God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 81 Dibalik Pintu


__ADS_3

Semua orang terdiam setelah melihat pukulan tadi. Sebelumnya tidak ada yang bisa bertarung dengan Hiashi, karena pria itu cukup tangguh.


‘’Hei, apakah kau bercanda?’’


‘’Anak itu bisa mengimbangi Hiashi-sama.’’


‘’Tekanan jurus 64 pukulan miliknya juga terlihat kuat.’’


Hinata dan Minato menatap para anggota klan Hyuga yang berbisik itu.


Tidak kusangka dia bisa menggunakan jurus itu sebaik orang dewasa, kata Hiashi dalam hati.


‘’Tidak buruk. Kalau begitu, aku akan mulai serius,’’ kata Hiashi.


Pertarungan kembali dilanjutkan. Kali ini, Hinata mulai kewalahan menghindari serangan ayahnya dan berusaha mencari celah untuk menyerang. Minato juga sama seriusnya yang menyaksikan hal itu.


Hinata mulai kehabisan tenaga, berbeda dengan Hiashi. Namun, tidak ada yang mau menyerah dan tetap bersih keras ingin menang. Keduanya berdiri sambil mengerahkan seluruh kekuatan, dan tinggal menunggu menyerang untuk mengakhiri pertarungan.


‘’Hyaaa!’’ seru Hinata dan Hiashi bersamaan menyerang.


Push! Push! Push! (Seperti di anime, scene ini diulang sebanyak 3x dari sudut berbeda)


Semua terbelalak melihat Hiashi dan Hinata yang berdiri saling mengulurkan serangan telapak tangan ke leher mereka. Keduanya saling bertatapan serius hingga akhirnya Hiashi kembali ke posisi biasa.


......................


Akademi

__ADS_1


‘’Tuan Hiashi, Anda datang kemari?’’ tanya salah satu sensei.


Hinata menatap ayahnya yang sedang bicara dengan para sensei.


Sebelumnya, ayah hanya menyuruh orang lain untuk mendaftarkan diriku ke akademi. Tapi … Ini pertama kalinya ayah sampai datang bersamaku, kata Hinata dalam hati.


Terukir senyuman di bibir Hinata, hingga Hiashi berjalan keluar.


Arigatou otou-sama. Arigatou Yondaime-sama, kata Hinata dalam hati.


Minato melihat Hiashi yang baru saja keluar dari akademi setelah mendaftarkan Hinata. ‘’Aku tidak menyangka Hiashi-san benar-benar melakukan permintaanku.’’


‘’Aku juga tidak menyangka Yondaime-sama sampai membuatku seperti ini,’’ kata Hiashi.


Minato sedikit terkekeh sambil berjalan bersama pria itu. ‘’Bisakah aku bertanya?’’


‘’Silahkan saja,’’ jawab Hiashi.


Langkah kaki Hiashi langsung terhenti membuat Minato menoleh dan juga ikut berhenti.


‘’Entahlah. Aku juga penasaran kenapa sampai seserius itu melawan orang luar dari desa kita. Aku hanya merasa memiliki hubungan yang sangat dekat dengan anak itu,’’ jawab Hiashi.


Uzumaki Hinata, kata Hiashi dalam hati.


Di sisi lain, Danzo berdiri sambil menatap ke arah luar jendela. Wajahnya menjadi kusut sambil melihat sisi desa yang telah dibangun ulang akibat kerusakan Kyuubi.


Padahal ini adalah kesempatan yang sangat langka. Seharusnya aku bisa memanfaatkan situasi ini untuk menjadi Hokage selanjutnya jika saja Yondaime-sama tewas, kata Danzo dalam hati.

__ADS_1


Bugh!


Ia benar-benar kesal mengenai kehebatan Minato yang bisa menyelesaikan kekacauan itu.


Sekali lagi Kyuubi disegel, apalagi ke dalam tubuh anak Yondaime-sama sendiri. Cih! Meskipun begitu, anak itu tidak akan bisa menguasai kekuatan Kyuubi, kata Danzo dalam hati.


......................


Obito memasang wajah bodohnya karena merasa bosan di tempat itu. Ia pun berniat mencari Orochimaru agar ia kembali beraktivitas. Namun, karena tidak melihat sosok pria itu membuat Obito berjalan ke sekitar.


‘’Kenapa banyak sekali ruangan di sini?’’


Langkahnya terhenti di depan salah satu pintu, sampai ia membukanya.


Deg!


‘’I-Ini….’’


......................


Konoha


‘’Sandaime-sama, bagaimana perkembangan Obito?’’ tanya Minato.


Sandaime menghela nafas saat ia mengetahui Tsunade malah menyerahkan Obito ke Orochimaru. Dan tidak ada yang bisa dihubungi karena keberadaan Orochimaru sangat jarang ditemui. ‘’Akhir-akhir ini, aku tidak pernah melihat Orochimaru.’’


......................

__ADS_1


Obito berlari dengan raut wajah ketakutan setelah ia meninggalkan tempat Orochimaru. Karena kondisinya belum pulih seutuhnya, membuatnya berhenti sejenak.


‘’Haa, huha, huha … Pantas saja ruangan di sana sangat gelap dan seperti labirin. Aku … Aku harus segera sampai di Konoha dan memberitahu Minato Sensei!’’


__ADS_2