God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 8 Menyelamatkan Rin


__ADS_3

Kakashi tertegun begitu juga dengan Naruto setelah mendengar kata-kata Obito.


‘’Aku akan menjadi sampah, dan memilih untuk melanggar aturan, dan jika itu tidak menjadikanku shinobi sejati … maka aku akan berhenti menjadi shinobi!’’ kata Obito berjalan pergi.


Teman itu adalah orang yang menyelamatkan dari neraka yang bernama kesepian.


Aku tidak akan menarik kembali kata-kataku, karena itulah jalan ninjaku! (Naruto teringat)


Kakashi dan Obito pun pergi dengan arah yang berlawanan. Naruto yang bingung harus memilih siapa untuk diikuti, meminta saran Kurama.


Apa ini? Bahkan seorang Hokage sepertimu tidak bisa mengambil keputusan dalam masalah kecil ini.


‘’Hmm, Kurama … apakah kau sengaja memperlakukanku seperti ini?’’ tanya Naruto dengan wajah kusutnya membuat Kurama terkekeh.


......................


Boom!


Syut!


‘’Akhirnya kau datang!’’ kata salah satu shinobi Konoha melihat kedatangan Minato.


‘’Bagaimana situasinya?’’ tanya Minato.


‘’Jumlah musuh sekitar lima puluh orang, sedangkan kita hanya sisa berempat.’’


Sedangakan di pasukan Iwagakure, mereka sudah percaya diri melihat kemenangan di depan mata.


‘’Semuanya, tolong arahkan kunai ini ke arah musuh sekaligus, sisanya biar aku saja,’’ kata Minato menyerahkan kunai khusus miliknya.

__ADS_1



‘’Ini mustahil! Kau bahkan hanya sendirian untuk mengalahkan me—‘’


‘’Diam dan lakukan saja!’’ perintah Minato.


‘’Kita akan lihat Konoha no Kiiroi Senkou bertarung.’’


‘’Ini akan berlangsung cepat, jangan melewatkannya.’’


......................


Kakashi meringis setelah luka dilengannya terasa nyeri lagi.


Lukanya sudah membaik, tapi jangan memaksakan diri, nanti lukanya akan terbuka.


Saat kau dan aku terluka, Rin menyelamatkan kita dengan Jurus Ninja Medis. Jika dia tidak ada, mungkin kita telah mati!


Kakashi, aturan memang penting. Tapi itu bukan segalanya. Apa aku belum mengajarimu? Ada kalanya di saat situasi membutuhkan respon spontan menghadapi musuh. (Kakashi teringat)


Ia kembali mengingat sosok ayahnya.


Aku percaya Shiroi Kiba adalah pahlawan sejati.


Di dalam dunia ninja, shinobi yang melanggar aturan memang dianggap sampah. Tapi … Shinobi yang meninggalkan sahabat mereka ... maka dianggap lebih rendah dari sampah!


......................


Obito memantau sebuah gua, tempat di mana Rin disekap. ‘’Aku menemukan mereka.’’

__ADS_1


Tenanglah, aku bisa melakukan ini, kata Obito dalam hati sambil menepuk wajahnya.


Hal itu membuat dua shinobi Iwagakure menyadari keberadaan Obito.


‘’Aku akan menanganinya. Gunakan genjutsu-mu dan dapatkan informasi darinya. Meisagakure no Jutsu!’’ kata shinobi yang menggunakan jurus menghilang.


Obito yang memegang kunai pun hendak terjun. ‘’Baiklah, ayo pergi!’’


‘’Pergi ke mana?’’ tanya shinobi menghilang tadi yang sudah berdiri di samping Obito.


Begitu Obito menoleh, Kakashi datang sambil melukai shinobi tadi.


‘’K-Kakashi … kenapa kau di sini?’’ tanya Obito.


‘’Aku tidak bisa meninggalkan ini pada shinobi cengeng sepertimu, kan?’’ tanya Kakashi.


‘’Rambut coklat perak itu dan Pisau Chakra Putih … apakah kau adalah Konoha no Shiroi Kiba?!’’ pekik shinobi Iwagakure yang salah mengira.


‘’Ini adalah kenang-kenangan dari ayahku,’’ jawab Kakashi.


‘’Aku mengerti, kau adalah anak Shiroi Kiba. Aku tidak perlu takut kepadamu,’’ kata shinobi Iwagakure itu menghilang.


Naruto yang tiba dan memantau kedua anak itu hanya diam. Kakashi dan Obito berjaga-jaga.


‘’Sudah kuduga, baunya juga menghilang. Kita akan menemukan dia dengan pergerakan kecil dan bunyi yang dia buat,’’ kata Kakashi.


‘’Di-Dimana dia?’’ tanya Obito menatap ke sekeliling.


Tap!

__ADS_1


‘’Obito, di belakangmu!’’ seru Kakashi.


__ADS_2