
Naruto #2 yang menyaksikannya kembali, juga ingin berteman dengan bijuu yang ada di dalam tubuhnya. ‘’Bagaimana aku bisa bertemu dengan bijuu di dalam tubuhku?’’
‘’Aa itu … Bagaimana aku mengatakannya, ya? Saat ini, kau mungkin masih belum bisa mengendalikan chakra itu. Takutnya kau akan hilang kendali,’’ kata Naruto #1.
‘’Kenapa kau bisa tahu? Bukankah bijuu memiliki 9 wujud yang berbeda? Bijuu di dalam tubuhku belum tentu sama dengan bijuu di dalam tubuhmu dattebayo,’’ kata Naruto #2.
Ehe, apa maksudmu? Kita berdua saja adalah orang yang sama, bagaimana mungkin bijuu di dalam tubuhmu juga tidak sama dengan punyaku dattebayo, kata Naruto #1 dalam hati dengan wajah bodohnya.
‘’Aku tidak yakin dengan hal ini. Tapi aku akan berusaha membantumu,’’ kata Naruto #1.
‘’Yosh! Apa yang harus aku lakukan terlebih dahulu?’’ tanya Naruto #2 tidak sabar.
‘’Di perutmu ada sebuah segel yang sudah dibuat oleh ayah. Kau bisa membuka segelnya dengan cara memutarnya. Tapi, setelah itu terbuka, mungkin kesadaranmu akan langsung terenggut. Apa kau sudah siap dengan hal itu?’’ tanya Naruto #1.
Naruto #2 mengangguk mantap. Ia memejamkan mata untuk sesaat, lalu menghembuskan nafasnya secara perlahan. Matanya terbuka bersamaan tangannya membuka segel di perutnya.
Chakra merah perlahan keluar dan mulai menyelimuti tubuh Naruto #2.
‘’Ini chakra yang sama saat aku menggunakannya di beberapa misi,’’ kata Naruto #2 melihat kedua tangannya.
Naruto #1 masih berjaga-jaga sambil memantau anak itu.
__ADS_1
‘’Lihat, aku sama sekali baik-baik saja. Kesadaranku tidak hilang. Bijuu di dalam tubuhku pasti menerima diriku dattebayo. Katakan, kapan aku bisa bertemu dengan bi—‘’
Deg!
Pupil Naruto #2 langsung berubah seketika bersamaan gigi taringnya memanjang. Dari belakang juga muncul 3 ekor.
Push!
Naruto #1 dalam Mode Bijuu Kurama berhasil menghentikan serangan Naruto #2 yang langsung menghampirinya. Dua tangannya menahan anak itu. ‘’Beberapa menit yang lalu dia masih sadar. Apakah mungkin Kyuubi sempat merespon dirinya?’’
‘’Grrr!’’ geram Naruto #2.
‘’Tunggu Kurama! Jangan terburu-buru. Dia ingin bertemu dengan dirimu, jadi jangan rusak kesempatan itu. Aku bisa menahannya,’’ kata Naruto #1.
......................
Naruto #2 mengerutkan dahi saat mendengar suara air. Ia membuka matanya secara perlahan, hingga dirinya langsung bangkit. ‘’Hhah! Aku ada di mana?!’’
Beberapa menit yang lalu, ia ada di area latihan tiga bersama Naruto #1. Akan tetapi, ia malah berada di sebuah ruangan besar redup yang dipenuhi air.
‘’Beraninya kau datang kemari manusia rendah.’’
__ADS_1
Deg!
Naruto #2 berbalik secara perlahan. Saat itu juga matanya membulat, melihat kandang besar yang di dalamnya ada monster rubah 9 ekor.
‘’Apa kau berpikir dengan membuka segel itu bisa mengendalikan diriku? Kau hanya manusia rendah. Tidak akan kubiarkan orang sepertimu mengendalikan diriku sesuka hati.’’
‘’Apakah dia bijuu yang ada di dalam tubuhku? Dilihat dari jumlah ekornya, dia pasti adalah Kyuubi,’’ tatap Naruto #2.
Sing!
Naruto #2 terkejut karena Kyuubi tiba-tiba memukul jeruji segel. ‘’Membuat orang kaget saja. Kau Kyuubi, kan? Aku Uzumaki Naruto. Bisakah kita berteman?’’
‘’Dasar manusia rendah! Lepaskan segel ini agar aku bisa membunuhmu!’’ seru Kyuubi.
‘’Ha?! Kau ini kenapa? Marah-marah tidak jelas, padahal orang mengajakmu bicara ba—‘’
‘’Bijuu di dalam tubuhku adalah perwujudan rasa benci. Dia sendiri adalah lambang dari kebencian. Dulu, aku juga seperti itu. Tidak tahu di dalam tubuhku ini ada seekor bijuu. Itulah kenapa semua warga membenciku dan mengucilkan diriku. Aku berjuang sekuat tenaga sampai meraih posisi puncak, agar keberadaanku diakui, sambil mengubah kebencian di dalam diri Kurama. Aku tidak pernah menyerah untuk mengubah kebencian itu, meskipun berulang kali diriku ingin dilenyapkan,’’ ungkap Naruto #1. (Naruto #2 teringat)
‘’Tunggu, jangan bilang kau adalah … Kurama?!’’
Mata Kyuubi langsung membulat dengan pupil yang menegang saat mendengar ucapan anak itu.
__ADS_1