God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 207 Four on Four + One


__ADS_3

Dari atas, terlihat empat anak yang tersenyum ke arah mereka, hingga Shizuku melompat ke bawah. Ia melemparkan bola air, lalu memecahkannya, sambil melakukan pose layaknya penari ritmik. Begitu tetesan air tadi menyentuh tanah, gadis itu tersenyum.


‘’Suiton : Mizu Kamakiri!’’


Shizuku menginjakkan kaki sampai tanah hancur, dan menendang air yang menyebabkan pisau pengiris air vertikal naik dari tanah dan bergerak menuju ke arah keempat para Genin.


‘’Aku sangat yakin dia pengguna elemen api saat menyerang kita di Negara Iblis? Hal ini normal untuk Jounin yang menggunakan beberapa elemen. Aku sama sekali tidak mendeteksi adanya chakra air dalam titik chakra-nya,’’ kata Neji.


Seketika keempat Genin itu berpisah. Tanah yang ditempati Rock Lee mendarat langsung menjulang tinggi, membuatnya menghindari.


Muncul sosok Gitai dari atas tanah tadi. ‘’Aku adalah lawanmu. Aku ingin melihat tinju lemahmu itu sekali lagi.’’


‘’Anak bermata putih, kau bagianku,’’ kata Setsuna.


‘’Humphehe! Sesama seorang perempuan, akulah lawanmu,’’ kekeh Shizuku.


Sedangkan Kusuna mengangkat sebelah alisnya sambil tersenyum. ‘’Anak yang benar-benar dingin. Tapi, di mana anak yang berisik itu? Apakah dia takut sehingga bersembunyi?’’


‘’Siapa yang kau katakan sedang sembunyi! Dia tidak takut seperti yang kau katakan!’’ teriak Neji.


‘’Hee~ bahkan tidak sudi jika temannya dihina. Sungguh ikatan pertemanan yang sangat mendalam,’’ kata Shizuku.


Namun, melihat Sakura bergegas pergi membuatnya mengejar gadis itu. ‘’Kau pikir bisa melarikan diri dengan berlari ke puncak pohon? Itu malah menguntungkan bagiku.’’


Shizuku berhenti dan menciptakan bola air besar yang berputar di atasnya. Sakura yang menoleh ke belakang hanya memasang wajah tidak percaya.

__ADS_1


‘’Tidak ada air di sini, bagaimana dia bisa menggunakan elemen air?’’ tanya Sakura.


‘’Suiton : Suiryuuben!’’


Cambukan air hingga 5 cambuk langsung memanjang hingga 7 kaki ke segala sisi untuk menusuk Sakura.


......................


‘’Konoha Dai Senpuu!’’ seru Rock Lee melompat ke atas dan melayangkan tendangan menggunakan tumitnya ke arah Gitai.


Namun, Gitai sedikit bertransformasi membuat Rock Lee melepaskan perban ditangannya dan menendang Gitai ke udara. Perban tadi melilit seluruh tubuh Gitai, sampai Rock Lee memutar badanya sambil memeluk Gitai, dan berputar dengan posisi kepala terlebih dahulu sampai ke tanah dengan kecepatan tinggi.


‘’Sangat membosankan. Doton : Kouka Jutsu!’’


‘’Tidak apa-apa kau menghina diriku, tapi menghina Guy sensei, tidak termaafkan! Aku tidak punya pilihan lain,’’ kata Rock Lee menyilang kedua tangannya.


‘’Gerbang 3, gerbang kehidupan, buka! Gerbang 4, gerbang nyeri, buka!’’


Tinju itu berhasil membuat tubuh Gitai retak.


‘’Gerbang 5, gerbang batas, buka!’’ teriak Rock Lee melompat ke atas lalu melayangkan tinju berkekuatan penuh ke bawah.


Setengah batu yang melapisi tubuh Gitai langsung pecah, membuat anak itu mengeluarkan ular chakra gelap dan meminum darahnyanya. Aliran chakra yang luar biasa langsung menjulang ke langit.


‘’Dasar bodoh,’’ kata Kusuna.

__ADS_1


Karena lengah, Sasuke sudah menghampirinya, membuatnya menangkis serangan anak seumurannya itu.


Keduanya bertarung tanpa ada yang ingin menyerah. Sasuke yang memberinya serangan api, dan Kusuna yang menangkisnya dengan kunai bermata dua khusus.


......................


‘’Fuuton : Kaiten Shuriken!’’ seru Setsuna.


Shin! Shin! Shin!


‘’Sampai kapan kau akan menangkisnya terus?’’ tanya Setsuna meremehkan.


Neji berulang kali menangkis senjata yang dikombinasikan elemen angin dari anak di depannya.


‘’Berapa lama lagi kau hanya terus bertahan? Ini mulai membosankan,’’ kata Setsuna.


Kapan waktunya tiba? Aku sudah tidak bisa menahannya, kata Neji dalam hati.


......................


Rock Lee menatap Gitai berubah menjadi iblis berkepala tiga bertangan enam. Setiap kali Gitai menyentuh tanah dengan tangannya, bom akan diluncurkan ke arahnya Rock Lee. Jika Rock Lee mendarat di tanah, bomnya akan meledak.


Tanah menjadi hancur, membuat Rock Lee menggunakan Drunken Fist yang diberikan oleh Guy sensei.


‘’Suiken!’’ seru Rock Lee.

__ADS_1


__ADS_2