God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 231 Tim VS Individu


__ADS_3

‘’Mereka meninggalkan kita,’’ tatap Choji.


‘’Sialan kau Sai,’’ tatap Shikamaru.


‘’Apa yang harus kita lakukan sekarang?’’ tanya Ino.


Sasuke menoleh dan mendongakkan kepala ke atas melihat San. ‘’Kita harus mengalahkan dia dulu.’’


‘’Anak itu sepertinya memiliki chakra seperti kedua anak yang kita lewati sebelumnya,’’ tatap Sakura.


San sedikit meringis sambil mengusap kedua matanya. Ia kesal karena menggunakan bom cahaya adalah kecurangan. Namun, rasa kesalnya menghilang saat masih ada orang yang tersisa. ‘’Hee~ kalau begitu aku akan melawan kalian berlima saja.’’


......................


Konoha



Minato memejamkan mata memikirkan masalah yang ditimbulkan Obito dan Naruto #2. Sedangkan Sandaime menghela nafas panjang.


‘’Jadi, saat ini mereka semua ada di Gunung Shumisen?’’ tanya Sandaime.


Salah satu ANBU membenarkan. ‘’Ee Sandaime-sama. Hatake Kakashi menghadang ketiga Jounin untuk melewati gerbang, sehingga Sarutobi Asuma mengutus para Genin yang mengejar. Dan saat ini, Tim Guy berhadapan dengan orang yang menjaga di Gerbang Pertama. Lalu Tim Kurenai mengatasi Gerbang Kedua, serta Tim Asuma dan Kakashi mengurus Gerbang Ketiga.’’


‘’Bagaimana dengan kedua orang itu?’’ tanya Sandaime.


‘’Di tengah-tengah pertarungan di Gerbang Ketiga, salah satu anak didik Naruto #1 muncul dan membawa mereka kabur.’’


Sebelah alis Minato terangkat. ‘’Salah satu anak didik….’’


......................


Sai mendarat ke tanah bersamaan kedua orang yang ia bawa. Naruto #2 tidak menyangka dengan kedatangannya dan tidak lupa berterima kasih, karena telah membantu mereka kabur.


‘’Aku sudah mendengar kabar tentang Tuan. Itu membuatku sangat terkejut. Lalu di saat semua orang tidak peduli dengan Tuan, aku benar-benar marah. Tapi, melihat kalian berdua yang berjuang, aku juga ingin menyelamatkan Tuan. Jika bukan dirinya, aku dan kakak masih terbuang,’’ kata Sai.


‘’Bocah tinta, kali ini aku berhutang budi kepadamu. Obito-sama ini pasti akan membawa orang bodoh itu kembali,’’ kata Obito.


......................

__ADS_1


Hiruko membuka matanya perlahan saat menyadari seseorang datang. Ia menoleh dengan pelan dan matanya membulat besar. ‘’Kau….’’



‘’Yo, ohisashiburi Hiroku-san,’’ sapa Naruto #1.


‘’Heh, yang benar itu Hiruko. Aikawarazu omaewa,’’ kata Hiruko.


......................


Gerbang Pertama



Ichi yang mengerahkan banyak chakra untuk melawan Neji, terkesan dengan pertahanan anak itu. Tapi seperti biasa ia meremehkan kekuatan lawannya. Mendengar hal itu membuat Rock Lee menyerang dalam jarak dekat.


‘’Jasenshi!’’



Dari mulut ular kuchiyose tadi ditembakkan banyak proyektil pemintalan yang memiliki dampak ledakan. Neji langsung datang untuk melindungi Rock Lee.


Melihat Tenten membuatnya tersadar. Ia langsung melompat dan menyuruh Rock Lee menggunakan Omote Renge kepadanya, serta meminta Tenten untuk melindungi mereka dengan mengalihkan perhatian Ichi.


Tubuh Neji dibaluti perban sambil Rock Lee memulai Omote Renge. Lalu dikombinasikan dengan Hakkeshou Kaiten. Keduanya berputar dengan kepala yang lebih dulu mendarat ke tanah.


Ichi yang sibuk adu lempar senjata dengan Tenten, langsung membuat pertahan. Namun ular-ular chakra miliknya tidak mempan menahan serangan Combo Omote Renge-Hakkeshou Kaiten.


Push! Bugh!


......................


Gerbang Kedua



Kiba yang melakukan serangan combo bersama Akamaru dan Shino yang menggunakan serangan serangganya berhasil mengalahkan kedua anjing chimera yang dimodifikasi. Melihat hal itu, membuat Ni marah dan melakukan segel tangan.


‘’Kuchiyose! Kimera no Jutsu!’’

__ADS_1


Push!


Muncul sosok hewan kuchiyose kura-kura besar berkepala singa, yang dimodifikasi dengan Ni menyatu di atasnya.


Akamaru menghampiri membuat Ni hendak mencambuknya. Namun, Hinata dengan mata byakugan menarik tali cambuk.


‘’Kau tidak dapat mengikuti pergerakan kami dengan tubuh besar seperti itu, kan?’’ tanya Kiba.


Ni yang terprovokasi langsung melompat ke arah anak itu. Begitu ia mendarat, tanah yang ditempatinya langsung hancur, membuatnya jatuh ke dalam lubang.


‘’Kau bertarung dengan Kiba dan Hinata #2, tapi melupakan diriku. Itu memberiku banyak waktu untuk mengerjakan semua ini,’’ kata Shino.


Namun, Ni meremehkannya dengan perangkap kecil yang tidak berguna itu. Shino yang kesal tapi terlihat tenang memperingatinya untuk tidak menganggapnya lemah.


Saat itu juga, Ni baru tersadar kalau sepanjang sisi lubang tadi diselimuti oleh serangga.


‘’Mushi Dama,’’ kata Shino.


Serangga tadi menyelimuti Ni dan kuchiyose-nya menyerupai bola serangga.


......................


Gerbang Ketiga



‘’Chou Baika no Jutsu!’’


‘’Kage Mane no Jutsu!’’


‘’Shitenshin no Jutsu!’’


Setelah Tim Asuma menggunakan formasi Ino-Shika-Cho, Shikamaru hendak menyuruh Ino untuk memberitahu San kalau mereka tidak ingin bertarung. Namun, San tidak mendengar dan kembali merebut kesadarannya.


Saat itu juga Sasuke membuka mata yang sudah mengaktifkan sharingan, membuat San berada dalam genjutsu. Di saat bersamaan serangan Sakura menyusul.


‘’Shannarou!’’


Bugh! Brough!

__ADS_1


__ADS_2