God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 126 Kembalinya Para Pain


__ADS_3

Semua divisi diutus untuk menyebar menghentikan hewan-hewan Kuchiyose, sambil yang lainnya membantu mengevakuasi warga.


Minato dan Sandaime bergabung dengan Kushina dan Tsunade yang berhasil mengurung badak.


‘’Tsunade, sebaiknya kau kembali ke rumah sakit. Shizune dan Rin akan kewalahan jika kau tidak ada. Biarkan kami yang mengurus masalah di sini,’’ kata Minato.


‘’Aku mengerti. Setelah mendengar strategi dari Nara, aku serahkan kepada kalian. Selain itu, aku akan mengaktifkan Byakugou’’ kata Tsunade lalu bergegas pergi.


‘’Padahal kami berhasil mengalahkan pengguna Kuchiyose ini, tapi kenapa hewan-hewan tersebut tidak menghilang?’’ tanya Kushina.


Cukup lama sampai kedelapan hewan Kuchiyose berhasil diatasi melalui jutsu masing-masing.


Naruto yang berada di atap menatap kedelapan hewan Kuchiyose yang mengeras, terkurung dll. Sasuke dan yang lainnya juga berhenti setelah melihat hal itu.


‘’Kau lihat? Mereka bisa mengatasinya, kenapa kau begitu keras kepala?’’ tanya Sasuke.


‘’Ayah Shikamaru sudah memberitahu strateginya dan itu berhasil. Seharusnya kau tidak bertindak seenaknya,’’ tegur Choji.


‘’Berlari sejak tadi di tengah-tengah kekacauan ini hanya demi menghentikanmu, mendokusei,’’ kata Shikamaru.


‘’Kita memiliki dua orang Hokage di sini, dan banyak shinobi yang kuat. Ikut campur dengan bertarung hanya membuat kita mendapatkan masalah,’’ kata Neji.


‘’Selain itu, para Pain telah dikalahkan,’’ kata Shino.


‘’Minna, berhentilah menyalahkan Naruto-kun terus,’’ kata Hinata.

__ADS_1


‘’Hinata, kau tidak perlu membelanya karena Naruto memang seperti ini,’’ kata Ino.


‘’Sebelum Hokage melihat kita ada di sini, lebih baik kita harus pergi,’’ kata Sakura.


Naruto mengerutkan dahi sambil menatap kedelapan hewan Kuchiyose yang berhasil dihentikan. ‘’Tunggu! Bukankah ada yang aneh di sini?’’


‘’Yang aneh itu adalah kau,’’ kata Sasuke.


‘’Bukan. Maksudku kedelapan hewan-hewan itu. Lihatlah! Mereka memang berhasil dikurung, tapi kenapa mereka tidak menghilang? Selain itu, ada durasi waktu untuk hewan Kuchiyose sebelum mereka menghilang dattebayo,’’ kata Naruto.


Tenten mengerutkan dahi. ‘’Kau ini bicara apa? Tidak dengar apa yang dikatakan ayahnya Shikamaru? Tsunade-sama dan Kushina-sama berhasil mengalahkan pengguna Kuchiyose ini.’’


Bugh!


‘’Akh! Itte!’’ ringis Naruto menerima pukulan di kepalanya.


‘’Tapi tidak perlu sampai memukul kepalaku dattebayo,’’ kata Naruto.


Gawat! Keempat tubuh Pain yang dikalahkan tadi tidak ada di tempatnya!


Sakura yang menarik Naruto tadi langsung terhenti begitu juga dengan yang lainnya.


‘’Apa maksudnya tidak ada?’’ tanya Rock Lee.


‘’Jangan-jangan ada yang mengambil tubuh mereka berempat!’’ pekik Kiba.

__ADS_1


Di sisi lain, kloning Konan yang berhasil membawa keempat tubuh itu diletakkan di depan ketiga orang. Salah satu Pain sedikit berjalan ke depan sambil memukul tanah.


Jigokudou Pain memanggil Naraka Path, yang merupakan Raja Neraka kepala besar yang muncul dari tanah dengan api ungu mengelilinginya. Lidahnya dari Naraka Path menarik salah satu tubuh dari keempat sosok tadi.


Tidak lama kemudian mereka diperbaiki satu persatu, kini keempatnya kembali utuh setelah keluar dari mulut Naraka Path.


‘’Aku tidak menyangka, ada orang yang berhasil menghentikan Chibaku Tensei,’’ kata Pain.


Konan yang berdiri di sampingnya menoleh. ‘’Jadi?’’


‘’Sepertinya kita harus turun langsung memberikan mereka penghakiman,’’ kata Pain.


Salah satu Pain mengangkat Chikusodou Pain wanita lalu melemparkannya ke atas.


......................


Para shinobi yang mendengar berita itu menoleh ke atas melihat sosok yang melayang.


Chikusodou Pain wanita melakukan segel tangan. ‘’Kuchiyose no Jutsu!’’


Tidak lama kemudian, lima Pain muncul bersamanya dan mendarat ke desa Konoha.


Deg!


Minato, Kushina dan Sandaime tersentak melihat keenam Pain berdiri di hadapan mereka. Ketiga orang itu terpaku melihat sosok yang mereka kalahkan kembali berdiri dengan utuh, jelas-jelas mereka menyaksikan tubuh keempat Pain itu telah hancur.

__ADS_1


‘’Tidak mungkin,’’ kata Kushina.


Keenam Pain itu tidak meladeni mereka dan langsung menyebar.


__ADS_2