God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 38 Berbincang di Balkon


__ADS_3

Kediaman Minato & Kushina


Kushina menatap Naruto di ruang tamu yang tertidur pulas. Ia menghela nafas disertai senyuman. ‘’Sepertinya dia kelelahan dattebane.’’


Sama halnya dengan anak berambut kuning itu, Obito, Rin dan Kakashi juga tertidur pulas di rumah mereka masing-masing.


Seiring berjalannya jam, malam pun tiba. Kushina menyiapkan makan malam seperti biasa, apalagi Minato pulang lebih awal.


‘’Di mana Naruto?’’ tanya Minato.


‘’Sepertinya masih di kamar mandi. Puff, sepertinya dia sangat lelah. Saat pulang, dia langsung tidur dan baru bangun beberapa menit yang lalu,’’ jawab Kushina.


Minato hanya mengangguk mengerti. Tidak lama kemudian, Naruto pun muncul.


‘’Wah, segarnya. Eh? Anda sudah pulang?’’ tanya Naruto yang baru menyadari kehadiran Minato.


‘’Baru saja,’’ jawab Minato.


‘’Tapi, seharusnya kau pergi mandi dulu baru makan seperti Naruto dattebane,’’ kata Kushina.


‘’Aku akan mandi setelah makan malam,’’ kata Minato.


Naruto duduk santai sambil menunggu makan malam. ‘’Perang sudah berakhir, kan? Kenapa aku tidak pernah melihat 3 Sannin Legendaris?’’


Mata Minato melirik ke arah Naruto setelah mendengar ucapan anak itu.


‘’Ah, maksudmu Jiraiya-sama, Tsunade-sama dan Orochimaru-sama, ya?’’ tanya Kushina.


‘’Iya, bukankah mereka seharusnya sudah kembali dari A—‘’

__ADS_1


Gawat! Aku hampir keceplosan. Saat mendengar cerita dari Nagato, seharusnya Ero Sannin ada di Amegakure sementara perang masih berlangsung. Tapi, bukankah mereka sudah pulang? Haa, kata Naruto dalam hati.


A? Dia baru saja ingin mengatakan Amegakure. Bagaimana dia mengetahui kalau Jiraiya sensei ada di sana sebelum kembali kemari? Hm, kata Minato dalam hati.


‘’Mereka sedang melakukan riset,’’ kata Minato.


Heh, melakukan riset, ya? Nenek Tsunade pasti berkeliling untuk berjudi lalu Orochimaru berada di laboratorium, sedangkan ero sannin … tidak perlu aku katakan, kalian sudah tahu. Maniak Judi, Maniak Ekperimen, dan Maniak +18. Aku tidak menyangka mereka bertiga adalah 3 Sannin Legendaris yang ditakuti di era ini, kata Naruto dalam hati dengan raut wajah bodohnya.


Kushina pun meletakkan semua hidangan untuk makan malam, dan bergabung bersama mereka.


‘’Itadakimasu(Selamat makan)!’’ ucap semuanya sebelum menyantap makan malam.


......................


Beberapa saat kemudian, setelah mereka selesai makan. ‘’Gochisousama deshita(Terima kasih atas makanannya).’’


‘’Eh? Tapi aku baik-baik saja,’’ kata Naruto.


‘’Sudah aku bilang, tidak apa-apa. Kau istirahat saja,’’ kata Kushina.


‘’Baiklah, kalau begitu biarkan aku mengangkat semuanya, jadi Anda tidak perlu repot mengambilnya,’’ kata Naruto.


Kushina yang melihatnya hanya tersenyum. ‘’Arigatou Naruto.’’


Setelah selesai memindahkan semuanya, Naruto mencuci tangan lalu berjalan ke arah ruang tamu. Belum sempat ia menuju ke sofa, Minato sudah muncul di hadapannya.


‘’Membuat kaget saja dattebayo,’’ kata Naruto mengelus dadanya.


‘’Naruto, bisakah kita bicara sebentar?’’ pinta Minato.

__ADS_1


Naruto hanya diam begitu juga dengan Minato. Keduanya saling bertatapan.


......................


Balkon


Kedua sosok berambut kuning itu menatap langit malam. Ada ribuan bintang yang membuat pemandangan desa begitu indah.


‘’Jadi, bagaimana dengan misimu?’’ tanya Minato.


‘’Um, itu. Kami melakukannya bersama-sama dan berhasil menangkap orang yang menimbulkan kekacauan tersebut,’’ jawab Naruto.


‘’Aku dengar kalian bertarung dengan ular besar dan ada tiga ekor,’’ kata Minato.


Naruto tersenyum membanggakan diri. ‘’Benar, dan orang yang pertama kali menemukannya adalah aku dattebayo. Kami sedikit kewalahan karena Kakashi langsung menyerang saat ular itu muncul, lalu Obito dan Rin menyusul. Menyerang tanpa rencana sama saja adalah hal yang tabu. Belum lagi, aku dan Obito selalu bertengkar. Dasar, mereka bertiga itu. Untung aku bisa menemukan solusi.’’


‘’Kau yang mengatur strateginya, ya?’’ tanya Minato.


‘’Tentu saja. Aku ini jenius dattebayo. Kami berempat bertarung, dan aku menggunakan jutsu Kuchiyose untuk mengalahkan ketiga ular itu,’’ jawab Naruto.


Minato terdiam untuk sesaat. ‘’Kau juga bisa menggunakan jutsu Kuchiyose, ya? Sejak kapan?"


"Ah? Itu, saat aku bersama dengan pria yang mengasuhku, hehe. Dia pengguna Kuchiyose jadi aku belajar darinya," jawab Naruto sambil tersenyum kaku.


"Apakah kau juga bisa menggunakan jutsu lain darinya? Seperti Sage Mode atau semacamnya?’’


Deg!


Naruto tersentak setelah mendengar pertanyaan itu.

__ADS_1


__ADS_2