God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 37 Laporan


__ADS_3

Shinobi wanita yang dipanggil Anko tadi melirik ke arah Sandaime. Ia menunduk dengan posisinya yang bersujud seperti shinobi yang lainnya.


‘’Seperti yang diperkirakan Sandaime-sama, kami semua melihat Naruto bisa menggunakan jutsu Kuchiyose,’’ jawab Anko.


Minato terbelalak, sedangkan Sandaime tersenyum.


‘’Lalu, saat Naruto menggunakan jutsu itu, hewan apa yang dia panggil?’’ tanya Minato.


Anko dan shinobi yang lainnya kembali mengingat kejadian tadi. ‘’Anda akan sedikit dikejutkan karena ini. Hewan yang dipanggil Naruto melalui jutsu Kuchiyose adalah Kyuubi.’’


Deg!


Minato dan Sandaime bersamaan tersentak. ‘’Kyu-Kyuubi?’’


‘’Tapi, bagaimana mungkin? Yondaime-sama, bukankah Kyuubi saat ini ada di dalam tubuh istri Anda Kushina?’’ tanya Sandaime.


‘’Apa maksudnya ini?’’ tanya Minato.


‘’Sebenarnya Naruto menggunakan dua jutsu lalu menggabungkannya,’’ jawab Anko.


Minato mengerutkan dahi. ‘’Dua jutsu lalu menggabungkannya?’’


‘’Konbi Henge. Saat aku menyamar menjadi pria yang ditangkap, aku mendengar semua percakapan anak itu, dan Naruto bilang dia menggunakan Konbi Henge untuk merubah hewan yang dia panggil bertransformasi menjadi Kyuubi. Kami tidak pernah terpikirkan untuk merubah hewan Kuchiyose melalui Henge jutsu,’’ jawab Anko.

__ADS_1


‘’Tapi, ini begitu cepat keberadaan kalian diketahui. Bagaimana mereka melakukannya?’’ tanya Minato.


Untuk sesaat, Anko dan yang lainnya saling bertatapan, sebelum menjawab pertanyaan itu. ‘’Bukan mereka Yondaime-sama, tapi Naruto yang menemukan keberadaanku pertama kali,’’ jawab Anko.


‘’Naruto?’’ tanya Minato.


Sandaime hanya diam menyimak pembicaraan mereka dengan wajah serius.


‘’Awalnya mereka selalu ribut terus, hingga akhirnya Naruto menyadari sesuatu. Kami mulai waspada saat Naruto mendongak ke atas dan menatap pohon satu persatu. Ketiga anak yang bersamanya juga sama bingungnya. Lalu, tiba-tiba Naruto melemparkan kunai yang sudah ditempelkan bom kertas ke arahku. Sedikit saja aku lengah, maka misi ini akan gagal dan sepertinya aku akan pulang dalam keadaan cedera,’’ kata Anko.


‘’Karena itulah kau langsung memanggil ketiga ular Kuchiyose-mu secara mendadak,’’ kata Minato.


Anko mengangguk. ‘’Benar Yondaime-sama. Setelah itu, mereka berkumpul untuk menyusun rencana.’’


‘’Tidak Yondaime-sama. Orang yang menyusun strategi juga adalah Naruto,’’ jawab Anko.


Minato terbelalak. ‘’Naruto lagi? Lalu strategi apa yang mereka lakukan kepadamu?"


‘’Saat mereka muncul, serangan terbagi dua. Serangan di bagian bawah dilakukan oleh Hatake Kakashi menggunakan jurus Ninpou Kuchiyose Doton Tsuiga, dimana sebuah tembok yang terbuat dari tanah menjulang ke atas dan mengurung ular Kuchiyose-ku. Lalu, ketujuh anjingnya muncul dari tanah kemudian menggigit sisi bagian bawah ular agar tidak bisa bergerak. Sementara ketiga ular Kuchiyose-ku terjebak, Uchiha Obito dan Nohara Rin menggunakan kesempatan itu untuk menyerang bagian atas,’’ kata Anko.


‘’Barulah Naruto menggunakan jurus Kuchiyose,’’ kata Minato.


Anko mengangguk. ‘’Benar Yondaime-sama. Tapi, sebelumnya Naruto tidak muncul sementara ketiga anak itu menyerang.’’

__ADS_1


Sandaime mengerutkan dahi begitu juga dengan Minato.


‘’Berapa lama Naruto tidak muncul saat sementara ketiga anak itu menyerang?’’ tanya Minato.


‘’Kalau tidak salah, saat itu Hatake Kakashi berteriak kalau dia hanya bisa bertahan selama 2 menit dan tidak bisa menahannya lebih lama lagi. Tidak lama kemudian Naruto baru muncul. Selain itu, saat Naruto muncul dia terlihat berbeda,’’ jawab Anko.


Sage Mode, kata Minato dan Sandaime kompak dalam hati.


‘’Apakah kalian melihat hewan yang Naruto panggil sebelum bertransformasi menjadi Kyuubi?’’ tanya Minato.


Anko dan shinobi lainnya kembali mengingat kejadian itu. ‘’Karena kami bersembunyi di pohon bagian sebelah kiri, kami bisa melihatnya. Hewan Kuchiyose yang muncul adalah seekor katak berwarna orange dengan bagian mulut dan kelopak mata berwarna navy yang memegang pedang. Gayanya seperti samurai. Ketiga anak itu berada di sisi sebelah kanan pohon, berarti mereka mungkin tidak sempat melihatnya.’’


‘’Katak yang memegang pedang?’’ tanya Minato tidak percaya.


‘’Awalnya kami mengira itu hewan yang sama yang dimiliki oleh Yondaime-sama dan Sannin Legendaris, Jiraiya-sama. Tapi, setelah melihat warnanya yang berbeda, kami tersadar kalau itu bukan katak yang biasa kami lihat,’’ kata Anko.


‘’Menemukan keberadaan orang yang mengawasi kalian, menyusun strategi dalam situasi terdesak, lalu menggunakan Henge Jutsu dalam Kuchiyose. Keputusan seperti ini, apakah Yondaime-sama menganggapnya seperti jalan berpikir seorang anak berumur 12 tahun?’’ tanya Sandaime.


Minato terdiam untuk sesaat. ‘’Aku ingin hal ini dirahasiakan! Kalian boleh pergi!’’


Anko dan shinobi yang lainnya mengangguk dan membungkuk. ‘’Hai, wakarimashita Yondaime-sama!’’


Shet!

__ADS_1


Mereka pun menghilang dan menyisahkan Minato dan Sandaime di ruangan tersebut.


__ADS_2