God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 120 Penghakiman


__ADS_3

Tubuh Yahiko terjatuh dengan bersimbah darah. Konan menangis histeris, sedangkan Nagato terpaku.


‘’Bunuh mereka!’’ perintah Hanzo.


Nagato tersentak melihat puluhan kunai yang mengarah kepada mereka.


Deg!


‘’Dia menangkisnya hanya dengan sebelah tangan?!’’ pekik salah satu ANBU.


Hanzo menatap Nagato dengan tatapan serius. ‘’Mata itu….’’


Puluhan ANBU itu langsung menyerang. ‘’Tangkap dia!’’


Namun, Nagato menghempaskan mereka dengan sekali serangan dari elemen angin. Dalam hitungan detik, ia sudah berada di atas membuat Hanzo dan bawahannya menghindar. Nagato segera menyelamatkan Konan.


‘’Jadi kau adalah pemimpin di balik layar. Rinnegan-mu membuatku terkejut,’’ kata Hanzo.


Saat Nagato hendak menyerangnya, Hanzo melakukan teleportasi. Puluhan ANBU dan bawahan Hanzo kembali mengepung membuat Nagato melempar bom ke segala sisi lalu membawa Konan lari, dan tidak sempat mengambil mayat Yahiko.


Setelah bom asap menghilang karena air hujan, mereka kehilangan jejak Nagato dan Konan. Melihat tubuh Yahiko yang tidak bernyawa, membuat mereka hanya bergegas pergi.


Push!


Kyuubi mendarat di lokasi yang disebutkan Yamato tadi. Anak berambut kuning yang melihat Yahiko terkapar, langsung terpaku.


Kepala Kyuubi menoleh ke sekeliling, mencari keberadaan Nagato dan Konan. Ia kembali menatap tubuh Yahiko lalu memukul tanah.


‘’Kuso! Aku terlambat dattebayo!’’

__ADS_1


......................


Di sisi lain, Nagato dan Konan tiba di tempat yang aman. Mereka berdua masih tidak menyangka telah kehilangan Yahiko. Konan yang paling terluka, dan Nagato mengerti hal itu.


‘’Pasukan ANBU itu, bukankah dari Konoha?’’ tanya Nagato.


Tangannya mengepal dengan mata melotot. ‘’Aku pasti akan membalas mereka.’’


......................


Nagato menipu para mata-mata Hanzo agar mereka berpikir ia dan Konan telah tewas karena kehabisan darah.


Semenjak kejadian itu, Hanzo tidak pernah lagi mendengar kabar kedua orang tersebut, membuatnya benar-benar yakin kalau Nagato dan Konan telah tewas.


‘’Sepertinya dia masih belum menguasai Rinnengan miliknya. Dasar manusia bodoh. Sekarang aku bisa tenang setelah sekian lama. Sisanya, anak berambut kuning itu,’’ kata Hanzo.


......................


‘’Semuanya kembali normal berkat dirimu Tsunade,’’ kata Minato.


Tsunade tersenyum dan memberitahu mereka kalau itu memang sudah tugas dari seorang ninja medis.


‘’Berita darurat!’’


Minato dan Sandaime menoleh begitu juga dengan Tsunade.


‘’Shizune?’’ tatap Tsunade.


‘’Ada yang menyusup ke dalam desa!’’ lapor Shizune.

__ADS_1


Tanpa membuang waktu, mereka pun langsung bergegas ke atap hingga seseorang muncul dari belakang.


Tsunade terbelalak. ‘’Kau….’’


‘’Lama tidak bertemu, Tsunade-sama.’’


‘’Kau mengenalnya?’’ tanya Minato.


‘’Kau bocah yang diselamatkan dan dirawat oleh Jiraiya, dari Amegakure. Kau adalah Yahiko, kan?’’



Minato dan Sandaime terbelalak mendengar ucapan wanita itu. Kedua pria itu langsung mengingat laporan mengenai organisasi mereka.


‘’Jadi, kau mengingatku? Sekarang namaku adalah Tendou Pain,’’ kata Pain.


‘’Yahiko?! Bukankah itu nama ketua dari organisasi Akatsuki yang menyebar untuk menciptakan perdamaian?" tanya Shizune.


Pain menoleh. ‘’Organisasi itu sudah lama mati semenjak kalian menghianati kami.’’


‘’Apa maksudmu?’’ tanya Tsunade.


‘’Penderitaan kami tidak ada hentinya. Pertama, Lima Negara Besar hanya berperang terus tanpa memikirkan kami yang menjadi korbannya. Kedua, karena penghinatan dari Konoha yang berusaha menghabisi kami bertiga. Sekarang waktunya penghakiman,’’ kata Pain melayang ke udara.


‘’Apa?!’’ pekik Minato.


Pain menatap Desa Konoha dari bawah. ‘’Sekarang … Dunia akan tahu rasa sakit … Shin Chibaku Tensei!’’


Bola hitam dari tangannya menjadi pusat gravitasi, menarik segala sesuatu di sekitar Konoha untuk menciptakan planet berukuran besar.

__ADS_1


‘’Mengecil secara perlahan sampai menghancurkan kalian semua dari dalam karena terjepit, itu harga yang pantas kalian bayar atas penghianatan kepada kami,’’ kata Pain.


__ADS_2