan harinya…
Para kru kembali melanjutkan syuting. Mereka menuju ke sekitar jurang untuk memulai. Awalnya berjalan lancar. Namun saat di tengah-tengah, Kakashi langsung muncul dan melemparkan kunai menyebabkan ledakan di sekitar pilar es.
‘’Apa yang kau lakukan di sana?! Padahal adegannya sudah sangat bagus!’’ seru Sutradara.
Kakashi yang menyadari sesuatu langsung memicingkan mata. ‘’Semuanya mundur!’’
‘’Apa? Apa yang dia bicarakan?’’ tanya manager.
Semua terbelalak saat melihat sosok pria tinggi muncul dibalik ledakan tadi.
Tidak lama kemudian, muncul sosok wanita di puncak sebelah kiri.
Dari sebelah kanan, muncul sosok pria besar dari tanah bersalju.
Kakashi terbelalak melihat ketiga ninja itu. ‘’Kalian?’’
‘’Kakashi Sensei mengenali mereka?’’ tanya Naruto #2.
Kakashi memerintah ketiga anak didiknya untuk membawa Yukie dan melindunginya.
‘’Fubuki, Mizore, dapatkan wanita itu!’’ perintah pria tinggi.
Tidak lama kemudian, pria tinggi menghampiri Kakashi yang berjaga-jaga. ‘’Ohisashiburi Kakashi. Aku harap kali ini kau tidak melarikan diri lagi. Selain itu, di mana pria bermata satu sharingan dan wanita medis yang merupakan rekanmu itu?’’
‘’Nadare Rouga,’’ tatap Kakashi serius.
Dengan cepat, Rouga langsung memberi serangan tiba-tiba. Kedua bertarung begitu sengit. Padahal situasi sangat berbahaya, tapi sutradara dan yang lainnya malah mengambil gambar.
__ADS_1
‘’Korbankan dirimu dan tetap menyerang!’’ teriak Sutradara.
‘’Kita akan membuat film yang bagus kali ini,’’ kata salah satu kru.
Naruto #2 dan Sasuke berhenti sambil menatap dua orang dewasa yang mengejar mereka.
‘’Sakura-chan! Lari dan selamatkan Yukie-san! Aku dan Sasuke akan menghadang mereka!’’ perintah Naruto #2.
‘’Tapi?’’ tanya Sakura.
‘’Jangan membuang waktu!’’ tegas Sasuke membuat Sakura tersentak.
Sakura dan Yukie pun bergegas pergi, sambil menatap ke belakang.
‘’Tidak akan kubiarkan lolos! Hyouton Tsubame Fubuki!’’ seru wanita yang bernama Fubuki.
Serangan burung layang-layang unsur es menuju ke arah Yukie. Namun, Sasuke muncul untuk menghadang.
Fubuki terbelalak sambil mendarat. Tidak lama kemudian ia tersenyum miring. ‘’Hoh~ kau juga memiliki serangan yang sama dengan ninja bermata satu sharingan itu, ya?’’
Sasuke dan Naruto #2 tersentak bersamaan. ‘’Ninja bermata satu sharingan? Apakah mungkin….’’
Mizore menghampiri Naruto #2 dan hendak menyerangnya. Namun, anak berambut kuning itu sempat menghindar sambil melemparkan beberapa kunai.
‘’Apa? Kenapa kunai yang mengarah kepadanya langsung hancur?’’ tatap Naruto #2.
Yukie tiba-tiba berhenti dengan tubuh gemetar. Sakura berusaha memanggilnya, tapi wanita itu memasang wajah ngeri saat melihat pertempuran tadi.
‘’Yukie-san! Cepatlah!” tegas Sakura.
Mendengar teriakan Sakura, membuat Naruto #2 menoleh dengan wajah kaget. Karena lengah, Mizore menyerang Naruto #2 hingga akhirnya anak itu terhempas. Kakashi yang melihatnya, meluncurkan serangan kepada Rouga lalu menghampiri Naruto #2.
‘’Raiju Tsuiga!’’
__ADS_1
Mizore menghindar sebelum aliran listrik menyerupai seekor anjing itu mengenainya. Begitu mendarat, ia menangkis serang tersebut.
‘’Kakashi Sensei, ada yang aneh dengan tameng yang mereka pakai dattebayo,’’ kata Naruto #2.
‘’Itu tameng negeri salju yang dibuat khusus untuk ninja … Tameng Chakra. Tidak peduli jenis ninjutsu atau genjutsu apa yang kau gunakan, semuanya tidak berguna,’’ kata Kakashi.
Fubuki tersenyum remeh. ‘’Itu benar. Tapi, hanya ada satu orang yang membuat kami kewalahan … Uchiha Itachi.’’
Deg!
Tim 7 yang mendengarnya bersamaan tersentak dengan wajah kaget, terutama Sasuke.
‘’Oh, maksudmu pria bunshin gagak itu? Dia lawan yang merepotkan karena genjutsu-nya. Kami jadi kewalahan karena dia mengganggu rencana kami,’’ kata Mizore.
Sasuke langsung menyerang. Ia melakukan segel tangan dan semburan api besar keluar dari mulutnya.
‘’Hyouro no Jutsu!’’ kata Fubuki memukul tanah bersalju untuk membuat tembok.
‘’Kenapa dia terlihat begitu marah?’’ kekeh Fubuki.
‘’Yukie-san harus segera pergi! Kalau tidak nyawamu aka—‘’
‘’Aku tidak peduli!’’ seru Yukie memotong ucapan Sakura.
‘’Berhenti bersikap egois! Seharusnya kau pergi dari sini dattebayo!’’ teriak Naruto #2.
Melihat Kakashi hendak menghampiri Yukie membuat Rouga melakukan segel tangan.
"Hyouton : Ikkaku Hakugei!"
Namun, tidak ingin membuang waktu, membuat Kakashi mengaktifkan mata sharingan-nya dan membalas Rouga dengan copy jutsu. Kesempatan itu digunakan Kakashi dan timnya melarikan diri sambil membawa Yukie pergi.
__ADS_1