
Kantor Hokage
Minato yang memandang keluar jendela hanya diam, sambil beberapa shinobi datang.
‘’Yondaime-sama, keempat anak itu telah tiba di desa. Kami menunggu perintah,’’ kata salah satu shinobi.
Flashback on
Naruto mengangguk kaku dan membungkuk sebelum pergi. Kedua orang itu menatap kepergian Naruto.
‘’Dia menghindar untuk menjawabnya,’’ kata Minato.
‘’Kalau begitu, kita harus memantau Naruto.
Yondaime-sama, aku punya saran,’’ kata Sandaime.
Minato menatap kakek tua itu. ‘’Saran?’’
__ADS_1
‘’Hm, selain regu timmu, tidak ada yang lebih dekat dengan Naruto. Aku ingin kau memasukkan Naruto ke anggota timmu dan memberikan mereka sebuah misi,’’ kata Sandaime.
‘’Misi? Sebenarnya apa maksud Sandaime-sama?’’ tanya Minato.
‘’Di sekitar sini, ada sebuah desa yang sudah tidak berpenghuni. Kita akan mengutus Naruto bersama regu tim-mu ke sana melalui misi. Setelah itu, kita akan pilih beberapa ninja Jounin untuk mengawasi mereka dan melakukan tes kepada Naruto. Saat mereka melaporkan situasi, kita akan tahu sampai di mana Naruto menyembunyikan kekuatannya,’’ kata Sandaime.
Minato terdiam sambil mencerna perkataan Sandaime. ‘’Sandaime-sama, apakah Anda sedang ingin memastikan sesuatu dari Naruto?’’
‘’Kau sudah menceritakan semuanya mengenai Naruto saat di medan perang, dan kita semua juga menyaksikan kemampuannya di akademi. Tapi, anak itu menolak untuk mengaku, jadi aku penasaran dengan satu hal. Aku ingin tahu, apakah anak berumur 12 tahun itu juga bisa menggunakan ninjutsu ruang-waktu yang memungkinkan pemanggilan untuk membawa hewan melintasi jarak jauh langsung melalui darah,’’ kata Sandaime.
Minato terbelalak. ‘’Kuchiyose no Jutsu.’’
Minato hanya diam tanpa mengatakan apa pun.
"Saat ini, perang mungkin memang sudah berakhir, tapi kita harus tetap waspada. Bagaimana kalau Naruto adalah mata-mata? Dalam permainan kartu, yang kalah bisa melawan balik jika menggunakan kartu as mereka untuk membalikkan situasi. Sangat aneh, Yondaime-sama tiba-tiba bertemu dengan Naruto di medan perang. Ingatlah saat pertama kali bertemu dengannya, Yondaime-sama sendiri mengatakan Naruto tidak mengenakan pelindung dahi, dengan kata lain, mungkin lambang desa yang terukir di pelindung dahi Naruto adalah lambang desa Iwagakure. Kita semua tahu kalau Desa Iwagakure sangat mahir melakukan percobaan. Aku berpikir Naruto pasti salah satu percobaan mereka,’’ kata Sandaime.
‘’Tapi, bagaimana kalau misalkan perkiraan Anda salah?’’ tanya Minato.
__ADS_1
‘’Maka saat itu juga, aku sendiri yang meminta maaf kepadanya secara langsung. Untuk anak seusia Naruto, tidak mungkin dia memiliki kemampuan yang sangat besar seperti itu. Dia hanya anak yang berumur 12 tahun yang kehilangan orangtuanya,’’ kata Sandaime.
Flashback off
Aku tidak tahu apakah yang dikatakan Sandaime itu benar atau tidak. Tapi, aku percaya Naruto bukan mata-mata dari desa Iwagakure. Semenjak membawanya kemari, aku sama sekali tidak memiliki waktu untuk bicara dengannya. Misalkan, kecurigaan Sandaime-sama memang benar, aku yang akan bertanggung jawab atas Naruto, kata Minato dalam hati.
Minato terdiam untuk sesaat, sebelum akhirnya memberikan perintah. ‘’Mulai operasinya!’’
......................
Desa
Srek! Srek!
Keempat anak itu berbalik karena mendengar suara aneh.
‘’Apa itu?’’ tanya Obito yang berjaga-jaga.
__ADS_1
Set!
Tanpa membuang waktu, Naruto langsung melemparkan kunai ke arah semak belukar yang bergerak tadi.