God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 155 Pembicaraan 3 Anak


__ADS_3

Ting!


Minato hanya terbelalak melihat kedatangan para shinobi, terutama ke arah Obito dan kedua Naruto. ‘’Um, apakah kalian bertiga baik-baik saja?’’


‘’Yondaime Hokage tidak perlu khawatir. Mereka bertiga sangat baik,’’ jawab Kakashi.


‘’Haa, baiklah. Aku sudah menerima laporan dari Uchiha Itachi mengenai apa yang terjadi. Syukurlah semua kembali membaik seperti semula. Selain itu, Itachi … Kau tidak perlu khawatir mengenai pandangan orang. Namamu sudah dibersihkan,’’ kata Minato.


Itachi membungkuk dan berterima kasih.


‘’Mereka berdua pasti menunggumu. Kau dan adikmu boleh pergi, begitu juga dengan yang lainnya. Kalian semua sudah melakukan yang terbaik,’’ kata Minato.


Semua langsung membungkuk memberi hormat dan berjalan pergi, kecuali Naruto #1.


‘’Ada apa?’’ tanya Minato.


Tidak lama kemudian, muncul sosok Yota di belakang Naruto #1 membuat Minato menunggu penjelasan.


‘’Dia Yota, temanku. Ayah maksudku Yondaime-sama sudah mendengar semuanya dari Itachi. Dia adalah salah satu eksperimen Orochimaru. Jadi, bisakah dia tinggal di sini? Jika dia berkelana dan bertemu dengan Orochimaru kembali, aku tidak yakin sesuatu yang baik akan menghampirinya,’’ kata Naruto #1.


Minato menatao Yota yang hanya tenang sambil tersenyum. ‘’Aku tidak bisa membiarkan sembarang orang memasuki desa kita. Naruto … Kau tidak boleh sembarangan membawa seseorang dari luar untuk masuk kemari. Saat ini Sai dan Shin masih dibawah pengawasan.’’


‘’Tapi?’’ tanya Naruto #1.

__ADS_1


‘’Aku akan mentolerirnya kali ini. Tapi lain kali, aku tidak bisa melakukannya. Sama seperti kedua anak yang kau itu, dia akan tinggal dibawah pengawasan,’’ kata Minato.


Naruto #1 tersenyum girang. ‘’Arigatou! Yota? Kau dengar itu? Kau bisa tinggal di sini, tapi jangan sampai membuat mereka kecewa. Mengerti?’’


‘’Tentu teman,’’ jawab Yota.


‘’Dewa shitsurei shimasu,’’ bungkuk Naruto #1 yang diikuti oleh Yota.


Minato menatap punggung anak berambut kuning itu.


Itachi memang memberitahuku semuanya, begitu juga dengan Yota. Tapi, bagaimana mungkin Naruto tahu kalau anak itu adalah eksperimen dari Orochimaru? Itachi tidak menyebutkan hal itu, kata Minato dalam hati.


......................


Rumah Sakit Konoha


‘’Tuan!’’ teriak Sai begitu gembira melihat kedatangan Naruto #1.


‘’Tuan? Anda sudah kembali dari misi?’’ tanya Shin.


‘’Iya. Selain itu, bagaimana kabarmu? Apakah kau tidak pernah muntah lagi?’’ tanya Naruto #1.


‘’Ini semua berkat Tuan. Aku tidak menyangka Tuan sampai melakukan semua ini, dan mendaftarkan kami ke akademi. Aku benar-benar berhutang budi kepada Tuan,’’ kata Shin.

__ADS_1


‘’Ahaha. Sudah kubilang, tidak perlu memanggilku seperti itu dattebayo. Aku melakukannya karena ingin menebus kesalahanku di masa lalu,’’ kata Naruto #1.


‘’Masa lalu?’’ bingung dua bersaudara itu.


‘’Aa! Lupakan itu. Aku datang untuk memberitahu sesuatu. Dia adalah Yota, temanku. Mulai sekarang, dia akan tinggal bersama kalian, dan juga akan menjalani perawatan sepertimu Shin. Semoga kalian berteman baik,’’ kata Naruto #1.


‘’Yota, ya? Aku Sai, senang bertemu denganmu,’’ senyum Sai.


‘’Aku Shin, kakaknya Sai. Senang bertemu denganmu Yota,’’ senyum Shin.


Yota tersenyum sambil membalas uluran kedua anak laki-laki tadi. ‘’Senang bertemu dengan kalian. Teman Naruto adalah temanku juga.’’


Naruto #1 yang menyaksikan hal itu hanya tersenyum bahagia. ‘’Kalau begitu, aku akan pulang. Tidak apa-apa meninggalkan kalian di sini, kan?’’


Ketiga anak itu menggeleng sambil tersenyum, hingga akhirnya Naruto #1 pamit.


‘’Yota? Tubuhmu juga lemah, ya? Kau sakit apa?’’ tanya Shin.


‘’Penyakitku tidak diketahui. Tapi, temanku sudah berusaha ingin menyembuhkanku, jadi aku menerimanya. Meskipun, aku belum pernah memberitahunya kalau aku memiliki penyakit,’’ kata Yota.


‘’Apa? Tuan juga melakukan hal itu kepadamu?’’ tanya Shin.


‘’Juga? Apa maksudnya?’’ tanya Yota.

__ADS_1


‘’Kakak sebenarnya mengidap penyakit yang tidak diketahui juga. Tapi dia menyembunyikannya dariku. Namun, Tuan mengetahuinya dan membuat kakak menjalani perawatan. Padahal kakak tidak pernah memberitahu Tuan,’’ jawab Sai.


Ketiga anak itu langsung terdiam begitu saja.


__ADS_2