God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 238 Harpa


__ADS_3

Malamnya, mereka berkumpul seperti biasa. Kushina masih mengomeli Naruto #1 agar tidak melakukan hal itu lagi, dan tidak lupa dengan suaminya yang ikut serta. Bagaimana bisa Minato memberikan perintah gila seperti itu.


‘’Hehe gomen. Touchan tidak bersalah dalam hal ini. Aku sendiri yang mengambil keputusan dattebayo,’’ kata Naruto #1.


‘’Ya, ya. Jika saja Obito dan yang lainnya tidak membawamu kembali, aku sudah menghabisi Si Kilat Kuning ini dattebane,’’ kata Kushina.


Minato yang mendengarnya hanya memasang wajah kaku sambil menelan saliva. ‘’Ehe, gomennasai.’’


Berbeda dengan Naruto #2 yang biasanya ribut, anak itu hanya diam sambil makan. Ia diam bukan karena marah dengan sikap versi besarnya, tapi mengingat pertempuran terkahir orang itu bersama Hiruko yang mengeluarkan serangan menakjubkan.


Saat itu para Jounin mengatakan dia menggunakan Sage Jutsu. Bukankah hanya Touchan, Ero Sennin dan mendingan Hokage Pertama yang menguasai jutsu itu. Ternyata dia juga menguasainya, kata Naruto #2 dalam hati.


Setelah itu, mereka menuju ke ruang tamu. Minato yang teringat akan sesuatu, berjalan ke arah kamar lalu kembali ke ruang tamu. ‘’Oh iya, seseorang penting mengirimkan sesuatu untuk kalian berdua.’’


Kushina dan Hinata #1 menatap dua buah harpa. Melihat harpa itu membuat Naruto #1 teringat dengan seseorang.


‘’Dari siapa?’’ tanya Kushina.


‘’Penguasa kedua Rouran,’’ kata Minato membuat Naruto #1 membulatkan mata.


‘’Ratu Saara….’’

__ADS_1


Kushina yang teringat akan sesuatu langsung tersadar. ‘’Aa, maksudmu misi yang pernah diberikan Sandaime-sama kepadamu bersama Choza-san dan Shibi-san untuk menyelamatkan Ratu Seramu, penguasa sebelumnya?’’


‘’Kau benar. Hari dimana kami seharusnya melindungi Rouran didahului oleh seseorang yang telah menangkap Mukade. Padahal, Sandaime-sama sendiri yang mengirim kami bertiga untuk misi itu, dan sampai sekarang aku masih penasaran siapa orang yang telah mendahului kami,’’ kata Minato.


Naruto #1 yang mendengarnya hanya membuang wajah sambil tersenyum kaku. Waktu itu, ia meninggalkan desa dan menuju ke Amegakure. Dengan bantuan Yahiko, Konan dan Nagato, mereka berempat tidak sengaja bertemu dengan Saara kecil dan menuju ke Rouran.


Rouran adalah sebuah kerajaan yang dikelilingi oleh gurun di Sunagakure. Sang menteri Mukade berhasil membujuk Ratu Seeramu untuk membangun menara di seluruh kerajaan demi rakyatnya, yang sebenarnya untuk memperluas Benang Chakra untuk Pasukan Ninja Bonekanya.


Namun, rencana sang menteri diganggu oleh Naruto #1 bersama trio Amegakure. Awalnya, Ratu Seeramu tidak percaya sampai keempat anak itu dengan cerdasnya menjebak Mukade agar memperlihatkan jati dirinya.


Ratu Seeramu yang sadar dirinya dimanfaatkan, ia menggunakan kekuatan Ryuumyaku yang merupakan aliran chakra kuno yang terletak di bawah kerajaan dengan bantuan Minato yang menyegelnya dengan kunai khusus.


Flashback on



Setelah mengalahkan Mukade, Ratu Seeramu hidup bahagia dengan putrinya sebagai Ratu Rouran. Mereka bernyanyi bersama sambil ia memainkan harpa.


‘’Suara mereka sangat merdu,’’ kata Konan.


Melihat rasa kagum di mata gadis itu membuat Yahiko menyangga kedua tangannya di pinggang. ‘’Hem! Aku juga bisa menyanyi seperti itu.’’

__ADS_1


Nagato dan Naruto #1 terkekeh melihat tingkah anak berambut orange itu yang tidak mau kalah. Mereka kembali melihat ibu dan anak itu yang telah selesai bernyanyi.


‘’Kurasa sudah waktunya kami pergi dari sini.’’


Saara langsung berdiri dan menghampiri keempat anak itu setelah mendengar ucapan Naruto #1. Ia berusaha membujuk mereka agar tinggal di Rouran saja.


‘’Meskipun kami tidak tinggal di sini, kita tetaplah teman dattebayo,’’ kata Naruto #1.


Ratu Seeramu yang mengerti tujuan keempat anak itu hanya membujuk Saara agar mengerti. Tidak lupa, ia juga berterima kasih kepada mereka.


‘’Kalau begitu, suatu hari nanti aku akan mengirimkanmu sesuatu yang menandakan diriku sudah menjadi Ratu,’’ kata Saara.


Naruto #1 mengangguk sambil tersenyum. ‘’Aku pasti akan menantikannya. Aa jangan lupa, kalau bisa kirimkan dua hadiah karena akan ada satu orang lagi yang harus menerimanya.’’


‘’Siapa?’’ tanya Saara.


‘’Kau akan tahu jika sudah tiba waktunya dattebayo,’’ kata Naruto #1.


Flashback off


Naruto #1 tersenyum mengingat hal itu. Melihat hadiah tersebut, itu tandanya Saara telah menjadi Ratu.

__ADS_1


__ADS_2