God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 98 Semanggi Merah Berdaun Empat


__ADS_3

‘’Dasar, kenapa harus melakukan permainan di pagi hari dattebayo,’’ kata Naruto.


‘’Naruto no onii-chan, ini bukan permainan. Sesuatu yang penting tapi merupakan misi berbahaya yang menanti kita kore,’’ kata Konohamaru.


Naruto hanya mengiyakan imajinasi anak di sampingnya itu dengan wajah bodohnya.


‘’Kau bilang kita harus mencari semanggi merah berdaun empat. Kenapa harus mencari sesuatu seperti itu?’’ tanya Naruto.


Konohamaru memberitahunya mengenai seorang gadis di Akademi yang menarik perhatiannya. Gadis itu sangat manis, memiliki kepribadian yang baik dan sangat mempesona. Tapi, gadis itu akan meninggalkan desa sore ini karena misi orangtuanya. Dan salah satu temannya memberitahu kalau ia mendapatkan semanggi merah berdaun empat, keinginannya akan terkabul.


Naruto langsung memasang wajah seperti orang rugi. ‘’Kaede Yoshino, ya? Jadi ini memang permainan konyolmu.’’


‘’Aku harus memberikan hal itu kepadanya sebelum dia pergi! Jalan ninjaku adalah pacarku sendiri, jadi Naruto no onii-chan pasti sudah mengerti kore,’’ kata Konohamaru.


‘’Haa, baiklah, baiklah. Kalau begitu di mana kita akan menemukan semanggi merah berdaun empat?’’ tanya Naruto.


......................


Akagahara



‘’Konohamaru, ini adalah tempat terlarang yang sangat berbahaya dattebayo,’’ kata Naruto.


‘’Ini adalah misi spesial, karena itulah misi ini juga harus berbahaya,’’ kata Konohamaru.


Naruto tidak punya pilihan lain setelah dirinya sudah berjanji kepada ibunya. Mereka berdua berdiri di atas pagar tadi dan menatap sebuah lahan yang berwarna merah.


‘’Itu dia! Kita akan menuju ke sana dan menemukan semanggi merah berdaun empat,’’ kata Konohamaru.


‘’Yosh! Kalau begitu, aku tinggal membantumu mencarinya, setelah itu selesai,’’ kata Naruto melompat.

__ADS_1


Begitu ia mendarat, tubuhnya langsung terjatuh ke dalam.



Beruntung Naruto berhasil menyelamatkan diri sebelum tubuhnya menerima belasan bambu runcing.


‘’Ada banyak perangkap di sini dalam rangka menghindari ninja dari desa lain yang ingin memasukinya,’’ kata Konohamaru.


‘’Kenapa tidak bilang sejak tadi dattebayo?!’’ kesal Naruto.


Naruto kembali ke atas sambil menatap Konohamaru malas. Setelah ia mengetahui ada banyak perangkap, membuatnya lebih bersemangat.


‘’Itu berarti kalau aku gagal melewati perangkap ini, maka aku tidak akan mampu menjadi Hokage,’’ kata Naruto.


Naruto menginjak benang tali membuat belasan kunai hampir mengenainya. Melompati dahan pohon yang satu ke dahan pohon lainnya sambil menghindari serangan.


......................


‘’Yo, seorang wanita tua memintaku untuk menolongnya karena tersesat di jalan,’’ kata Kakashi muncul.


Sakura menunjuknya. ‘’Pembohong.’’


‘’Di mana Naruto?’’ tanya Kakashi.


‘’Itu, dia bilang ingin membantu Konohamaru menyelesaikan misi spesial,’’ jawab Sakura.


‘’Misi spesial?’’ tanya Kakashi.


‘’Mereka menuju ke Akagahara untuk mencari semanggi merah berdaun empat,’’ jawab Sasuke.


Kakashi menyilangkan kedua tangan yang salah satunya memegang buku icha-icha paradise. ‘’Kalau begitu, kedua anak itu akan mati. Itu pasti.’’

__ADS_1


Di sisi lain, Naruto dan Konohamaru berteriak setelah beberapa ledakan bom beruntun.


‘’Aku akan mati!’’ teriak Naruto.


Naruto memberi isyarat untuk menghindar ke kanan dan ke kiri berulang kali.


‘’Ketua, pakai akalmu! Kita sudah berlari-lari sekian jam tapi tidak sampai-sampai,’’ kata Konohamaru.


Naruto melakukan segel tangan dan membuat banyak kloning, membuat mereka berdua terhempas ke udara.


‘’Bodoh! Apa gunanya kalau cuma menyebabkan ledakan yang lebih banyak kore!’’ teriak Konohamaru.


‘’Hihi, setidaknya salah satu di antara kita tidak akan menginjak perangkapnya dattebayo,’’ kekeh Naruto.


Bugh!


Kedua anak itu pun mendarat di tanah yang ditumbuhi semanggi merah.



Konohamaru terharu. ‘’Ini pasti keajaiban cinta.’’


‘’Mm~ jangan terlalu lebay,’’ kata Naruto.


Keduanya pun mencari sampai puluhan menit kemudian, hingga Konohamaru menemukannya di bawah patung membuat Naruto membantunya dan tidak sengaja membentur patung tadi.


‘’Aku berhasil!’’ senang Konohamaru.


Tiba-tiba muncul ninja boneka yang menghampiri mereka berdua.


__ADS_1


__ADS_2